Gelar Bazar Produk Pertanian, Pemkab Sukoharjo Usung Tema Bangkit dari Pandemi

  • Bagikan
Sumber foto: pikiran-rakyat.com

Mediatani – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menggelar bazar hasil pertanian. Bazar hasil produk tani yang dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Bendosari ini mengusung tema “Petani Bangkit di Era Pandemi”.

Dilansir dari laman gatra.com, bazar hasil pertanian ini berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 24 hingga 26 November 2o21.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengungkapkan bahwa sektor pertanian merupakan satu-satunya sektor yang meskipun dalam masa pandemi, namun menjadi paling eksis dibandingkan dengan sektor lainnya. Sektor pertanian bahkan tercatat sebagai penyumbang terbesar pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Pada kegiatan Bazar produk tani ini, ada sebanyak dua puluh stan yang ikut berpartisipasi. Dua puluh stan tersebut adalah perwakilan dari desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bendosari.

Tujuan diadakannya bazar produk pertanian, yakni untuk dapat mendekatkan produk hasil pertanian kepada masyarakat terkhusus pada para konsumen.

Etik menjelaskan bahwa persoalan pangan merupakan faktor utama terhadap peningkatan ketahanan tubuh terlebih untuk masa pandemi seperti sekarang ini.

Baca Juga :   Berbagai Dampak yang dirasakan Puluhan Ribu Nelayan Jateng Akibat Cuaca Buruk

Karena itu, agar pangan tetap tersedia, maka dibutuhkan adanya inovasi dan terobosan yang salah satunya dengan mendekatkan para produsen yaitu para petani dengan konsumen pangan.

Selain itu, para konsumen yang hadir pada kegiatan bazar produk tani ini juga diharapkan bisa memperoleh produk segar langsung dari petani. Dengan begitu, para konsumen bisa memperoleh harga yang relatif lebih murah.

Dalam kesempatan yang sama, Etik berpesan agar mencantumkan label dan masa kedaluwarsa pada produk makanan dan sudah memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Kalau belum punya PIRT nanti bisa difasilitasi,” ucap Etik.

Etik berharap kegiatan bazar hasil pertanian ini tidak hanya sekadar seremonial saja, tetapi juga dicontoh di semua kecamatan di seluruh Indonesia. Dengan adanya kegiatan yang digelar secara masif ini, maka diharapkan kesejahteraan para petani pun bisa mengalami peningkatan.

Baca Juga :   Ekspor Produk Perikanan Jateng Merosot Akibat Aturan Ketat Cina

Sebagai informasi, bazar produk tani yang diselenggarakan kali ini adalah hasil kolaborasi dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertan) dengan Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi ruang promosi terhadap produk-produk unggulan dari desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bendosari, memacu kegiatan pertanian di Bendosari.

Bazar produk hasil pertanian ini dinilai mampu untuk mengangkat produk hasil pertanian lokal yang ada di Kecamatan Bendosari serta meningkatkan perekonomian para petaninya, terutama di Kecamatan Bendosari.

Sementara itu, Camat Bendosari Rohmadi mengatakan bahwa bazar hasil tani yang digelar ini menunjukkan tentang bagaimana hasil produksi mampu diserap dengan baik.

Dengan begitu, hasilnya bisa berdampak pada peningkatan taraf hidup para petani dan memberikan akses kepada para petani untuk pemasaran produknya.

“Bazar ini kita gelar bagaimana hasil produksi tani bisa terserap sehingga meningkatkan taraf hidup petani juga memberikan akses pemasaran hasil tani di Kecamatan Bendosari,” pungkas Rohmadi.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani