Harganya Sampai Jutaan, Ini Alasan Kenapa Daging Wagyu Dibanderol Mahal

  • Bagikan
Ilustrasi: Daging wagyu

Mediatani – Sering kali memiliki harga diatas rata-rata, namun apa alasan yang bisa menjawab pertanyaan kenapa daging wagyu mahal? Daging sapi yang berjenis wagyu memang dikenal sebagai daging sapi spesial dan dijual dengan harga yang mahal.

Banyak yang menyebutkan bahwa daging ini disebut memiliki tekstur yang sangat lembut dan dikenal mudah lumer di mulut. Maka dari itu, diperlukan perlakuan khusus untuk menghasilkan kualitas makanan premium ini. Apa saja perlakuan khusus tersebut dan membuat wagyu menjadi sangat mahal?

Alasan Kenapa Daging Wagyu Mahal

Daging sapi wagyu dikenal lebih mahal dari daging sapi lainnya. Daging ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan mudah meleleh di mulut. Tapi apakah Sobat Mediatani tahu kenapa daging wagyu mahal? Apa bedanya dengan jenis daging lainnya?

1. Hasil dari Sapi Ras Persilangan

Wagyu ternyata hasil daging dari sapi persilangan antara sapi asli Jepang dan sapi impor seperti Devon, Shorthorn, Simmental, dan Swiss Brown. Hasil perkawinan silang ini kemudian menjadi jenis sapi yang menghasilkan daging sapi Jepang.

Beberapa daging tersebut seperti Japanese Brown, Japanese Black, Japanese Polled, dan Japanese Shorthorn. Sapi-sapi itu juga bakal menghasilkan daging yang lebih tinggi kandungan asam lemak, omega-3, dan juga omega-6 dibandingkan sapi lainnya.

Baca Juga :   Pemprov Sulsel Siapkan 5.000 Hektare Lahan di Seko Luwu Utara sebagai Pusat Peternakan Terintegrasi  

Daging sapi wagyu ini juga akan memiliki banyak pola “marbling” atau pola lemak yang merata di seluruh daging.

2. Penggemukan Sapi yang Berlangsung Alami

Saat musim penggemukan dimulai, sapi yang menghasilkan wagyu biasanya dibiakkan di kandang hingga diberi nama. Sapi-sapi ini juga diberi jerami padi, dan makanan lain dengan kualitas yang terbaik.

Sapi yang menghasilkan wagyu harus memiliki berat 700 kg dan membutuhkan 3 tahun untuk mencapai berat ini. Sangat jauh dibandingkan dengan sapi biasa yang digemukkan selama kurang lebih 15 bulan.

Hal ini karena proses untuk menambahkan berat badan sapi wagyu tersebut dilakukan secara alami tanpa menggunakan penambahan hormon.

3. Pengelolaan Daging yang Sangat Ketat

Alasan pertama mengapa wagyu mahal adalah karena para peternaknya melakuan perawatan yang sangat ketat.

American Wagyu Association (AWA) menuturkan bahwa wagyu harus diproduksi dengan cara sapinya dirawat serta diberi makan yang sesuai dengan pedoman ketat dari Pemerintah Jepang.

Proses yang harus dilewati ialah pengujian genetik, dan Pemerintah Jepang hanya mengizinkan sapi dengan genetik terbaik yang bisa terus berkembang biak. Semakin tinggi tingkat genetiknya maka akan semakin mahal harga daging wagyu.

4. Sapi Ras Penghasil Wagyu Sedikit

Tidak banyak sapi hasil persilangan yang bisa dan dapat menghasilkan daging wagyu. Di Amerika Serikat, hanya sekitar 5.000 sapi yang dapat menghasilkan daging wagyu. Hal ini tidak sebanding dengan total keberadaan 94,8 juta sapi yang ada di peternakan Amerika Serikat.

Baca Juga :   Kepala Desa: Desa Wargaluyu Berpotensi Jadi Sentra Ternak Domba

Selain itu, Sobat Mediatani tak dapat menikmati daging sapi dengan mudah karena hanya restoran mewah yang dapat menyajikan daging sapi super ini. Perlu dipahami bahwa daging wagyu dibagi menjadi dua skala bahkan di restoran kelas atas.

Pertama, jumlah daging yang dihasilkan sapi dari kelas A sampai kelas C dan kedua daging wagyu dengan kualitas lemak marmer dari 1 sampai 5. Biasanya daging wagyu terbaik berada pada kelas A4 hingga A5 yang dibanderol dengan harga Rp1,1 juta.

5. Ada Sertifikasi Daging Wagyu

Setiap bagian dari daging wagyu yang dijual ke pasaran juga diberikan nomor identitas atau sertifikat. Tujuannya adalah untuk memudahkan pelanggan dalam melacak keaslian potongan daging wagyu tersebut.

Oleh karena itu, ketika Sobat Mediatani membeli wagyu, Anda dapat melacak dari mana daging wagyu itu dikembangbiakkan.

**

Nah, itulah beberapa alasan kenapa daging wagyu mahal. Mulai dari cara pengolahan, pengembangbiakan, hingga penghasil sapi wagyu yang tidak banyak seperti sapi pada umumnya. Setelah mengetahui hal tersebut, bakal seberapa sering Sobat Mediatani mengkonsumsi daging wagyu?

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani