Home / Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 18:23 WIB

Hari Kopi Sedunia, Dekopi Jajaki Kerjasama dengan Kementan

Ketua Dekopi Anton Apriyantono saat bersilahturami dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di kantor Kementan RI, Jakarta Selatan pada Jumat (2/10).

Ketua Dekopi Anton Apriyantono saat bersilahturami dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di kantor Kementan RI, Jakarta Selatan pada Jumat (2/10).

Mediatani – Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada 1 oktober merupakan momen penting bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan komoditas kopi di Indonesia. Pasalnya, geliat ekspor kopi Indonesia masih terus meningkat di pasar internasional dan menjadi salah satu komoditas penghasil devisa negara.

Memperingati momen itu juga, pada Jumat (2/20), Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) mengajak Kementerian Pertanian untuk bekerjasama dalam memajukan kopi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi Indonesia.

Rencana kerjasama tersebut diutarakan oleh Ketua Dekopi Anton Apriyantono saat bersilahturami dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kementan, Jakarta Selatan.

“Kedepan kita akan mendirikan house of coffe Indonesia dimana akan menjadi pusat informasi bagi mereka yang mau melakukan ekspor kopi, mulai dari jenisnya hingga ketersedian sudah diatur,” ujar Anton.

Baca Juga :   Jaga Ketersedian Pangan, Kementan Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Selatan

Mantan Menteri Pertanian periode 2004-2009 itu juga berharap Dekopi dapat bekerjasama secara erat dengan Kementan mulai dari perencanaan program sampai realisasi program. Kerjasama tersebut, kata Anton dapat meringankan tugas pemerintah.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa kopi Indonesia, khususnya untuk jenis arabika sangat diminati di pasar internasional. Menurutnya, kopi Indonesia memiliki cita rasa yang khas.

“Hal ini menjadi point plus yang baik bagi citra kopi Indonesia di pasar internasional yang perlu kita jaga dan promosikan yang lebih intensif,” kata SYL yang juga penikmat kopi.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Volume ekspor kopi pada periode Januari-Mei 2020, mencapai 127 ribu ton, mengalami peningkatan sebesar 31,05 persen di periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 96,57 ribu ton. Pada tahun 2024, nilai ekspor kopi ditargetkan mencapai USD 2,6 miliar.

Baca Juga :   Sektor Pertanian Selamatkan Perekonomian Nasional, GP Ansor Apresiasi Kinerja Kementan

Menanggapi hal tersebut, Anton siap bekerja sama untuk meningkatkan kinerja dan performa kopi nasional. Menurutnya kerjasama itu merupakan hal yang menguntungkan bagi masyarakat terutama petani kopi di daerah-daerah.

“Respon Mentan Syahrul sangat mendukung sekali rencana tersebu dan nanti detail-detail perencana akan kita bicarakan dengan Dirjen Perkebunan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anton menjelaskan bahwa keberadaan Dekopi merupakan amanah dari Undang-Undang yang ada sehingga dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah. Dalam hal ini, terkait perkebunan komoditi kopi makan yang paling dekat adalah Kementan.

“Insya Allah ini sedang dalam persiapan terus dan mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kita mulai dan saya optimistis ini dapat memberikan dampak yang baik bagi perkembangan kopi lokal kita,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

IPB Jalin Kerjasama dengan Kemnaker Untuk Tingkatkan Kualitas Petani

Nasional

Wujudkan Pertanian Kota, Mentan Harap Swasta Jadi Inisiator Utama

Nasional

Menjanjikan, Pemprov Kaltim Dorong Petani Serius Budidayakan Kelapa Kopyor

Berita

Bulog Sub Divre Kedu Bakal Beli Gabah Lebih Dari HPP

Nasional

Mantan Rektor Unhas Kupas Predator Usaha Bisnis

Nasional

Masjid Kementan Sembelih 17 Hewan Qurban, SYL Sumbang Sapi Silangan Belgian Blue

Nasional

Ganjar Akan Cabut Izin Operasi Distributor Pupuk yang Nakal
Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi di Lokasi Operasi Pasar Provinsi Lampung (9/5/2019)

Berita

Kementan Tekan Harga Bawang Putih Hingga Rp 25 Ribu/Kg Di Lampung