Home / Nasional

Selasa, 29 September 2020 - 20:52 WIB

Jaga Ketersediaan Pangan, Kementan dan TNI AD Kerjasama Laksanakan Program Pembangunan Pertanian

Syahrul saat menandatangani MoU dengan TNI AD, Selasa, 29 September 2020 di Kantor Pusat Kementan, di Jakarta.

Syahrul saat menandatangani MoU dengan TNI AD, Selasa, 29 September 2020 di Kantor Pusat Kementan, di Jakarta.

Pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar di Indonesia. Hal itu mengharuskan adanya kekuatan dan kebersamaan dari semua pihak untuk memajukan sektor pertanian, salah satunya adalah TNI AD.

Maka dari itu, Kementan dibawah pimpinan Mentan Syahrul Yasin Limpo bekerjasama dengan TNI AD guna memperkokoh dukungan pendampingan, percepatan tanam dan peningkatan produksi komoditas tanaman pangan.

Pendampingan tersebut akan dilakukan melalui program food estate dan pengembangan sapi. Program ini untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok utamanya padi, jagung, dan daging sapi dan komoditas pertanian lain seperti sayuran, buah, perkebunan utamanya kelapa, serta ternak itik.

“Secara umum TNI siap mendampingi seluruh akselerasi dari program Kementan baik secara teknis maupun secara fisik. Karena kalau kesiapan pangan dalam negeri kita sudah cukup maka ekspor sangat terbuka lebar,” ujar Syahrul saat menandatangani MoU dengan TNI AD, Selasa, 29 September 2020 di Kantor Pusat Kementan, di Jakarta.

Baca Juga :   Pembangunan Pertanian, Memahami dan Melaksanakannya

Kerjasama yang dilakukan tersebut sebagai bentuk pendampingan dalam rangka pelaksanaan program pembangunan pertanian. Syahrul menjelaskan, kerjasama yang dilakukan meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian, pemanfaatan sarana, prasarana, serta pendampingan penerapan inovasi teknologi pertanian, serta bidang kerja sama lain dalam upaya mencapai swasembada pangan.

“Saya melihat respon dari TNI AD sangat luar biasa, juga angkatan lain dan Polri juga terus mendorong kami di Kementan. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AD yang terus memberikan pendampingan dan juga didukung oleh para Bupati dan Gubernur di daerah,” tuturnya.

Baca Juga :   Jaga Ketersedian Pangan, Kementan Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Selatan

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan bahwa pihaknya selalu siap untuk mendukung program ketahan pangan yang dicanangkan oleh Kementan.

Menurutnya, TNI AD dan Kementan sudah bekerjasama di banyak kegiatan dan kedepannya akan terus membantu Kementan dalam mempersiapkan pangan.

“Ketersediaan pangan merupakan suatu tugas besar negara. Kami merasa ini bagian dari tanggung jawab dan dalam hal ini kami sekali lagi siap bersama Kementan dalam menjaga ketahanan pangan,” tegasnya.

Dalam menjaga ketahanan pangan, Kementan fokus kepada 4 programnya, diantaranya yaitu meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan. Diversivikasi pangan non beras, perkuatan cadangan pangan daerah, serta modernisasi dan mekanisasi pertanian.

Share :

Baca Juga

Berita

IFW Mencium Permainan Kartel dibalik Anjloknya Harga Ayam

Berita

Kementan Siap Percepat Izin Eksport, Dari 13 Hari Menjadi 3 Jam
Pembicara dan Moderator diskusi "Konflik Ekologi Pesisir". Kiri-kanan: Yoppi Christian, Rinto Andhi dan Helmy Ayuradi Miharja

Nasional

Cafebook Baraya Gelar Diskusi Konflik Ekologi Pesisir, Berikut Kesimpulannya

Berita

Kondisi Geografis Indonesia Jadi Tantangan Ketahanan Pangan

Nasional

Percepat Pemulihan Ekonomi, Kementan Akan Maksimalkan Food Estate
Mentan panen jagung (foto: humas kementan)

Agribisnis

Hadir Panen Jagung di Probolinggo, Mentan: Bulog Harus Membeli Jagung Petani

Berita

Optimalkan Lahan Rawa, Ditjen Tanaman Pangan Jamin Produksi Meningkat

Nasional

Kementan Dorong Pengembangan Ubikayu Untuk Substitusi Pangan Karbohidrat Non Beras