Home / Berita / Perikanan

Selasa, 12 Januari 2021 - 22:33 WIB

Kerupuk Amplang Ikan Tenggiri Terbang ke Taiwan

Amplang Kaubun

Amplang Kaubun

Mediatani – Produk UMKM di Kalimantan Timur Kembali menembus kancah internasional. Setelah jelantah dan lidi nipah diekspor ke India dan berbagai negara di Eropa, kini giliran Amplang Kaubun yang dieskpor ke Taiwan pada pekan mendatang.

Amplang Kaubun merupakan makanan ringan dengan bahan utama ikan tenggiri. Produk olahan ibu-ibu di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur ini sepertinya bakal menjadi salah satu produk yang akan dipajang di outlet-outlet dan berbagai pasar modern  di negara yang berjuluk Negeri Naga Kecil tersebut.

“Amplang Kaubun akan diekspor ke Taiwan minggu depan,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor, dilansir dari Beritadaerah, Selasa (12/1/2021).

Amplang Kaubun yang akan dikirim pada ekspor perdana nanti, yaitu sebanyak 1000 kg dengan nilai transaksi sebesar Rp115 juta. Negara tujuan ekspor tersebut berharap agar produk Kaltim itu dapat dikirim secara rutin setiap bulan dan sewaktu-waktu jumlahnya kemungkinan dapat bertambah.

Roby mengatakan, Amplang Kaubun termasuk sebagai bagian dari UMKM Center Kaubun yang diikutsertakan bersama 9 UMKM Kaltim lainnya dalam kerja sama perdagangan dengan 15 UMKM di Jawa Tengah pada November 2020 lalu.

Kerja sama perdagangan selanjutnya, yaitu dengan Daerah Istimewah Yogyakarta pada Desember 2020. Amplang Kaubun beserta UMKM Kaltim lainnya melakukan kerja sama dengan 30 UMKM di Yogyakarta.

Baca Juga :   PW LPPNU Jatim Total Dukung Program Mentan Amran Untuk Sejahterakan Umat

“Amplang Kaubun juga menandatangani kontrak kerja sama dengan Yogyakarta untuk 6000 bungkus per bulan. Total nominalnya Rp102 juta,” sambung Roby.

Dengan berbagai kerja sama dan transaksi yang dilakukan Amplang Kaubun ini, tentu saja akan menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk lebih bersemangat. Terbukti, dibuat di daerah yang jauh dari perkotaan, produk olahan ini ternyata mampu bersaing dan memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan, baik untuk lokal, domestik hingga internasional.

Menurut Roby, kesuksesan dari Amplanh Kaubun ini tidak lepas dari perwujudan misi kedua dari visi Gubernur Kaltim 2018-2023, yakni Berdaulat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Wilayah dan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan.

Beberapa waktu lalu, Gubernur Kaltim H Isran Noor dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, menyempatkan untuk berkunjung ke UMKM Center Kaubun. Pada kesempatan itu, Gubernur Isran Noor memuji pemerintah setempat, perusahaan dan masyarakat yang bersinergi sangat baik dalam pengembangan UMKM.

“Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan baik masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa, serta  PT GAM (Ganda Alam Makmur) untuk membesarkan UMKM kita,” ungkap Isran Noor.

Ketua UMKM Center Kaubun Priyanto mengaku, para pelaku UMKM sangat termotivasi dengan kunjungan orang nomor satu Kaltim tersebut. Menurutnya, kedatangan Gubernur merupakan kebanggan tersendiri, ditambah lagi akan dilakukannya ekspor pada pekan depan

Baca Juga :   Pacu Ekspor, PT PPI Gandeng UMKM, Petani dan Nelayan

“Dan alhamdulillah dalam tempo satu minggu lagi, kami akan ekspor Amplang Kaubun dan produk lainnya ke Taiwan,” ujar Priyanto.

Sejauh ini, Priyanto mengaku terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Disperindagkop Provinsi Kaltim agar bisa mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan. Priyanto menyebut beberapa produk yang juga menjadi andalan selain Amplang, diantaranya yaitu kacang sembunyi, singkong grubi, keripik pisang, dan serbuk jahe merah.

“Apalagi informasinya, cuaca di Taiwan sedang hujan salju. Jadi produk kita bisa diterima dengan baik di sana,” yakin Priyanto yang juga

Pria yang juga memelopori ekspor pisang grecek (kepok) dari Kaubun dan Kaliorang ke negara tetangga Malaysia itu memastikan tidak ada kendala agar keberlanjutan ekspor dapat terjaga. Priyanto mengaku siap memenuhi segala persyaratan dari Taiwan untuk ekspor Amplang Kaubun ini.

“Bahan baku ikan tenggiri banyak dipasok dari Sangkulirang. Jadi aman,” lanjutnya.

Priyanto mengatakan bahwa amplang tersebut diolah oleh ibu-ibu rumah tangga setempat dengan menggunakan bendera Dapoer Azzahra. Langkah tersebut secara tidak langsung juga dapat meningkatkan perekonomian warga Kaubun.

Adapun Ekspor Amplang Kaubun ke Taiwan ini dilakukan oleh koperasi binaan Disperindagkop Kaltim yaitu Koperasi Produsen Taruna Bina Mandiri di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur.

Share :

Baca Juga

Berita

Kebijakan Subsidi Pertanian Tidak Efektif Turunkan Harga Pangan
Petani temukan uang di irigasi

Berita

Petani Desa Plumbon Kaget Temukan Irigasi Sawahnya Dibanjiri Uang Jutaan

Nasional

Marak Pestisida Palsu, Polri: Pelaku Pemalsuan Akan dikenakan Pasal Berlapis

Berita

Setengah Hati Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan Petani

Featured

Peternakan Kecoak Atasi Lonjakan Limbah Sisa Makanan di Cina

Internasional

Petani Ini Dianggap Pahlawan Setelah Hadang Penggusur Dengan Ranjau

Berita

Tanam Cabai Di Sela Hutan, Dua Petani Jember Masuk Penjara

Nasional

Bulog Sebut Harga Gabah Petani Sumbar Terlalu Tinggi