Home / Panduan Budidaya

Selasa, 24 November 2020 - 11:53 WIB

Manfaat Air Cucian Beras Untuk Menyuburkan Tanaman

Air cucian beras

Air cucian beras

Mediatani – Beras menjadi bahan makanan sehari-hari yang nantinya akan diolah menjadi nasi untuk dimakan. Dalam membuat nasi, ada tahapan-tahapan tertentu yang dilalui terlebih dahulu yaitu mencuci beras untuk kemudian dimasak dengan cara tertentu. Nah, di sini yang menarik adalah beras yang dicuci pastinya akan menghasilkan air leri atau air bekas cucian beras.

Biasanya, air leri tersebut akan dibuang setelah proses pembersihan beras. Namun ternyata, air cucian beras punya banyak sekali manfaat bagi manusia maupun tanaman. Di sini kita akan membahas manfaat air cucian beras terkhusus untuk tanaman. Daripada disia-siakan, sekarang Anda bisa memanfaatkan sesuatu yang dibuang untuk menghasilkan sesuatu yang baik.

Air Leri (Air Cucian Beras)

Banyak orang berpendapat bahwa air leri atau air cucian beras punya banyak manfaat, salah satunya yaitu untuk menyuburkan tanaman. Banyak sekali pengaplikasian dan bukti dari manfaat air cucian beras tersebut untuk tanaman. Limbah organik atau limbah yang berasal dari alam itu biasanya sering dibuang begitu saja setelah digunakan karena dianggap kotor dan tidak bermanfaat.

Pada dasarnya, tujuannya memang tepat yaitu membersihkan beras dengan air dan kemudian airnya dibuang setelah berasnya bersih. Tetapi jika Anda seorang pencinta tanaman dan senang berkebun, air ini sebaiknya tidak lagi Anda buang setelah mencuci beras karena mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Air Leri ini dapat membuat tanaman menjadi lebih subuh. Selain punya nutrisi, air cucian beras ini mengandung bakteri yang bermanfaat untuk tanaman. Tentu saja air ini baik untuk proses penyuburan tanah dan tanaman.

Baca Juga :   Mitos Atau Fakta, Makan Nasi Sisa Semalam Jauh Lebih Baik?

Mengenal Air Cucian Beras yang Bermanfaat

Komposisi air cucian beras ternyata mengandung 90% karbohidrat yang berupa pati, dan nutrisi lainnya. Beberapa di antaranya adalah vitamin, mineral, dan protein. 80% protein beras disebut juga dengan protein glutein. Kualitas protein glutein cenderung berupa zat lisin. Lisin sendiri merupakan asam amino essensial pembatas.

Adapun pula literature yang menjelaskan bahwa air beras hanya mengandung karbohidrat dan pati. Karbohidrat nya yang berada dalam jumlah tinggi akan membentuk proses terbentuknya hormon tumbuh seperti auksin, gibbereline, dan alanin. Ketiga jenis hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan pucuk daun, mengangkut makanan ke sel-sel terpenting daun dan batang. Sehingga jelas bahwa tanaman yang disiram rutin dengan air cucian beras ini akan lebih subur dibandingkan yang disiram dengan air biasa.

Oleh karena itu, mulai sekarang Anda dapat memanfaatkan air hasil sisa tersebut untuk mendapatkan tanaman yang lebih subur. Dari struktur mikrobiologi, air beras juga punya keanekaragaman bakteri baik yang dipercaya dapat membantu tanaman untuk melawan bakteri jahat. Berikut ini beberapa jenis mikroorganisme bermanfaat yang dihasilkan dari air cucian beras :

  • Bakteri Pseudomonas fluorescens

Bakteri Pseudomonas Fluorescens adalah sejenis mikroba atau mikroorganismeyang beradaptasi serta melakukan cloning dengan baik pada sistem perakaran ( akar tanaman ) serta mempunyai keunggulan untuk mensintesis metabolit untuk proses menghambat perkembangbiakan patogen.

  • Bakteri Pektolitik pektin

Bakteri Pektolitik Pektin adalah sejenis mikroba atau mikroorganisme yang mensintesis karbohidrat dan asam amino untuk menghasilkan hormon tumbuh atau ZPT (Zat Pengatur Tumbuh).

  • Bakteri Xanthomonas maltophilia

Bakteri Xanthomonas Maltophilia ini dapat berguna untuk menginfeksi sel hama embun tepung karna perkembangbiakannya pesat apabila berada di tempat dengan suhu 33 derajat celcius dan ketersediaan lisis dalam jumlah besar .

Baca Juga :   Menghormati Petani dengan Tidak Membuang Nasi

Kandungan Hara Air Cucian Beras

Berikut adalah kandungan zat hara dari air cucian beras yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong hormon tumbuh pada tanaman.

  1. Nitrogen (N) : 70,55 ppm
  2. Phosphor (P) : 60,65 ppm
  3. Kalium (K) : 91,11 ppm
  4. Besi (fe) : 09,95 ppm
  5. Boron (B) : 06,44 ppm
  6. Vitamin B : 205,44 ppm
  7. Vitamin K : 11,12 ppm
  8. Protein : 185,09 ppm

Sekarang Anda sudah tahu kan kalau ternyata air hasil cucian beras dapat bermanfaat bagi tanaman? Yuk jangan lupa bagikan ilmu ini bersama orang-orang terdekat Anda. Sekarang dengan air sisa beras, Anda bisa memanfaatkannya untuk sesuatu yang lebih baik yaitu menyuburkan tanaman.

Share :

Baca Juga

Cara Bercocok Tanam Cabe Di Dalam Polybag Dengan Hasil Panen Berlimpah

Panduan Budidaya

Cara Bercocok Tanam Cabe Di Dalam Polybag Dengan Hasil Panen Berlimpah

Panduan Budidaya

Budidaya Kemangi Hidroponik Organik yang Aman dan Sehat

Panduan Budidaya

Penyakit Daun Keriting Pada Tanaman Cabe Dapat Dicegah
Usaha budidaya ayam petelur

Panduan Budidaya

Panduan Singkat Budidaya Ayam Petelur
Merawat aquascape untuk pemula

Panduan Budidaya

Panduan Cara Merawat Aquascape Untuk Pemula
Mengetahui Bagaimana Cara Membuat Tanaman Hidroponik Yang mudah Di Rumah

Agribisnis

Hidroponik Sederhana, Manfaat dan Cara Membuatnya

Panduan Budidaya

Teknik Budidaya Jamur Merang

Panduan Budidaya

Berikut 5 Cara Menanam Bawang Putih, dijamin Cepat Panen