Masyarakat Pesisir Gresik Dilatih Membuat Sosis Ikan Laut untuk Optimalkan Hasil Tangkapan

  • Bagikan
Pelatihan Pembuatan Sosis Ikan

Mediatani – Para sukarelawan Kiai Muda Jawa Timur, yang merupakan pendukung Ganjar Pranowo, telah melaksanakan sosialisasi secara door to door untuk majelis taklim. Kegiatan terbaru ini adalah pelatihan dalam pembuatan sosis ikan laut bersama Majelis Taklim Ar Rahman di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Gus Ali Baidlowi, Koordinator Wilayah Kiai Muda Jawa Timur, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan di sekitar Gresik dengan cara mengoptimalkan hasil tangkapan mereka.

Ali menyatakan bahwa mereka melihat kondisi nelayan di Gresik tidak memberdayakan olahan hasil tangkapannya. Selama ini, mereka hanya membuat ikan asin yang dikeringkan dan dijadikan produk tahan lama. Namun, mereka menyadari bahwa metode tersebut akan tergerus dalam jangka panjang.

Tentu, dalam jangka panjang akan tergerus, maka kita masuk di sini untuk memberikan inovasi olahan hasil tangkapan,” ungkap Ali, dilansir dari Suara.com, Senin (17/7/2023).

Melalui implementasi program ini, Ali mendorong masyarakat setempat untuk secara aktif terlibat dalam pengolahan dan pemanfaatan hasil tangkapan laut mereka. Tujuannya adalah agar masyarakat memiliki beragam olahan yang dapat mereka pasarkan kepada masyarakat secara luas.

Dengan dibuatnya program tersebut, Ali mendorong masyarakat setempat untuk mengolah dan memgoptimalkan hasil tangkapan lautnya. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki berbagai macam produk olahan yang bisa dipasarkan secara luas di masyarakat.

“Agar mereka bisa berdaya guna, artinya ketika mereka bisa menginovasikan olahannya, tentu akan berpengaruh pada peningkatan taraf ekonomi. Kemudian, olahan bisa dikonsumsi dalam skala rumah tangga, kaya akan gizi dan terjamin kebersihannya karena bebas dari bahan kimia,” terangnya.

Ali mengungkapkan bahwa masyarakat di pesisir utara Gresik masih membutuhkan bantuan dalam berbagai bentuk, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas kehidupan mereka.

Hal inilah yang menjadi perhatian dan komitmen dari Kiai Muda Jatim untuk terus menyusun program-program pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ali menjelas bahwa secara umum, masyarakat di wilayah tersebut bergantung pada hasil laut sebagai mata pencaharian mereka, sebagaimana menjadi nelayan. Saat musim panen berlimpah, mereka mendapatkan berkah rezeki, tetapi ketika musim paceklik tiba, mereka mengalami kesulitan dalam menjaga kondisi ekonomi mereka karena pendapatan yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Lebih lanjut Ali mengungkapkan, membuat sosis ikan laut dengan memanfaatkan hasil tangkapan laut dianggap sangat tepat karena memiliki daya tarik dan menjadi olahan yang diminati oleh banyak orang dalam masyarakat. Oleh karena itu, peluang untuk menjalankan usaha dan mengembangkan produk tersebut menjadi sesuatu yang memungkinkan dilakukan.

Menurutnya, potensi usaha ini cukup baik karena terlihat banyak minat dari sekolah dan masyarakat terhadap olahan sosis. Hal yang perlu dipertimbangkan selanjutnya adalah bagaimana cara memasarkan dan merancang kemasan yang menarik untuk produk tersebut agar dapat meningkatkan daya tariknya.

Ali memiliki harapan bahwa program-program yang telah disusun sejauh ini dapat memberikan dampak nyata dalam perubahan kesejahteraan masyarakat dan juga dapat memperkuat dukungan terhadap Ganjar Pranowo dalam pemilihan tahun 2024.

“Harapannya pasti kami ingin mereka berdaya dan meningkatkan taraf hidupnya. Kedua, kita dorong agar semua masyarakat bergotong-royong untuk bersama-sama menjadikan Pak Ganjar Pranowo menjadi Presiden di 2024,” pungkasnya.

  • Bagikan