Banner Iklan @a2tani.id

Mudahkan Pemilik Kios Pertanian, Pria Nganjuk Ini Ciptakan Aplikasi Kasir

  • Bagikan
Sumber foto: liputan6.com

Mediatani – Telah banyak inovasi yang ditemukan oleh anak bangsa, khususnya untuk sektor pertanian. Inovasi dan terobosan tersebut diyakini telah mampu memudahkan pekerjaan manusia dan juga dinilai lebih efisien. Contohnya yang dilakukan oleh salah satu warga Nganjuk Jawa Timur yang telah berhasil membuat aplikasi kasir untuk digunakan oleh pemilik Kios Pertanian.

Dilansir dari liputan6.com, adalah M Faikul Muzakin, warga Nganjuk yang telah menggagas aplikasi kasir Point of Sales (POS) yang berbasis mobile. Aplikasi ini memiliki fungsi untuk mengganti mesin kasir yang dulunya hanya menggunakan dekstop.

Banner Iklan @a2tani.id

“Aplikasi kasir dengan sistem online ini hadir untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat penjualan usaha dan membuat pembukuan sederhana,” ujarnya Senin (21/6/2021).

Faikul menyampaikan bahwa aplikasi Aksestani POS merupakan salah satu aplikasi kasir yang dirancang khusus untuk para pengusaha yang bisnis utamanya seputar pertanian. Di antaranya adalah kios pertanian, kios pupuk bersubsidi pemerintah, dan kelompok tani.

Sistem dari aplikasi Aksestani POS menggunakan prinsip cloud server yang simple dan efektif untuk membantu, memonitor, dan mengontrol bisnis Anda. Selain lebih mudah dan gratis, aplikasi Aksestani POS menjadi sistem kasir yang cukup lengkap. Selain itu, aplikasi Aksestani POS ini juga didukung oleh laporan penjualan dan pengelolaan stok khusus untuk kios pertanian.

Baca Juga :   Kreatif, Petani Wonosari ini Membajak Sawahnya dengan Remote Control

Faikul yang juga sebagai founder dari aplikasi Aksestani POS menyampaikan bahwa awal mula dia mulai inisiatif untuk membuat aplikasi kasir ini adalah sebab dia menyaksikan beberapa rekan kios pertaniannya yang masih menggunakan pembukuan manual yang bisa dibilang masih menggunakan sistem pencatatan dengan memakai nota biasa yang ditulis dengan tangan.

“Saya ingin mengajak para pemilik kios pertanian di seluruh Indonesia untuk lebih rapi dalam pencatatan agar dapat mengetahui omset dan laba harian maupun bulanan secara real-time. Dan bisa memantau stok produknya supaya tidak terjadi kekosongan produk,” jelas Faikul.

Aplikasi ini dibuat dengan maksud untuk mempermudah kios pertanian agar lebih efisien dalam menjalankan usahanya. Di dalam aplikasi Aksestani POS ini tersedia beberapa fitur yang dinilai mampu memudahkan pekerjaan para pengusaha. Di antaranya adalah laporan penjualan, pengelolaan kios dan karyawan, pencatatan stok, dan lain sebagainya. Dengan segala fitur tersebut, laporan yang lengkap pastinya sangat dibutuhkan untuk memantau kondisi usaha dan pengembangan skala usaha.

Baca Juga :   BPS: Komoditas Kelapa Dongkrak Kenaikan Ekspor Pertanian di Sumsel

Beberapa kelebihan yang bisa ditemukan dari aplikasi Aksestani POS ini adalah aplikasi ini sudah tersedia tiga ribuan nama nama produk pestisida ikut serta dengan kategorinya yang bisa Anda tambahkan juga. Selain itu, Anda tidak perlu khawatir saat sinyal internet Anda tiba-tiba bermasalah, sebab di saat sistem jaringan internet tiba-tiba terganggu pun aplikasi Aksestani POS ini akan tetap bisa berfungsi seperti saat biasanya.

Hal ini juga sesuai dengan arahan dari Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian RI yang mengajak para stakeholder khususnya pada sektor pertanian untuk mulai menerapkan teknologi pada kegiatannya. Mentan SYL terus menegaskan bahwa para petani di Indonesia harus bisa mengikuti perkembangan teknologi yang saat ini telah berada di era 4.0.

“Para petani di Indonesia tidak boleh tertinggal sebab banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.

Dengan adanya aplikasi Aksestani POS ini, diharapkan mampu memudahkan pekerjaan para pengusaha khususnya yang bergerak di bidang pertanian. Selain memudahkan, aplikasi ini juga diharapkan mampu bekerja lebih efisien dibanding kasir manual.

Banner Iklan Mediatani
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani