Nanas Unik di Klaten Tarik Perhatian Warga untuk Datang Melihat

  • Bagikan
Sumber foto: solopos.com

Mediatani – Berbeda dengan buah nanas yang sering dijumpai, nanas yang tumbuh di Dukuh Turus Patran, Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Klaten ini terbilang unik sehingga menarik perhatian banyak orang.

Baca Juga :   Fapet UGM Bantu Istri Peternak Sapi Pacitan Buat Olahan Susu Empon-empon

Dilansir dari laman tribunnews.com, buah nanas yang satu ini memang tergolong sebagai buah nanas yang unik. Sebab, dalam satu buah nanas unik ini, terdapat 23 cabang kecil yang tumbuh.

Hal itu membuat tumbuhnya nanas kecil lainnya dalam satu buah nanas. Ketika dihitung, terdapat 23 nanas kecil yang tumbuh pada mata nanas.

Nanas unik ini tumbuh di pekarangan rumah milik Siswandi, salah satu warga dari RT 011, RW 006, Dukuh Turus Patran. Lebih tepatnya, nanas tersebut tumbuh berada di sekitar kamar mandi dan kolam lele miliknya.

Siswandi mengungkapkan bahwa nanas unik yang tumbuh di pekarangan rumahnya ini ditanam oleh anaknya sejak 6 bulan yang lalu. Ia menceritakan awal mula menanam nanas yang diperoleh dari keponakannya itu.

“Awalnya itu nanas biasa dari keponakan saya, kemudian saya dan keluarga makan nanas itu dan ujung nanas itu ditanam anak saya,” kata Siswandi kepada TribunSolo.com, pada Jum’at (26/11/2021).

Lebih lanjut, Siswadi menyampaikan bahwa ujung nanas tersebut kemudian ditanam di perkarangan rumahnya, tepatnya di antara kamar mandi dan kolam lele.

Padahal, Siswandi mengaku sempat ingin memotong tanaman nanas tersebut lalu membuangnya sebab dianggap sudah tidak bisa menghasilkan buah.

Barulah Siswandi menyadari setelah dirinya membersihkan pekarangan rumah. Saat itu dia sudah hendak untuk membuang tanaman tersebut karena dianggap tidak bakal menghasilkan buah. Tetapi saat diperhatikan kembali, ternyata nanasnya baru muncul sejak dua minggu yang lalu.

“Pas saya membersihkan perkarangan rumah, tanaman itu mau saya buang karena tak berbuah-buah, 2 minggu yang lalu baru muncul nanasnya,” ungkap Siswadi.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai seorang guru olahraga di SMK Pancasila Surakarta itu mengatakan bahwa saat nanas itu berbuah, dia melihat kondisi nanas itu seperti nanas pada umumnya.

Namun, setelah beberapa minggu kemudian muncul nanas kecil di setiap mata-mata nanas yang jumlahnya sebanyak 23 nanas kecil.

“Saya kaget dan gak nyangka nanas yang tumbuh di perkarangan rumah saya berbuah seperti itu, saya sempat ingin petik nanas kecil itu, namun istri saya meminta untuk menunggu hingga sudah besar,” terang Siswandi.

Setelah hadirnya nanas unik itu, dia mengakui bahwa telah banyak masyarakat yang berdatangan ke rumahnya hanya karena penasaran dengan wujud dari nanas unik ini.

Siswandi juga menjelaskan bahwa nanas tersebut memang jarang dilihat oleh masyarakat. Hal itu kemudian  menarik perhatian para warga sekitar untuk datang melihatnya.

“Banyak yang berdatangan ke sini hanya untuk melihat nanas itu, bahkan sampai datang malam hari,” pungkas Siswandi.

  • Bagikan