Home / Nasional

Rabu, 16 September 2020 - 11:28 WIB

Narji Cagur Ajak Masyarakat Manfaatkan Melimpahnya Informasi Pertanian Untuk Bertani

Mediatani – Semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk bertani sejak pandemi Covid-19 membuat perekonomian rakyat semakin menurun. Seperti halnya yang dilakukan oleh komedian Narji Cagur.

Sekarang Narji menjadikan pertanian sebagai salah satu sumber penghasilannya. Menurutnya, pertanian merupakan sektor yang penting dalam kehidupan masyarakat. Di tempat tinggalnya di Tangerang, ia menggagaskan terbentuknya Kelompok Tani Sengketa.

“Berawal dari sempitnya lahan di Tanggerang Selatan, saya mengajar warga untuk memanfaatkan lahan yang bersengketa untuk ditanami berbagai macam tanaman. Alhamdulillah hasilnya sangat luar biasa,” kata Narji, Selasa, 15 September 2020.

Saat ini masyarakat di daerah tempat tinggalnya bisa meraup untung hingga Rp 2 juta dari hasil panennya. Tanaman yang ditanampun beragam, mulai dari singkong, umbi-umbian, tanaman hias, dan berbagai macam sayuran lainnya.

Baca Juga :   Kementan Tekan Harga Bawang Putih Hingga Rp 25 Ribu/Kg Di Lampung

Salah satu yang menurut Narji menjadi hal yang harus diperhatikan adalah keterbukaan informasi publik di bidang pertanian. Menurutnya, dengan semakin terbukanya informasi terkait pertanian, masyarakat di desa bisa menyerap informasi dengan cepat dan akurat.

“Sebelumnya saya mendapat pengetahui pertanian hanya melalui kelompok-kelompok tani saja, tetapi sekarang melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bisa dengan mudah mengakses informasi terkait pertanian, dan ini sangat membantu sekali,” katanya.

Untuk itu, Narji berharap Pemerintah semakin membuka akses keterbukaan informasi, khususnya dunia pertanian. “Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui informasi seputar pertanian, sehingga mereka tertarik terjun langsung bercocok tanam,” tutupnya.

Baca Juga :   Ketua DPRD Karanganyar Minta Petani Mengontrol Penggunaan Pupuk Bersubsidi

Pentingnya pemanfaatan pekarangan ditegaskan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dalam berbagai kesempatan, Mentan SYL mengingatkan pandemi bisa menimbulkan ancaman krisis pangan. Untuk itu, dia mendorong masyarakat agar berupaya memenuhi kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga, dapat mengurangi pengeluaran, bahkan meningkatkan pendapatan rumah tangga. 

“Masyarakat bisa mengoptimalkan perkarangan pangan mereka dengan menanam berbagai jenis tanaman sayuran. Kemudian, manfaatnya pun banyak karena mereka bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarganya. Jadi, jika semuanya seperti ini maka di Indonesia tidak krisis pangan,” kata Agung.

Share :

Baca Juga

Berita

Blacklist 74 Importir Bawang Nakal, Petani Champion: Terimakasih Pak Amran

Nasional

Kembangkan Teknologi Pertanian, Kementan Aplikasikan Kecerdasan Artificial
Pelatihan Hidroponik Sulawesi Community Foundation

Nasional

SCF Berikan Bantuan dan Pelatihan Usaha Hidroponik untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

Nasional

Sektor Pertanian RI Peroleh Apresiasi dari Filipina
foto: dok. kementan

Berita

Kementan Bahas Usulan Pembebasan PPN Untuk Kesejahteraan Pekebun
Gus Syauqi Ma'ruf Amin, Ketua Umum Simac, Hadir dalam Launching Kopi Abah di Bogor

Agribisnis

Kopi Abah Semakin Dekat dengan Millenial Bogor
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Dirjen Hortikultura, Suwandi Saat membuka secara resmi operasi pasar jelang Ramadhan. Jakarta, 5/5/2019

Berita

Mentan Operasi Pasar Pangan Murah dan Blacklist 56 Importir Bawang Putih Nakal

Nasional

Lembaga Pertanian Mahasiswa Islam HMI Maktim Gelar Diklat Nasional