Panduan Lengkap Penggunaan Micin ke Tanaman Cabai, Mudah Hanya 4 Tahap

Busrah Ardan - Mediatani.co
  • Bagikan
Ilustrasi. Tanaman Cabai/IST

Mediatani – Setelah kemarin mediatani.co memuat artikel dengan judul ‘Gunakan Garam dan Micin pada Tanaman Cabai agar Subur dan Tumbuh Lebat‘ ternyata mendapat respon yang cukup dari pembaca.

Melihat hal itu, perlu ditambahkan lagi perihal bagaimana sih panduan lengkap menggunakan micin ini agar tanaman cabai subur dan tumbuh lebat?

Nah berikut, panduan lengkap penggunaan micin terhadap cabai yang dikutip mediatani.co dari Youtube Tanaman Rumah.

Cara merawat cabai dengan perawatan sederhana yang mana dalam usia satu bulan tanaman cabai sudah mendapatkan bunganya. Percobaan ini dimulai dari cabai usia dua pekan ke atas, ya.

Jadi pastikan kamu tanam dahulu sampai usia dua pekan ke atas, lalu untuk perawatan micinnya baru akan dimulai. Sehingga dapat menghasilkan bunga dengan cara yang baik.

Sederhananya, karena hanya menggunakan micin atau MSG. teman-teman bisa menggunakan merek apa saja yang penting bersifat MSG.

Apa saja yang perlu disiapkan?

  1. Micin atau MSG
  2. Bawang merah 5 siung
  3. Alat semprotan
  4. Air dalam wadah
  5. Media tanam tanah humus dan pupuk kandang
  6. Cup gelas air mineral
  7. Sendok untuk takaran micin
  8. Polybag ukuran 35×40 cm ideal hingga proses panen tanaman

Tahap pertama. Penggunaan micin ada dua metode, yang pertama disemprot dan kedua dengan cara dikocor. Pada semprotan sediakan air sebanyak dua liter dan penggunaan micinnya digunakan sebanyak setegah sendok makan.

Baca Juga :   Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak, Solusi Atasi Penumpukan Sampah

Sementara itu, dengan cara dikocor, kita sediakan air sebanyak dua liter di wadah. Penggunaan micinnya digunakan sama dengan sebelumnya yaitu setengah sendok makan. Kemudian diaduk.

Tahap kedua, setelah campuran air dan micin sudah jadi kemudian disemprot ke tanaman cabai. Semprot minimal tiga hari sekali. Bisa dimulai pada waktu pagi hari maksimal jam 8 pagi.

Jika tanaman di Polybag dan masih berukuran kecil kita bisa menggunakan takaran dengan gelas cup air mineral. Pengunaannya setengah dari gelas air mineral tadi.

Untuk pengocoran dilakukan minimal 5-7 hari sekali. Jika penerapan dilakukan secara berkala maka tanaman akan tumbuh dengan baik, bunga yang banyak dan lebat.

Jika usia tanaman cabai kamu sudah satu bulan maka pindahkanlah ke polybag yang telah disediakan di awal.

Tahap ketiga. Campurkan Media tanam tanah humus dengan pupuk kandang. Penggunaan tanah dan pupuk kandang bisa menggunakan perbandingan 1 banding 1. Misalnya satu ember pupuk kandang mak satu ember tanahnya. Kemudian dicampur aduk merata.

Baca Juga :   Harga Cabai di Lombok Tembus Rp 180 Ribu, di Tuban Petani Ronda Jaga Cabai

Usai tercampur secara merata masukkan ke dalam polybag yang sebelumnya telah disediakan. Proses pemindahan tanaman cabaimu yang telah masuk waktu sebulan jangan dirobek tapi dikeluarkan keseluruhan media tanam agar akar tidak ada yang terputus.

Tahap empat. Ambil bawang merah yang sudah disediakan. Fungsi bawang merah ialah menekan tingkat stres pada tanaman karena baru saja pindah ke media yang baru. Serta bawang merah berfungsi sebagai perangsang akar yang baru.

Selanjutnya, blender atau haluskan 5 siung bawang merah dicampur setengah liter air. Setelah halus, campurkan lagi dengan 4-5 liter air dan larutan bawang merahnya. Siap untuk digunakan. Langsung dikocor ke media tanaman cabai yang baru saja dipindahkan. Gunakan satu gelas per tanaman.

Ingat, jika tanaman sudah menghasilkan bunga (umur sebulan), tidak perlu disemprot micin lagi karena berbahaya bagi bunga cabai. Penggunaan dengan cara disemprot hanya pada tanaman yang belum berbunga.

Pengocoran larutan micin menggunakan gelas air mineral 5-7 hari sekali, lakukan di pagi hari. Semoga berhasil dan selamat mencoba ya.

Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa kunjungi akun Youtube Tanaman Rumah dengan judul ‘Tips Melakukan Perawatan Tanaman Cabe dengan Micin’. (*)

  • Bagikan