Home / Berita / Nasional

Kamis, 16 November 2017 - 16:41 WIB

Pemerintah : Pupuk Tidak Langka, Petani Yang Boros

Mediatani.co  — Pejabat sejumlah instansi saling melempar kesalahan soal kelangkaan pupuk di kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Kali ini pemerintah daerah Pangkep menuduh bahwa petani justru yang tidak bijak dalam menggunakan pupuk.

Hal ini yang sebetulnya menyebabkan kelangkaan pupuk terjadi di mayarakat. Berbeda dengan di daerah lainnya, dimana kelangkaan pupuk biasanya terjadi karena distribusi pupuk yang tidak baik. Pemerintah daerah Pangkep punya perspektif yang berbeda  dalam menanggapi hal ini.

Baca Juga :   PKSPL-IPB Bekerjasama MUI Bangun Gerakan Ekonomi Pemberdayaan Ummat

Menurut Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid yang menanggapi terkait adanya masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan pupuk di Pangkep saat pelaksanaan upacara Mappalili Tingkat Kabupaten di Pelataran halaman Stadion Andi Mappe Pangkep, Kecamatan Pangkajene Pangkep, Sulsel, Rabu (15/11/2017).

Baca Juga :   Lantik Pengurus HKTI KEPRI, Meoldoko Minta Kenali Potensi Desa

“Bukan langka, tapi pemakaian mereka itu berlebihan dan boros. Makanya kita imbau kepada masyarakat agar menggunakan pupuk sesuai petunjuk karena sudah ada 16 ribu hektar lebih yang disediakan di Pangkep,” jelasnya.

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Mentan SYL : Kostraling Jadi Andalan Pertanian, Harus Bisa Naik Kelas

Nasional

Bintan Layak jadi Sentra Bawang Merah

Nasional

Harga Terus Anjlok, Bara JP Lampung Minta Kementerian PUPR Serap Karet Petani

Nasional

HUT RI Ke 75: Momentum Bangkitkan Korporasi Tanaman Pangan

Berita

Nilai Ekspor Kentang Sumut Naik 10 Kali Lipat

Nasional

Kementan Bangun Ketahanan Pangan Melalui Pola Integrated Farming
Arif Satria

Nasional

Dua Tahun Pimpin IPB University, Arif Satria Sampaikan 9 Poin Pencapaian dan 7 Prestasi
Dirjen Hortikultura, Suwandi (tengah, memakai batik) dan Petani muda sukses, Bagas (Kanan, Memakai kaos hitam dan bercaping) (dok. kementan)

Agribisnis

Gunakan Sistem Modern, Penghasilan Petani Muda Ini Sehari Raup Hingga Rp 100 Juta