Home / Nasional

Rabu, 19 Agustus 2020 - 13:54 WIB

Perkuat Ekonomi Nasional, Mentan Syahrul Gencarkan Ekspor Pertanian dan Konsumsi Pangan Lokal

Mediatani – Pasca pandemi Covid-19, pertanian menjadi sektor yang mampu memulihkan ekonomi nasional. Hal itu dapat terjadi karena keseriusan berbagai pihak mengembangkan pangan lokal.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan solusi pasti dalam meningkatkan ekonomi rakyat.

Karena itu, menurut Mentan, gerakan diverfikasi pangan adalah pilihan pasti dalam membangun kekutan ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Saya ingin semua UMKM yang bisa dilakukan ekspornya dibuatkan one day with Coffee and food and cake from Indonesia disemua benua yang ada di dunia,” ujar Mentan saat menghadiri ekspose pangan lokal UMKM di halaman Gedung PIA Kementan, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020.

Baca Juga :   Kawal Program Ketahanan Pangan, Pemkab Banyuasin Rekrut Penyuluh Honorer Hingga Ratusan Orang

Selain itu, Mentan mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian dan lembaga lain untuk penguatan ekspor.

“Saya sudah bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri supaya produk UMKM yang non beras yang layak akan kita dorong ekspor,” katanya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir melalui vedeo virtual mengaku akan terus mendukung gerakan diversifikasi pangan secara menyeluruh. Dukungan itu salah satunya dengan menggerakan petani di Jawa Timur untuk menanam pangan lokal yang memiliki nilai jual.

Menurut Khofifah, Indonesia sudah saatnya merubah pandangan masyarakat terhadap pangan lokal yang dinilai tidak menguntungkan.

Baca Juga :   Warga Dieng Pelihara Ikan di Air Hangat, Ikan Lebih Cepat Besar

“Sekitar 97 persen masyarakat Jawa timur makanan pokoknya masih nasi, kalo makan selain nasi masyarakat dinilai belum sejahtera. Perspektif seperti ini yang haus diubah seolah-olah kalo belum makan nasi standar kesejahteraan kita belum tercapai,” katanya.

Oleh karena itu, Khofifah berharap Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan kerjasamanya dengan Kementerian Sosial untuk melakukan sosialisasi terhadap pangan lokal.

“Kami ingin ada kerjasama dengan Kementerian sosial untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga nanti diversifikasi pangan ini cakupan bisa lebih luas lagi,” tutupnya.

Share :

Baca Juga:

Nasional

Sejumlah Kios Di Kota Bogor Kedapatan Jual Pupuk Bersubsidi

Berita

Inilah 10 Alasan Kenapa Pertanian Indonesia Tertinggal dari Thailand

Nasional

Tipu Konsumen, Produsen Beras Dipolisikan

Berita

Swasembada Pangan VS Kelangkaan Pupuk Di Kaltim

Berita

Greenhouse Petani Muda Ini Bikin Ganjar Berdecak Kagum

Berita

Stok Gabah Menipis, Harga Beras di Kudus Mulai Naik

Nasional

Jamu Herbal untuk Ternak Ala Alumni Polbangtan Bogor

Nasional

Presiden Jokowi didampingi Mentan SYL Tinjau Food Estate di Kapuas