Semakin Booming, Nilai Transaksi di Pasar Ikan Hias Parung Capai 5 Miliar dalam Sehari

  • Bagikan
Pasar Ikan Hias Parung di Bogor

Mediatani – Saat ini memelihara ikan hias telah menjadi hobi yang populer di tengah masyarakat. Selain karena mengasikkan dan mudah dilakukan, hobi ini juga bisa membawa keuntungan jika ditekuni oleh pemiliknya.

Hal tersebut telah dibuktikan oleh H. Asmarudin, pendiri sekaligus pengelola Pasar Ikan Hias Parung di Bogor, Jawa Barat. Usaha ikan hias yang telah digelutinya sejak 17 tahun lalu telah mendatangkan cuan yang tidak sedikit.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Awalnya, pria yang akrab disapa Damo ini hanya gemar memelihara ikan yang saat itu berupa budidaya ikan lele sederhana. Ia pun menjalani hobi dan bisnis tersebut dengan sungguh-sungguh. Hingga akhirnya dia berinisiatif untuk membuka Pasar Ikan Hias di Parung.

Pasar ikan hias tersebut dia dirikan di lahan seluas 800 meter persegi. Dan saat ini, pasar ikan hias ini telah dipenuhi oleh kurang lebih 380 pedagang pada 270 lapak. Mereka berdagang setiap hari Senin, Kamis, dan Sabtu pada pukul 12.00-18.00 WIB.

Adapun Damo dan pedagang lainnya itu menawarkan berbagai jenis ikan hias yang cocok untuk dipelihara masyarakat. Tak tanggung-tanggung, omzet yang dihasilkan pasar ikan hias milik Damo ini dalam sehari, rata-rata nilai transaksinya mencapai Rp5 miliar.

Di saat berbagai usaha mengalami kemerosotan ekonomi akibat adanya pandemi, roda usaha di Pasar Ikan Hias Parung tetap berjalan. Bahkan, kata Damo, bisnis ikan hias justru semakin booming dan mengalami peningkatan penjualan di tengah pandemi.

Baca Juga :   Feng Shui: Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Memelihara Ikan di Rumah

“Ikan ini walaupun pada masa pandemi tambah lancar, dari bulan puasa (tahun 2020) saya juga tidak menduga volume penjualannya naik terus meski pandemi,” ujarnya.

Tak hanya dalam negeri, popularitas pasar ikan hias milik Damo ini juga melejit hingga ke pasar mancanegara karena luas luas dan beragamnya pilihan ikan di sana. Saat ini, Pasar Ikan Hias Parung telah banyak didatangi pengunjung dari berbagai daerah dan negara untuk membeli hewan peliharaan.

Media yang memberitakan aktivitas perdagangan ikan hias di Pasar Ikan Hias Parung Bogor ini tidak hanya dari Indonesia saja, namun ada juga media internasional yang pernah melakukan peliputan.

Sebagai informasi, sebelumnya, para pedagang di pasar ikan hias ini juga membutuhkan bantuan permodalan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat. Para pedagang ikan di Pasar Ikan Hias di Parung ini mendapat fasilitasi berupa berbagai layanan keuangan dari BRI.

“Kalau dari BRI ada banyak akses bantuan permodalan bagi para pedagang. Pedagang bisa mendapat bantuan modal hingga Rp 10 juta dengan bunga KUR. Layanan itu banyak dipakai para pedagang yang mau berkembang,” ungkap Damo.

Layanan dari BRI untuk pedagang ikan hias ini juga turut meningkatkan pengenalan layanan keuangan perbankan kepada masyarakat sekitar lokasi pasar. Pasalnya, selama ini masyarakat di sekitar kawasan pasar masih banyak yang belum terbiasa mengakses layanan perbankan.

Baca Juga :   Swasembada Kentang, APBK JABAR: Program Kendalikan Impor Pak Amran Tercapai

Berkat keaktifan BRI dalam mendekatkan layanan perbankan kepada pedagang, saat ini telah tercatat dari 380 pedagang, ada 244 orang di Pasar Ikan Hias Parung yang memiliki simpanan di BRI dengan nilai total simpanan yang mencapai ratusan juga. Sementara itu, tercatat sebanyak 99 pedagang yang mendapatkan fasilitan pinjaman dari BRI dengan plafon mencapai Rp2,11 miliar.

Damo menuturkan, selain membantu permodalan, BRI juga turut mendorong pedagang di pasar ikan hias agar mulai menerapkan model usaha secara digital. Salah satu layananya berupa pendaftaran pedagang untuk mengakses platform dagang elektronik di Pasar.id.

Selain itu, Damo menyebut ada juga layanan transaksi cashless bernama Stroberi yang dikembangkan dan diberikan BRI untuk digunakan para pedagang. Dan saat ini sudah ada beberapa pedagang yang memakai platform dan layanan tersebut.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari menjelaskan, ke depannya perusahaan akan konsisten memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM agar mereka segera go digital. Salah satu strateginya yakni dengan membiasakan pedagang menggunakan platform Stroberi, Pasar.id, dan memproses kebutuhan pembiayaan langsung dari lokasi pasar (on the spot).

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani