Simak! Inilah Ukuran Ideal Kandang Kambing Etawa dan Cara Buatnya

Busrah Ardan - Mediatani.co
  • Bagikan
Ilustrasi Kandang kambing/IST

Mediatani – Kandang Kambing Etawa secara umum tentu memiliki fungsi sebagai tempat pemeliharaan ternak, tempat berlindung ternak, tempat istirahat, dan tempat terjadi perkawinan.

Karena ini berkaitan dengan fungsi dasar sebagai tempat pemeliharaan ternak, kandang harus diperhatikan benar aspek luas dan kekuatannya.

Begitu juga tentang apakah kandang yang dibangun mudah untuk dibersihkan, tepat guna, dan yang paling penting aspek lokasi dan kemudahan untuk mengontrolnya.

Cara Membuat Kandang Kambing Etawa

Kalau kita memperhatikan, ada banyak sekali contoh kandang kambing dari bambu, baik berupa gambar kandang kambing sederhana, hingga yang menjelaskan secara detil tentang ukuran kandang kambing etawa yang ideal.

Tentunya hal hal ini akan memudahkan peternak yang ingin membangun kandang.

Untuk kandang kambing etawa super dan modern ini juga termasuk salah satunya diperuntukan untuk persilangannya yakni kambing peranakan etawa atau disebut kambing PE.

Terkait harga kandang tentu setiap daerah memiliki variasi harga, karena terkait ketersediaan bahan baku dan cara membuat kandang kambing itu sendiri.

Bahan dasar yang ingin digunakan apa? Lalu, berapa luas kandang? Apa saja yang menjadi nilai tambah, fasiltias di dalamnya?

Berikut akan mempelajasi tentang ukuran kandang kambing yang ideal. Dari tinggi, lebar, luasan, hingga jarak lantai kandang kambing.

  1. Lokasi Kandang: Setidaknya berjarak 5 meter dari rumah, karena untuk mendapatkan kondisi yang sehat. Namun tidak terlalu jauh karena keterkaitan keamanan.
  2. Jarak kandang dan tempat pakan tidak terlaluy jauh, jarak ideal kandang dengan sumber pakan 0,5 – 1,5 km.
  3. Kandang dibangun menghadap ke timur, hal ini bertujuan supaya kambing mendapat cukup sinar matahari pagi secara langsung. Karena ternak yang dikandangkan terus menerus dalam kondisi lembab berpotensi mengalami rakhitis, dan sinar matahari pagi dapat membantu mencegah gangguan rakhitis pada kambing.
  4. Kandang kambing harus terlindungi dari terpaan angin secara langsung, terlebih untuk kandang kambing peranakan etawa, sebab, kambing PE daya tahan kurang terhadap tiupan angin.

Konstruksi Kandang Kambing Etawa Super dan Modern

Kebanyakan kandang kambing dibuat dalam bentuk kandang panggung. Hal ini memiliki dua tujuan, yakni;

Baca Juga :   Rekomendasi 6 Tanaman Merambat-menjuntai Cantik, Cocok untuk di Rumah

Pertama kotoran kambing baik feses maupun air kencing jatuh ke bawah melalui sela sela lantai panggung, sehingga tidak akan mengganggu kebersihan dan kesehatan ternak.

Kedua, lantai bagian bawah panggung dapat digunakan sebagai tempat pengumpulan kotoran feses kambing yang biasanya akan diolah menjadi pupuk untuk pertanian.

Bahan Baku Membuat Kandang Kambing

Sebagian besar peternak Indonesia menggunakan kayu sebagai bahan utama kandang kambing baik kambing PE, Ettawa, maupun lokal. Sebagian lain menggunakan bambu sebagai bahan utama kandang.

Bahan utama ini digunakan sebagai bahan lantai, bahan dinding, dan bahan tempat pakan. Sementara untuk atap, bahan yang ideal untuk digunakan adalah genteng.

Namun banyak peternak menggunakan asbes atau seng sebagai atap kandang karena faktor ekonomis.

Jadi desain kandang panggung, dasar kandang kambing harus berjarak 60-100 cm dari tanah. Jarak tersebut untuk memudahkan peternak dalam membersihkan dan mengumpulkan kotoran yang jatuh ke bawah lantai kandang.

Selain itu, dengan jarak tersebut kambing tidak akan bersentuhan secara langsung dengan kotorannya.

Jarak antara tanah dengan lantai kandang ini harus diusahakan tidak lebih dari 100 cm, karena akan terlalu tinggi dan menyusahkan ternak untuk masuk ke kandang.

Untuk perkembangan optimal, kandang kambing Ettawa maupun PE harus memiliki sirkulasi udara yang bagus.

Untuk memenuhi hal tersebut, tinggi bangunan kandang kambing etawa setidaknya 200 cm atau 2 meter, dengan tambahan tinggi atap 2 meter. Sehingga, jarak dari dasar lantai sampai ujung atap setidaknya 4 meter.

Untuk kandang setidaknya adalah 1,5 meter. Sementara panjang kandang dapat dipartisi sesuai dengan jenis kandang kambing PE yang dipelihara, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Kandang Kambing Jantan Dewasa ukuran kandang minimal 1,5 x 1,5 meter per ekor.
  2. Kandang kambing betina dewasa atau dara ukuran kandang minimal 1 x 1,5 meter per ekor.
  3. Kandang kambing betina bunting ukuran kandang minimal 1,5 x 1,5 meter per ekor.
  4. Kandang kambing induk dan anak ukuran kandang minimal 1,5 x 1,5 meter (induk dan 2 ekor anak).
  5. Kandang anak kambing ukuran kandang minimal 1 x 1,5 meter per 2 ekor.
Baca Juga :   PAD Sektor Peternakan Sinjai dan Realisasi Kartunisasi Ternak Capai Target 

Ukuran lantai juga merupakan hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandang. Bahan kayu untuk pembuatan lantai kandang harus diukur dan di susun sedemikian rupa untuk mendapatkan lantai kandang yang ideal.

Papan kayu yang akan digunakan untuk bahan lantai harus dipotong dengan ukuran lebar 3-4 cm, dengan ketebalan minimal 1 cm. Papan kayu tersebut kemudian harus disusun dengan jarak celah lantai 1,5 cm untuk dewasa, dan 1 cm untuk anak kambing.

Jarak celah lantai ini harus diperhatikan, karena jarak celah lantai yang terlalu lebar akan membuat ternak kambing etawa mudah terperosok, utamanya kambig usia muda atau anakan.

Partisi Kandang Kambing Peranakan Etawa

Partisi atau pembagian kandang biasanya ditentukan oleh umur, jenis kelamin, dan kondisi ternak kambing etawa. Pembagian kandang beserta ukurannya disesuaikan dengan ternak kambing PE yang akan mengisinya.

Kandang untuk kambing etawa atau kambing PE jantan dewasa jelas harus memiliki ukuran yang lebih luas dibandingkan kambing dara atau anakan.

Faktor utama yang dijadikan pertimbangan dalam menentukan ukuran partisi kandang adalah keleluasaan gerak bagi ternak kambing etawa dan kambing PE.

Kambing etawa yang memiliki keleluasaan gerak di dalam kandang akan lebih bagus perkembangannya dari pada yang dipelihara dengan gerak di dalam kandang yang terbatas.

Ada dua kondisi yang perlu diperhatikan. Saat ternak kambing bunting dan dalam kondisi sakit:

  1. Ukuran kandang untuk kambing etawa jantan dewasa 1,5 x 1,5 meter per ekor.
  2. Kambing etawa betina menyusui lebar kandang idealnya harus ditambahkan 05, meter untuk setiap anaknya.

Tujuannya ialah untuk memudahkan gerak anak dan induk pada proses menyusui atau aktivitas lainnya. Untuk kandang kambing yang sakit atau kandang karantina letaknya terpisah.

Ukuran kandang karantina untuk kambing harus cukup besar 2 x 1,5 meter. Hal ini untuk memudahkan pelaksanaan pengobatan atau treatment lain dalam usaha penyembuhan ternak. (*)

  • Bagikan