Tanaman Merambat Cantik, Air Mata Pengantin

Tanaman merambat, Air Mata Pengantin

Mediatani – Bagi pecinta tanaman hias mungkin tidak asing lagi dengan tanaman bunga dengan nama unik yaitu air mata pengantin (Antigonon leptopus). Tanaman yang berasal dari Meksiko ini adalah jenis tumbuhan yang merambat atau memanjat.

Tanaman ini bisa tumbuh dengan cepat, bahkan kemudian menjadi gulma. Tanaman air mata pengantin memiliki batangnya memiliki rusuk sepanjang 3 hinga 6 sentimeter. Mahkota bunganya berjumlah lima helai yang panjangnya sekitar 7 milimeter. Daun tanaman ini berbentuk seperti jantung dan permukaannya tidak rata.

Warna mahkota bunga tanaman air mata pengantin memiliki cerah, seperti putih atau juga merah muda. Tanaman air mata pengantin ini memiliki tiga spesies, yaitu Antigonon guatemalense, A. flavescens, dan A. leptosus. Keunikan dari tanaman ini adalah adanya alat pada batangnya yang digunakan untuk membelit media rambatannya agar tanaman ini bisa tetap tumbuh dengan tegak.

Baca Juga  Jenis-jenis Padi

Tanaman air mata pengantin ini, selain dijadikan hiasan di rumah atau kebun, ternyata dikenal juga sebagai tanaman herbal sebagai anti diabetes dan anti trombin. Tanaman air mata pengantin bisa dikombinasikan sehingga menghasilkan beragam warna saat mekar di waktu yang bersamaan, seperti gambar di atas.

Tanaman air mata pengantin sangat mudah untuk ditanam di pekarangan rumah dan tidak memerlukan perawatan khusus. Tanaman ini bisa diperbanyak melalui stek, biji, atau cangkok. Saat penanaman, tumbuhan ini bisa dikombinasikan sehingga menghasilkan beragam warna saat mekar di waktu yang bersamaan.

Cara budidaya

  • Untuk mendapatkan bibit bunga air mata pengantin ini, Anda dapat mendapatkannya di toko online. Meski demikian konsumen harus lebih teliti dalam membeli bibit melalui online shop mengingat tidak melihat langsung kondisi bibit yang dibeli.
  • Langkah yang harus dilakukan sebelum menanam bunga air mata pengantin yaitu mempersiapkan lubang tanam pada tanah sedalam 50 cm.
  • Lubang tersebut diisi dengan pupuk dasar yang telah dibuat hingga setengah penuh, kemudian tutup lubang dengan tanah dan siram dengan air agar komposnya lebih mudah terurai.
  • Tanam bunga air mata pengantin tepat di tengah lubang. Tancapkan rambatan agar tanaman bunga air mata pengantin lebih rapi dan sedap dipandang.
  • Lakukan perawatan tanaman dengan melakukan penyiraman secara teratur sehari sekali.
  • Penyiangan lahan dilakukan secara teratur dan berkala agar pertumbuhan gulma sulit untuk berkembang. Penyiangan dapat dikakukann sebanyak 1 kali dalam sebulan.
  • Pemupukan dikakukan tiga bulan sekali. Berilah pupuk tambahan untuk merangsang pertumbuhan pada bunga, selain memberikan pupuk dasar yang telah dibuat.
Baca Juga  Alasan Kenapa Pupuk Organik disarankan untuk Bercocok Tanam

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru