Tanaman Sering Mengalami Syok Transplantasi, Begini Cara Mengatasinya

  • Bagikan
Sumber foto: pingpoint.co.id

Mediatani РSaat Kamu berpindah ke suatu tempat atau daerah baru, Kamu pasti akan merasakan sesuatu hal yang beda sehingga memaksamu untuk beradaptasi pada lingkungan baru.

Hal tersebut ternyata juga berlaku untuk tanaman. Saat tanaman Kamu pindah ke wadah lain atau dikenal dengan istilah transplantasi, kemungkinan tanaman tersebut akan mengalami syok transplantasi.

Untuk diketahui, syok transplantasi merupakan keadaan dimana tanaman merasa syok lantaran dipindahkan dari tempat sebelumnya ke tempat yang baru.

Dilansir dari laman Gardening Know How pada Rabu (15/9/2021), masalah syok transplantasi ini akan menimbulkan beberapa hal yang berpengaruh pada pertumbuhannya.

Sehingga pada saat ingin melakukan transplantasi, Kamu harus memperhatikan beberapa hal ini agar syok transplantasi bisa diminimalisirkan. Berikut ulasan singkatnya:

Cara menghindari syok transplantasi

1. Hindari mengejutkan akar tanaman

Ketika memindahkan tanaman ke tempat barunya, Kamu harus memperhatikan bagian akarnya. Jangan sampai bola akar tanaman tersebut terbentur atau jangan menggosok akar secara kasar.

Baca Juga :   Bantuan Embung untuk Kabupaten Barru: Kementan: Agar Produktivitas Meningkat

2. Angkat akar sebanyak mungkin

Kamu harus pastikan untuk mengangkat akarnya sebanyak mungkin akar bersama tanaman saat hendak dipindahkan. Semakin banyak akar yang terikut saat dipindahkan, maka semakin kecil kemungkinan hadirnya syok transplantasi.

3. Siram secara menyeluruh setelah transplantasi

Pastikan bahwa tanaman Kamu memperoleh banyak air setelah dipindahkan. Hal ini menjadi salah satu cara yang baik untuk menghindari syok transplantasi dan akan membuat tanaman mudah beradaptasi.

4. Selalu pastikan bola akar tetap lembap saat transplantasi

Ketika proses transplantasi dilakukan, pastikan bola akar tetap pada kondisi yang lembap di antara lokasi. Karena jika bola akar tanaman yang dipindahkan tersebut mengering, maka akar di area kering tersebut akan mengalami kerusakan.

Cara menyembuhkan syok transplantasi tanaman

Ketika sudah menerapkan hal di atas, namun masih saja terjadi syok transplantasi, Kamu tidak usah khawatir. Ada beberapa hal yang bisa Kamu lakukan untuk meminimalkan atau menyembuhkan syok transplantasi pada tanaman.

Baca Juga :   Perdalam Ilmu Pertanian, DKM Al-Hidayah Berkunjung ke Pesantren Al-Ittifaq

1. Menambahkan gula

Percaya atau tidak, ada penelitian yang menunjukkan bahwa larutan gula dan air yang diberikan pada tanaman saat atau setelah proses transplantasi, rupanya mampu membantu waktu pemulihan untuk syok transplantasi.

2. Memangkas kembali tanaman

Memangkas salah satu bagian tanaman diyakini mampu membuat tanaman lebih fokus untuk menumbuhkan kembali akarnya. Untuk tanaman keras, potong sekitar sepertiga dari tanaman.

Sedangkan pada tanaman semusim, jika termasuk jenis semak, maka potong sepertiga dari tanaman tersebut. Jika tanaman bersama dengan batang utama, maka potong setengah dari setiap daunnya.

3. Menjaga akar tetap lembap

Akar tanah harus tetap lembab dengan menjaga penyiramannya dengan baik. Pastikan juga tanaman memiliki drainase yang baik sehingga tidak terjadi genangan.

4. Sabar menunggu

Paling penting adalah sabar. Tanaman juga perlu waktu untuk sembuh dari syok transplantasi. Berikan waktu sembari merawat tanaman Kamu seperti biasa. Sehingga tanaman yang telah dipindahkan akan segera kembali dengan sendirinya.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani