Ternak Bebek Peking Juga Menjanjikan Loh, Ini Panduannya

  • Bagikan

Mediatani – Bebek merupakan unggas yang masih satu kerabat dengan angsa. Di Indonesia, bebek dikembangbiakkan untuk diambil daging dan telurnya. Salah satu bebek yang dibudidayakan adalah bebek peking. Ternak bebek peking dinilai lebih mudah dan cepat dibandingkan bebek lokal.

Cara Ternak Bebek Peking Hingga Panen

Bebek peking berbeda dengan bebek lokal, yang salah satunya terletak pada bulunya. Bebek lokal cenderung berwarna kecoklatan sedangkan bebek peking berwarna putih. Untuk masa panen, bebek peking lebih juga cepat dibandingkan bebek lokal.

Bagaimana cara budidaya bebek peking? Berikut penjelasannya!

1. Persiapkan Kandang

Bagi Sobat Mediatani yang ingin budidaya bebek peking, perhatikan dalam pemilihan kandang. Sediakan kandang dengan luas yang sesuai dengan jumlah bebek yang ingin dibudidaya. Buat kandang berukuran 1 x 3 meter untuk 100 ekor.

Buat kandang dengan ukuran kelipatannya jika ingin ternak jumlah lebih banyak. Sobat Mediatani dapat membuat sekat kandang dari bambu. Terapkan pula lampu bohlam untuk penerangan dan suhu kandang hangat. Berikan air secukupnya agar bebek terhidrasi dengan baik.

Bersihkan kandang secara rutin dan jangan biarkan kotoran menumpuk. Sebab, kotoran yang tidak dibersihkan dapat memicu munculnya penyakit pada bebek.

Baca Juga :   5 Jenis Bisnis Ternak di Lahan Sempit, Sederhana dan Menguntungkan

2. Pemilihan Bibit

Agar menghasilkan bebek peking yang berkualitas bagus, pilih bibit unggul sejak awal. Apabila ingin jarak dekat, sobat Mediatani dapat memilih bibit bebek peking (DOD) sejak usia 1-7 hari. Apabila pengambilan bebek hanya dekat, Sobat Mediatani dapat membeli DOD berusia 2-4 hari.

Apabila membeli DOD dengan jarak lokasi yang jauh, sebaiknya pilih yang berusia 4-7 hari. Hal tersebut bertujuan agar bebek peking tidak mudah stress akibat perjalanan jauh. Pilih bibit unggulan dengan berat 40 gram, tidak cacat dan memiliki bulu yang kering bersih.

Sedangkan untuk pemeliharaannya, berikan waktu untuk bebek beradaptasi. Tempatkan bibit di kandang selama dua jam, dan berikan air probiotik agar kondisi bebek kembali normal dan tidak stress.

3. Pemberian Pakan

Pada awal pemberian pakan di tiga minggu pertama, berikan makanan secara terprogram dan rutin. Berikan pakan dari pabrikan agar konsentrat nutrisi pada bebek terjaga baik untuk awal pemeliharaannya.

Setelah usia tiga minggu, berikan pakan campuran antara pakan alami dan buatan. Pakan alami yang baik seperti cacing, sayuran, ikan kecil dan sejenisnya. Untuk pemberian pakan, berikan dengan perbandingan 1 pakan alami : 2 pakan buatan.

Baca Juga :   Pemkab Jambi Temukan Penyakit Orf Pada Hewan Ternak

Bersihkan tempat pakan agar dalam keadaan bersih dan higienis. Selain pemberian pakan, sobat Mediatani juga harus memperhatikan asupan vitamin agar kondisi badan bebek tetap sehat dan fit. Berikan multivitamin sejak awal pemeliharaan seperti antibiotik dan probiotik agar pertumbuhannya optimal.

4. Pengembangbiakan

Setelah bebek peking usia 5 bulan, bebek tersebut sudah siap untuk dikawinkan. Biasanya bebek betina usia 6 bulan sudah bisa bertelur. Setelah bebek kawin dan akan bertelur, siapkan kandang semi terbuka.

Bagian tertutup untuk bebek bertelur sedangkan untuk yang terbuka digunakan bebek bermain atau makan.

5. Panen Bebek Peking

Apabila Sobat Mediatani ingin sudah memperhatikan asupan makan dan menjaga kebersihan kandang, usia 40 hari bebek sudah berbobot sekitar 2 kg.

**

Ternak bebek peking sangat menjanjikan karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Sekali lagi, perhatikan asupan nutrisi serta pemeliharaannya secara rutin apabila menginginkan kualitas bebek yang bagus.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani