Ternyata Ini 10 Alasan Rasional Mengapa Induk Kucing Tega Makan Anaknya

  • Bagikan
ILUSTRASI. Kucing hewan peliharaan/IST

Mediatani – Ketika baru saja melahirkan anak kucing, induk kucing akan bertindak protektif dan galak kepada siapa pun yang hendak mendekati anak-anaknya.

Karena memiliki naluri kebetinaan induk kucing akan berusaha semampunya merawat dan melindungi anak kucing yang baru lahir.

Tapi, pada beberapa kasus, ada llho induk kucing yang tega memakan anaknya sendiri yang baru saja dilahirkan. Apa kamu pernah melihat hal ini?

Dikutip dari Kompas.com, yang juga mengutip beberapa sumber, Kamis (3/6/2021), setidaknya ada 10 alasan yang membuat induk kucing tega memakan anaknya sendiri.

Anaknya terlahir cacat

Bila anak kucing terlihat cacat sebelum menginjak usia sebulan, induk kucing bakal dengan tega memakan anaknya sendiri.

Itu dilakukan agar meringankan penderitaan anaknya sekaligus mengatasi stres yang dialaminya karena sang anak tidak lahir dengan fisik sempurna.

Anaknya telah mati

Lazimnya, induk kucing akan memakan anaknya yang telah mati agar tidak menyebabkan virus ke anak-anaknya yang lain.

Ketegaan memakan anaknya itu tentu cukup menyakitkan dan menyebabkan kesedihan secara bersamaan.

Kelaparan

Induk kucing yang baru saja melahirkan biasanya membutuhkan asupan nutrisi berlebih. Jika tidak ada cadangan makanan di sekitarnya, mau tak mau induk kucing akan memakan anaknya sendiri.

Maka dari itu, tak heran bila pemilik dan pencinta kucing biasanya akan memisahkan anak kucing dengan induknya agar peristiwa ini tidak terjadi.

Baca Juga :   Miris! Dua Orang di Sumbawa Meninggal karena Rabies, Ini Pesan Pemkab Sumbawa  

Alami stres

Kucing mempunyai musim untuk melahirkan anak kucing dan itu terasa sangat penting bagi mereka. Anak kucing yang dilahirkan pada musim yang salah kemungkinan hidupnya sangat kecil.

Oleh sebabnya, induk kucing yang melahirkan pada musim yang salah akan merasa stres dan tertekan. Akibatnya, beberapa induk kucing akan tega membunuh anaknya dengan cara memakannya.

Hal ini dilakukannya agar supaya kucing dapat melahirkan kembali pada musim yang tepat.

Meningkatkan kesempatan hidup induk kucing

Untuk induk kucing yang tidak mempunyai tempat tinggal atau hidup berpindah-pindah, memakan anaknya merupakan salah satu cara bertahan hidup.

Predator ganas di luar sana akan lebih mudah menangkap induk kucing dan anaknya jika sang induk mempunyai banyak anak.

Maka dari itu, induk kucing akan mengurangi jumlah anaknya untuk mengurangi risiko dimangsa predator.

Melahirkan saat terlalu muda

Kucing yang masih terlalu muda dalam melahirkan biasanya akan mengalami stres cukup serius, stress menahun.

Hormon indukan atau naluri keibuan pada kucing yang terlalu muda belum datang sehingga si kucing lebih memilih memakan anaknya karena kebingungan.

Selain itu, suara anak kucing juga akan membangkitkan naluri berburu induk kucing yang terlalu muda.

Anak kucing sedang sakit

Anak kucing yang terlahir sakit-sakitan biasanya menjadi lemah dan parasit untuk induk dan saudaranya yang lain.

Baca Juga :   Lebih dari Setengah Ton Sampah Terkumpul di Pusat Pemerintahan Kabupaten Malinau

Sama seperti kucing yang terlahir cacat, induk kucing akan berusaha mengakhiri penderitaan yang dialami oleh anak kucing yang sakit.

Ada campur tangan manusia

Jangan pernah membantu proses kelahiran kucing dan jangan menyentuh bayi kucing yang baru lahir. Sebab, bau dari bayi tersebut akan bercampur dengan bau manusia.

Akibatnya, induk kucing akan meragukan status si anak kucing. Apakah anak kucing itu anaknya atau bukan. Jika sudah bercampur dengan bau manusia, bayi kucing akan diusir, ditinggalkan, dan parahnya dimakan oleh induknya sendiri.

Melahirkan terlalu banyak anak

Saat terlalu banyak melahirkan anak, induk akan tidak sanggup mengasuhnya, kemungkinan besar induk kucing akan memakan anaknya daripada ada anaknya yang terlantar dan tidak diurus.

Namun, induk kucing tidak akan asal memakan anaknya. Ia akan memilih anak yang paling lemah.

Mengalami feline mastitis

Feline mastitis adalah sebuah infeksi yang menyerang kelenjar susu. Infeksi ini berpotensi mengancam nyawa anak kucing karena bisa ditularkan saat mereka sedang menyusu ke induknya.

Feline mastitis juga  sangat menyakitkan bagi induk kucing dan bisa memicunya memakan anaknya sendiri.

Beberapa gejala feline mastitis yang dialami oleh induk kucing itu dapat berupa menolak untuk menyusui anaknya, keluar darah atau nanah dari payudara, anoreksia, abses, demam, juga muntah. (*)

  • Bagikan