5 Jenis Hama dan Penyakit yang Bikin Tanaman Kakao Gagal Panen

  • Bagikan
Tanaman kakao yang buahnya membusuk

Mediatani – Tanaman kakao selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas perkebunan yang memiliki harga jual yang cukup mahal. Hal ini membuat banyak masyarakat yang tertarik untuk membudidayanya.

Meski demikian, masih banyak petani kakao yang menemui banyak kendala dalam proses budidayanya, salah satunya karena serangan hama dan penyakit. Karena itu, selain mengetahui cara budidaya dan pemilihan benih yang tepat, Sobat Mediatani juga perlu tahu lho tentang jenis-jenis hama dan penyakit tanaman kakao.

Tanaman dengan nama latin Theobroma cacao L. ini rupanya termasuk mudah terserang hama dan penyakit bahkan sejak masa tunas. Supaya nggak kecewa dengan hasil panen gagal, baca dulu yuk artikel berikut sampai tuntas, yang akan menginformasikan ciri-ciri tanaman kakao saat terkena penyakit / hama.

Jenis Hama dan Penyakit Tanaman Kakao Beserta Ciri-cirinya

Tanaman kakao yang berasal dari Amerika Selatan ini sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara termasuk Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Timur, Irian Jaya, Sulawesi Tengah dan Tenggara, serta Maluku.

Nggak main-main lho, tanaman kakao di Indonesia menjadi salah satu komoditas ekspor terpenting dan bahkan berpotensi menjadikan negara ini sebagai produsen utama kakao secara global. Tapi, hal ini hanya bisa terwujud jika hama dan penyakit pada tanaman kakao seperti di bawah ini bisa diberantas.

Baca Juga :   Side Story Panen Raya, Penyerapan Bulog Terancam Tidak Optimal

1. Kanker Batang

Penyakit tanaman kakao yang satu ini mudah banget dikenali lho, karena tandanya mudah banget dilihat berupa menggelembungnya bagian cabang atau batang tanaman dan disertai dengan warna coklat gelap bahkan hampir kehitaman.

Jika dipegang, bagian ini terasa basah karena memang sudah membusuk dan jika ditekan akan mengeluarkan cairan berwarna merah -coklat mirip seperti warna karat pada besi. Kalau lapisan busuk ini dikerok misal, maka akan terlihat lapisan dalam berwarna ungu kemerahan.

2. Busuk Buah

Busuk buah ini sebenarnya bukan hanya menyerang buah kakao tapi juga bisa ke tanaman buah lainnya. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bercak-bercak coklat tua hampir kehitaman yang empuk ketika dipegang karena sudah membusuk.

Penyakit ini bukan hanya menyerang buah kakao yang besar tapi juga bisa yang masih sangat kecil lho. Bagian luar yang busuk ini sudah pasti masuk juga ke bagian dalam bahkan sampai ke bagian biji.

Baca Juga :   Panen Pertama, Gunawan Raih Untung Hingga Rp150 Juta dengan Pisang Cavendish

3. Hawar Benang

Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang menyerang bagian daun tanaman kakao, yang gejalanya berupa warna kekuningan pada daun yang lama-lama membuat daun mengering dan akhirnya rontok.

Jamur ini juga bisa menyebar ke bagian ranting dan pada tingkat yang sudah parah bisa ke bagian batang dan seluruh tanaman.

4. Kepik Penghisap Buah

Buah kakao yang diserang hama ini akan memiliki bercak-bercak coklat dan cekung dengan ukuran 2-3 mm. Kepik akan menghisap sari buah dan membuatnya menjadi kering.

5. Conopomorpha Cramerella

Hama ini biasanya hanya menyerang bagian buah yang menimbulkan gejala belang warna kuning jingga atau kuning hijau pada permukaan buah. Buah yang diserang akan memiliki lubang yang jika dibelah maka bagian biji akan terlihat berwarna hitam.

**

Kebanyakan hama dan penyakit tanaman kakao menyerang bagian buah atau daun, yang ditandai dengan perubahan warna dan tekstur, bisa menjadi kering atau malah membusuk. Solusi terbaiknya adalah mengisolasi tanaman yang terserang, langsung dipangkas, atau diberi pestisida.

  • Bagikan