Berikut 5 Cara Menanam Bawang Putih, dijamin Cepat Panen

Menanam bawang putih di rak telur

Mediatani – Tanpa disadari penggunaan bumbu dapur dan sayur bisa membuat pengeluaran rumah tangga cukup besar, terlebih bagi Anda yang hobi memasak. Salah satu bumbu dapur yang hampir digunakan di setiap olahan makanan adalah bawang putih. Harga jual bawang putih ini  terbilang cukup tinggi dibanding bumbu dapur lainnya.

Oleh karena itu, Mediatani menyarankan agar Anda menghasilkan bahan masakan tersebut dengan cara menanamnya sendiri di rumah. Selain tidak membutuhkan perawatan yang rumit, menanam bawang putih tidak perlu lahan luas atau pun medium pot berukuran besar. Anda bisa menanam bawang putih dengan medium seadanya di rumahmu

Selama Anda menjaga kelembapan udara pada media tanamnya, tanaman bawang putih berjenis tunggal maupun kating yang Anda tanam bisa tumbuh subur dan melimpah hasil panennya. Selain itu, jika  Anda tidak mau berkotor-kotoran dengan tanah, Anda bisa menggunakan air sebagai media tanamnya.

Dikutip dari Hipwee, berikut cara mudah menanam bawang putih yang bisa dipraktikkan di berbagai tempat.

Cara menanam bawang putih di pot atau polybag

Menanam bawang putih di pot polybag

Kunci dari cara menanam bawang putih di polybag yang berhasil ada pada pemilihan umbi bawang putihnya. Pastikan umbi bawang putih yang akan ditanam belum terpapar bahan kimia supaya tidak bertunas dan bisa tumbuh subur. Berikut cara menanamnya.

  • Isi pot dengan tanah dan sisakan ruang kira-kira 2 cm dari bibirnya. Tanah yang dipakai boleh dicampur dengan sedikit pasir dan juga kompos. Baiknya gunakan pot yang memiliki lubang supaya kelembapan udara di tanah cukup stabil.
  • Benamkan umbi bawang putih sekitar 10 sampai 15 cm di dalam tanah dengan posisi terbalik — ujung lancip menghadap ke atas. Kemudian letakkan pot di area yang terpapar sinar matahari langsung selama 8 jam. Kamu bisa menaruhnya di ambang jendela dapur yang sinar mataharinya nggak begitu terik.
  • Pastikan tanah cukup air dan jangan terlalu kering supaya umbi bawang putih nggak busuk dan bisa tumbuh. Setelah berumur 4 atau 5 bulan, biasanya bawang putih sudah bisa dipanen. Ciri-ciri bawang putih yang siap panen ialah ketika daun-daunnya mulai berubah warna jadi kecokelatan.
  • Setelah dipanen, gantung dan angin-anginkan dulu bawang putih selama beberapa hari supaya nggak gampang busuk dan lebih awet saat disimpan nanti.
Baca Juga  Budidaya Ikan Cupang, Peluang di Tengah Krisis

Cara menanam bawang putih dengan metode hidroponik di Ember

Hidoponik merupakan salah satu metode yang saat ini tren di dunia pertanian. Menanam bawang putih dengan metode ini cukup rumit. Namun, sudah banyak orang yang menerapkan metode ini dapat mempercepat masa panennya.

Hidroponik dengan ember

Jika sudah berhasil dengan media tanam tanah, cobalah cara menanam bawang putih dengan air atau yang populer disebut metode hidroponik. Sebenarnya, metode ini tidak sepenuhnya menggunakan air saja hingga masa panen. Anda tetap memerlukan media tanam lain seperti arang dan juga sekam untuk membantu proses pertumbuhan bawang putihnya. Berikut langkah-langkahnya.

  • Siapkan umbi bawang putih yang akan dijadikan bibit — manfaatkan bawang putih yang mulai tumbuh tunas, kemudian tanam di media air dengan bantuan kapas basah. Biarkan sampai tunasnya tumbuh sekitar 5 sampai 10 cm sebelum ditanam secara hidroponik.
  • Lubangi wadah kemudian tutup dengan kain flanel dan buat sumbu penyerapan airnya. Masukkan nutrisi hidroponik berupa cairan bawang putih ke dalam wadah.
  • Campur tanah dengan pupuk kompos, sekam, dan arang menggunakan perbandingan 1:1:1. Letakkan campuran ini di botol bagian atas wadah yang sudah tertutup flanel.
  • Masukkan benih bawang putih ke dalam lubang botol dan tutupi dengan campuran media tanam. Padatkan tanahnya supaya benih bisa berdiri kokoh.
  • Sirami benih saat tanah mulai kering, pastikan bawang putih mendapat sinar matahari cukup minimal 6 jam sehari. Jika larutan berkurang, segera isi lagi. Setelah berumur 90 sampai 120 hari, bawang putih siap dipanen.

Metode hidroponik dengan menggunakan botol air mineral

Menanam bawang putih dengan botol air mineral

Supaya cara menanam bawang putih di botol mineral bisa berhasil, Anda mesti memotong sedikit bagian atas botolnya dan membuat lubang kecil di sekelilingnya. Trik tersebut juga berlaku jika Anda ingin mencobanya di gelas air mineral. Gelas yang telah  dilubangi dan dipotong, selanjutnya dibalik dan isi dengan media tanam. Praktikkan langkah-langkah berikut.

  • Simpan bawang putih di dalam kulkas selama 7 sampai 14 hari atau hingga tumbuh tunas. Setelah akarnya muncul, letakkan di atas tisu yang sudah dibasahi lalu taruh di wadah kecil. Buang dan ganti air wadah setiap hari agar tunas bawang putih tidak mengalami pembusukan.
  • Campur tanah dan kompos lalu masukkan ke dalam potongan botol bagian atas. Kemudian balik dan tempatkan di potongan botol bawah yang sudah diisi air pupuk.
  • Benamkan tunas bawang putih sedalam 3 sampai 5 cm. Jaga kelembapan tanah dan pastikan jangan terlalu basah ataupun kering. Seminggu sekali, semprot bawang putih dengan pupuk kompos cair.
  • Jika ada hama yang tumbuh di sekitarnya, segera bersihkan. Kalau daun bawang sudah mulai menguning kecokelatan, itu tandanya umbi bawang putih siap dipanen. Setelah dipanen, jemur dulu bawang putih selama beberapa saat agar terhindar dari pembusukan.
Baca Juga  Urban Farming, Kesenangan yang Menjadi Cuan

Hidroponik dengan menggunakan paralon

Tanam bawang putih hidroponik

Sebenarnya, cara menanam bawang putih di paralon ini hampir sama dengan di botol. Prosesnya pun mirip dengan cara tanam hidroponik. Dibanding botol, penggunaan media tanam paralon sebenarnya lebih rumit. Tapi cara ini dapat dimanfaatkan untuk menanam banyak bawang sekaligus. Berikut cara menanamnya.

  • Siapkan paralon berukuran minimal 2,5 sampai 3 inci supaya pertumbuhan umbi lebih optimal. Lubangi paralon dengan diameter 5 sampai 6 cm dan jarak antar lubang 10 cm.
  • Gunakan tanah subur dengan humus atau campur saja tanah dengan pupuk organik, sekam, serbuk kayu, pupuk NPK+SP36, dan EM4. Tutup tanah dan diamkan selama 7 hari sampai bahan organik terurai.
  • Masukkan tanah campuran ke paralon lalu tata bertingkat di area yang cukup lembap.
  • Gali sedikit tanah di tengah paralon, lalu tanam bibitnya dengan posisi tunas menghadap ke atas. Lakukan penyiraman lalu susul dengan pupuk seminggu setelahnya. Setelah berumur 4,5 bulan, biasanya bawang siap dipanen.

Cara menanam bawang putih di rak telur

Cara menanam bawang putih di tempat telur adalah metode yang paling mudah. Bahkan, tanaman bawang putih bisa dipastikan jauh dari hama. Cukup isi cekungan tempat telur dengan tanah yang sudah diberi nutrisi hidroponik, kemudian letakkan bawang putih yang sudah mulai tumbuh tunas di atasnya.

Menanam bawang putih di rak telur

Karena media tanamnya lebih lembap, baiknya bawang putih jangan langsung disiram. Setelah proses tanam, diamkan dulu selama 3 hari baru lakukan penyiraman setiap dua hari sekali. Untuk masa panen, waktunya sama dengan metode hidroponik lainnya.

Selamat mencoba

 

 

 

 

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru