Beternak Ayam Petelur 100 Ekor Skala Rumahan, Hanya 6 Tahap Saja

  • Bagikan
Ilustrasi. Peternakan Ayam/IST

Mediatani – Beternak ayam petelur skala rumahan dapat kamu mulai dengan jumlah 100 ekor ayam, lho. Untuk bisnis pun jumlah ini tak masalah karena bisa menghasilkan hasil yang lumayan.

Namun jika kamu beternak kurang dari 100 ekor, sebaiknya ternak ayam ini hanya untuk konsumsi pribadi saja karena hasilnya kurang maksimal.

Nah, agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, peternak harus tahu bagaimana cara beternak dengan baik dan benar.

Hal itu dikarenakan ayam petelur ini tidak bisa diternakkan dengan cara yang apa adanya, ya! Peternak harus memiliki skill dan pengetahuan yang cukup tentang seluk-beluk ayam petelur.

Bagi kamu yang pemula, ada beberapa tips ternak ayam petelur 100 ekor skala rumahan yang bisa dilakukan sebagaimana berikut ini;

Lokasi yang Tepat

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh peternak ayam petelur adalah pilihlah lokasi yang tepat.

Lokasi ini pun sebaiknya harus dipertimbangkan dengan baik sebab akan dilakukan di lingkungan rumah.

Tujuan mempertimbangkan lokasi rumah untuk beternak ayam ini supaya peternakan ayam tersebut tidak mengganggu aktivitas yang dilakukan anggota keluarga di dalam rumah.

Bisa di sudut halaman belakang rumah yang mana jauh dari hiruk pikuk tamu yang datang ke rumah ataupun anggota keluarga itu sendiri.

Baca Juga :   Limbah Medis Masker Sekali Pakai Ancam Habitat Hewan, Simak Solusi Mengatasinya

Kandang yang Tepat

Kandang yang digunakan untuk ternak ayam petelur 100 ekor ini tidak boleh asal, ya. Itu semua agar supaya higienitas dan kebersihannya terjaga.

Untuk kandang ayam petelur 100 ekor skala rumahan pilihlah yang berkualitas tinggi, tahan lama, awet, dan anti karat.

Bentuk kandangnya ini jenis baterai lebih disarankan. Kandang jenis ini akan membuat posisi kandang bertumpuk secara vertikal sehingga bisa memuat banyak ayam petelur yang akan diternakkan.

Pakan yang Tepat

Ayam petelur dan juga broiler sebagian besar biayanya digunakan untuk pembelian pakan. Kamu, sebagai peternak harus bisa melakukan manajemen pakan yang tepat supaya biaya produksi tidak membengkak.

Jenis pakannya juga harus disesuaikan dengan periode ayam tersebut sebab setiap periode memiliki jenis pakan dengan takaran nutrisinya masing-masing.

Selain itu buatlah pakan bekerja secara efisien. Banyak peternak yang mengeluhkan jika pemberian pakan sudah maksimal namun hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu produktivitas telur rendah dan lain sebagainya.

Produktivitas rendah meski kebutuhan pakan tercukupi bisa jadi dikarenakan pakan yang tidak bekerja secara efektif dan efisien.

Pemerataan Pakan

Berat ayam petelur yang tidak merata akan menyebabkan produktivitas telur juga tidak merata ada yang tinggi dan rendah.

Baca Juga :   Fapet Unhas Bahas Manajemen Breeding Kambing, Dekan: Peternakan Kambing Cepat Pulihkan Eknomi

Dalam menghindari produktivitas yang tak merata itu, peternak harus bisa memeratakan pakan sehingga semua ayam pakannya tercukupi dengan baik.

Vaksin dan Vitamin

Ayam petelur memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Oleh karena itu vaksin dan vitamin ini memiliki peranan yang penting untuk kesuksesan ternak ayam petelur yang digeluti.

Tanpa vaksin dan vitamin, ayam petelur akan mudah sakit karena tidak memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Jika sudah terkena penyakit penyebaran penyakitnya akan cepat sekali.

Timbang Bobot Ayam

Sebelum masa panen, penting bagi kamu, peternak pemula untuk menimbang bobot ayam setiap minggunya.

Hal itu bertujuan supaya peternak tahu apakah selama ini pertumbuhan dan perkembangan ayam sudah efektif atau belum.

Jika bobotnya kurang dari standar peternak bisa melakukan evaluasi apakah ada yang salah dengan cara yang ia terapkan selama ini.

Jika ada yang salah tentu belum terlambat untuk memperbaikinya sehingga penimbangan bobot ayam setiap minggu ini sangat penting untuk dilakukan peternak.

Demikianlah beberapa cara ternak ayam petelur 100 ekor skala rumahan yang bisa dilakukan, semoga sukses bagi kamu peternak pemula. (*)

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani