Buat Pakan Alternatif Kalkun, Pemuda Kudus Budidaya Tanaman Azolla di Saluran Irigasi

  • Bagikan
Pemuda Kudus Manfaatkan Saluran Irigasi untuk Budidaya Tanaman Azolla (Foto: Solopos.com)
Pemuda Kudus Manfaatkan Saluran Irigasi untuk Budidaya Tanaman Azolla (Foto: Solopos.com)

Mediatani – Tanaman Azolla mungkin belum familiar di masyarakat baik di kalangan petani ataupun peternak. Tanaman jenis pakuan ini ternyata punya banyak manfaat, salah satunya dapat dijadikan pakan alternatif unggas.

Mengetahui banyaknya manfaat pada tanaman Azolla ini, pemuda di Desa Undaan Tengah, memanfaatkan saluran irigasi sebagai tempat budidaya tanaman Azolla.

Hal itu dilakukan untuk menyediakan pakan kalkun yang banyak diternakkan oleh masyarakat di Desa Undaan Tengah. Masyarakat di desa yang terletak Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ini memang dikenal banyak yang beternak ayam kalkun.

Tanaman Azolla sendiri merupakan tanaman yang kaya akan kandungan nutrisi yaitu protein yang mencapai 20%, vitamin A, B12 dan beta karoten, serta mineral.

Penggunaan Azolla sebagai pakan alternatif ternak dapat mengurangi sebagian biaya pakan. Tanpa harus melakukan pengolahan, tanaman Azolla ini dapat langsung diberikan kepada ternak unggas seperti kalkun dengan jumlah sebanyak 20-30% dari kebutuhan pakan.

Baca Juga :   Sosok Kades Sukorejo Kreatif Sukses Beternak 100 Ekor Kambing Perah

Pemuda Gang 3, Desa Undaan Tengah, Muhammad Syaroful Anam mengatakan bahwa saluran irigasi yang diubah menjadi tempat budidaya tanaman Azolla ini berada di gang 3 Undaan Tengah.

Ada dua lokasi yang dimanfaatkan untuk budidaya budidaya azolla dan masing-masing berukuran setengah hektare. Kedua saluran irigasi tersebut mulanya dipenuhi dengan eceng gondok.

“Karena banyak eceng gondok yang terlihat, sehingga pemuda berinisiatif mengembangkan budidaya tanaman Azolla untuk memenuhi pakan kalkun di wilayahnya. Selain budidaya Azolla, ada juga membuat yang membuat kolam ikan ditengah pandemi Covid-19 ini,” kata Anam dikutip dari detik.com, Minggu, (24/10).

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Undaan Tengah, Dedi Arysanto mengatakan bahwa budidaya tanaman Azolla dan benih ikan di saluran irigasi tersebut murni ide dari pemuda. Budidaya ini diharapkan mampu menambah ekonomi warga setempat.

“Ini memang ide dari pemuda Undaan Tengah gang 3 bisa bekerja sama dengan Universitas Diponegoro Semarang (Undip). Berharap bisa menjadi pemberdayaan masyarakat sehingga bisa menambah nilai ekonomi warga,” ungkap Dedi

Baca Juga :   Modal Listrik, Fauzi Tetaskan Ratusan Kalkun dengan Omzet Rp 5 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak 

Dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip Semarang, Bambang Sulistiyanto, menambahkan pada saluran irigasi tersebut tanaman azolla dibudidaya bersama ikan nila sebanyak 5.000.

“Kita siapkan ikan 5 ribu nila merah. Harapannya tiga bulan bisa panen. Dua bulan penjarangan sehingga 3 bulan bisa maksimal. Untuk pakan kita pakai buatan, tapi setelah itu ambilkan Azolla,” jelas Bambang dikutip dari news.detik.com.

Menurutnya, tanaman Azolla merupakan tanaman jenis paku yang hidup di air dan baik untuk menambah pakan hewan ternak jenis unggas, salah satunya ayam kalkun.

“Azolla sejenis paku air ini cepat tumbuh dan dua minggu sudah bisa panen. Sekitar 25-30 persen untuk sumber pakan ayam,” sambung Bambang.

Bambang berharap dengan adanya tanaman Azolla tersebut, kebutuhan pakan kalkun di Desa Undaan Tengah dapat terpenuhi. Tak hanya itu, perekonomian warga pun dapat meningkat karena juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani