Home / Inspiratif

Jumat, 12 Juni 2015 - 14:25 WIB

Cara Membuat Benih Dan Bibit Cabe Sendiri

MediaTani – Cabe merupakan tanaman yang buahnya dikenal sebagai bumbu masak yang berfungsi memberi rasa pedas. Bagi pencinta masakan pedas, tidaklah lengkap rasanya jika tidak ada sambel atau cabe yang dikandung oleh masakan tersebut. Rutinitas mengonsumsi cabe kadang disiasati dengan menanam cabe di pekarangan sekitar rumah. Bibit yang digunakan pun kadang dari sisa konsumsi di rumah tangga tersebut.

Bibit Tanaman Cabe Siap Tanam

Bibit tanaman cabe berasal dari biji cabe. Selain dapat diperoleh dari sisa konsumsi, benih cabe pun banyak dijual di pasaran seperti toko tani. Perlu anda ingat bahwa kualitas bibit yang akan anda gunakan sangat ditentukan dari mana indukan benih tersebut. Untuk lebih amannya, belilah bibit cabe dengan merek yang dakui kualitasnya.

Tentu saja harganya mahal, apalagi jika hanya untuk ditanam di pekarangan rumah, sangat sayang benihnya terlalu banyak. Untuk itu jika anda ingin memperbanyak tanaman cabe dari tanaman yang anda punya sebelumnya, perhatikanlah keseragamannya. Misalnya, tinggi tanaman, bentuk batang, bentuk daun, ukuran buah, serta produksinya bagus.

Baca Juga :   Sayur Mayur Kabupaten Gowa Tembus Pasar Kalimantan

Cara membuat bibit tanaman cabe di rumah

  • Petik beberapa buah cabe yang betul-betul tua atau matang, warna buah sangat merah yang berasal dari tanaman yang sehat, bebas dari penyakit.
  • Sayatlah buah cabe tersebut secara hati-hati, jangan sampai merusak biji cabe apalagi melukai tangan anda.
  • Kumpulkan biji tersebut lalu bersihkan dari daging buah dan sebagainya.
  • Rendam biji tersebut ke dalam air, pilihlah biji yang tenggelam saja.
  • Tiriskan atau kering anginkan biji yang terpilih tadi, jangan sampai terkena sinar matahari langsung.
  • Jika biji cabe tersebut telah benar-benar kering, maka berarti biji tersebut sudah siap untuk disemaikan.

Cara Menyemai Benih Cabe

  • Ambil beberapa lembar Tissu atau kapas, lalu letakkan dalam sebuah wadah seperti baskom atau sejenisnya.
  • Basahi tissue atau kapas tersebut seadanya.
  • Letakkan benih cabe di beberapa titik yang terpisah di atas tissu atau kapas tadi. (jika menggunakan tissue, tutuplah tambah lapisan tissue di atas benih yang digunakan)
  • Tutuplah wadah tadi, lalu simpan di tempat yang sejuk. Anda bisa menyimpannya dalam lemari pendingin (bukan freezer) selama beberapa hari hingga benih berkecambah.
  • Pilihlah kecambah yang paling sehat lalu pindahkan ke pembibitan.
Baca Juga :   Mengenal Tanaman Durian Belanda yang Kaya Manfaat

Cara Pembibitan dan Penanaman Tanaman Cabe

  • Siapkan media pembibitan berupa tanah gembur atau anda bisa menggunakan arang sekam. Simpan dalam wadah polybag atau yang berfungsi sama (pot, kaleng bekas, dll)
  • Letakkan benih yang telah berkecambah tadi di atas media.
  • Jika tidak menggunakan polybag maka berilah jarak antara benih cabe di atas media tadi.
  • Simpan di tempat ternaungi.
  • Tunggu beberapa hari, setelah terbentuk batang dan daun secara utuh, berarti bibit cabe anda sudah siap ditanam. Kebanyakan petani menanamnya saat telah muncul minimal tiga helai daun utuh.
  • Penanaman dilakukan dengan menggali lubang tanam sedalam 10 cm dengan diameter sekitar 7 cm.
  • Tanam bibit tersebut dan beri naungan sampai tanaman tersebut dapat beradaptasi (tidak layu dan mati).

Selamat mencoba, dan selamat berkebun cabe di rumah anda.

Share :

Baca Juga:

Inspiratif

Kisah Inspiratif! Sukses Beternak Ayam Chabo, Ayam Kate dari Negeri Sakura 
Kontes Burung

Inspiratif

Jenis Burung Kicau Yang Sering Disertakan Dalam Kontes

Inspiratif

Anggaran Pertanian Meningkat Namun Kebijakan Tumpang Tindih

Berita

Terdampak Pandemi? 4 Bisnis Ternak Serangga Ini Bisa Dicoba, Omzetnya Gak Main-main

Inspiratif

Pengertian Tanaman Hias

Inspiratif

Petani Sukabumi Kembangkan Gac, Buah yang Katanya Dari Surga

Inspiratif

Inilah Daerah-daerah Penentu Swasembada Pangan

Inspiratif

Trend Batu Akik Bakal Senasib Tanaman Atthurium