Ingin Belajar Budidaya Selada Hidroponik? Begini Caranya

  • Bagikan
Ilustrasi: Selada yang ditanam secara hidroponik

Mediatani – Selada (Lactuca sativa) menjadi tanaman sayuran yang kini semakin banyak digemari orang. Tanaman ini juga begitu populer di dunia hidroponik karena mampu tumbuh dengan sangat cepat dan cukup mudah untuk dirawat.

Baca Juga :   Cara Menggunakan Pestisida Yang Baik dan Benar

Selada dapat ditanam di semua sistem hidroponik, termasuk NFT, Aeroponik, Ebb and Flow, serta sistem hidroponik lainnya. Sayuran ini juga sangat cocok untuk orang-orang yang baru memulai menanam dengan sistem hidroponik.

Idealnya, selada mampu tumbuh di rumah kaca dengan memperhatikan kondisi lingkungannya. Bibit selada akan tumbuh setelah dua minggu fase penanaman. Tanaman selada sendiri dapat dipanen pada usia tanam 45-50 hari setelah tanam (HST).

Dilansir dari brilio.net, berikut cara membudidayakn selada menggunakan sistem hidroponik.

1. Persiapan Benih

Langka pertama adalah persiapan benih. Benih selada yang sudah disiapkan terlebih dahulu disemai dalam suatu wadah seperti keranjang atau nampan. Kemudian basahi media. Selanjutnya tanam benih selada satu per satu. Setelah empat hari, benih selada akan mulai tumbuh dan dapat dipindahkan ke media lain.

2. Menanam Selada dengan Sistem Sumbu

Pasang sumbu yang terbuat dari kain flanel ke media tanam. Semai bibit selada secara perlahan sampai media penuh. Buat juga campuran larutan nutrisi hidroponiknya. Setelah itu, tata selada hidroponik di area yang teduh selama 3 hari. Beri bibit selada asupan cahaya matahari secara bertahap.

3. Beri Jarak Tanam pada Setiap Tanaman

Untuk memudahkan dalam merawat serta memperoleh nutrisi yang cukup, beri selada ruang yang bebas dengan cara memberi jarak pada setiap tanaman. Jarak ideal untuk selada hidroponik adalah 25 x 25 cm. Dalam satu peralon atau media, bisa dipakai untuk menanam sebanyak 6 buah selada.

4. Dosis PPM Larutan Nutrisi

Larutan nutrisi untuk selada hidroponik diberikan secara bertahap. Pemberian nutrisi bisa disesuaikan berdasarkan umur dari selada tersebut. Saat berumur 1 sampai 7 HST, beri dosis nutrisi rendah sekitar 500 – 600 ppm.

Naikkan dosis menjadi 700 ppm ketika selada sudah berusia 10 – 16 HST. Ketika sudah mencapai umur 21 HST, dosis nutrisi kembali dinaikkan menjadi 900 – 1000 ppm. Dan jika sudah berusia lebih dari 22 HST diberi nutrisi dengan dosis 900 – 1200 ppm.

5. Panen Selada

Selada hidroponik yang dirawat dengan baik dapat dipanen pada selang 30 – 40 HST. Namun, hal ini bersifat fleksibel, yang artinya selada bisa lebih cepat panen dan bisa juga sedikit molor. Lama panen selada tergantung pada sistem hidroponik apa yang digunakan.

6. Cara Merawat Selada Hidroponik

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merawat selada:

A. Suhu

Suhu yang dibutuhkan bagi selada hidroponik yaitu berkisar antara 68-75° F (20-23° C). Hindari suhu melebihi 77° F (25° C) karena dapat merusak perkembangan selada.

B. pH

pH media tanam yang ideal untuk menanam selada hidroponik yaitu berkisar antara 5.5 – 6.0.

C. Pencahayaan

Untuk pencahayaan, beri setidaknya 10 – 14 jam cahaya dengan intensitas cukup rendah. Sebaliknya, jika selada ditumbuhkan di bawah sinar matahari penuh, akan menyebabkan daun selada menjadi pahit.

  • Bagikan