Jadi Jutawan dengan Bisnis Budidaya Burung Walet, Layak Dicoba!

  • Bagikan
Sarang walet

Mediatani – Budidaya burung walet menjadi salah satu bisnis yang berpotensi besar. Hal ini karena semakin banyak masyarakat yang paham bahwa burung walet ternyata mampu menyembuhkan penyakit. Permintaan yang terus meningkat di pasaran, juga membuat bisnis ini menjamur dimana-mana.

Prospek Usaha Budidaya Burung Walet

Tidak bisa dipungkiri bahwa prospek usaha budidaya ini sangatlah menjanjikan, hal ini disebabkan hampir semua bagian burung walet kini bisa dijual. Bukan hanya sarangnya saja, namun air liur hingga kotoran burung walet juga laku di pasaran.

Disisi lain sarang burung walet juga cenderung memiliki harga yang stabil, bahkan ia terus mengalami kenaikan seiring berjalannya waktu. Begitu pula dengan air liur, kotoran, telur, ataupun burung waletnya sendiri memiliki harga yang sangat mahal.

Cara dan Tahapan Budidaya Walet

Untuk bisa melakukan budidaya dari awal hingga panen, Sobat Mediatani harus melalui tahapan atau proses yang cukup panjang. Oleh karena itu jangan sampai salah agar hasil yang didapatkan sesuai dengan keinginan.

Baca Juga :   Aplikasi Agribisnis Agrokompleks, Inovasi Baru dari Kabupaten Sidrap

1. Membuat Kandang Burung Walet

Tahapan paling awal ialah dengan membuat kandang burung walet, dimana kandang itulah yang akan menjadi tempat burung walet membuat sarang, melakukan perkawinan, hingga bertelur. Namun membuat kandang ini tidaklah mudah.

Ada banyak sekali hal yang mesti diperhatikan, mulai dari ukuran kandang, ventilasi udara, kelembapan udara, hingga tempat-tempat burung walet membuat sarang. Ukuran kandang yang sesuai biasanya sekitar 10×10 meter untuk 1.000 burung.

2. Memberikan Pakan

Biasanya burung walet dapat mencari makanan sendiri diluar, namun tetap berilah makanan agar burung terpenuhi semua kebutuhannya. Disini selain memberi pakan bisa juga berilah tambahan vitamin atau nutrisi untuk burung walet.

Pakan burung walet sangatlah banyak, mulai dari biji-bijian, ulat dan larva, ataupun berupa pelet. Pakan ini bisa diberikan satu atau dua hari sekali sebagai tambahan nutrisi saja untuk burung walet tersebut.

3. Tahapan Perkawinan Burung Walet

Saat musim kawin burung walet akan mencari pasangannya sendiri, dimana Sobat Mediatani tidak perlu melakukan apa-apa. Namun usahakan sediakanlah makanan lebih banyak serta air agar burung walet tidak kekurangan cairan.

Baca Juga :   Bisa Dicoba di Rumah, Cara Menanam Kelengkeng Dalam Pot

Selain itu buatlah tempat khusus untuk meletakkan telur, akan tetapi hal itu tidak wajib. Mengingat burung walet biasanya akan meletakkan telurnya di sarang.

4. Cara Memanen Sarang Burung Walet

Setelah usia burung walet mencapai 12 minggu atau 3 bulan, maka sarang siap untuk dipanen. Caranya sendiri sangatlah mudah, dimana ambillah sarang saat burung sedang tidak ada atau waktu yang paling tepat ialah saat siang hari.

Usahakan pula untuk mengambil sarang burung walet sesaat setelah telur walet menetas, karena pada saat inilah sarang masih segar dan juga telah. Sedangkan burung walet juga bisa berkembangbiak menjadi lebih banyak.

**

Usaha budidaya burung walet tidaklah mudah dilakukan, tetapi bila ditekuni secara konsisten. Maka tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis ini dapat menjadi penghasilan utama bagi Sobat Mediatani nantinya.

  • Bagikan