Home / Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 17:23 WIB

Jaga Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi, Mentan Dorong Urban Farming di Jakarta

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi sawah abadi milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta di Kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi sawah abadi milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta di Kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020).

Mediatani – Derasnya pembangunan kota dan alih fungsi lahan di Jakarta hampir membuat kota metropolitan ini tidak lagi mempunyai produksi pertanian. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempertahankan sawah abadi yang masih ada di Jakarta.

“Karena itu, ke depan pilihan komoditinya jangan hanya padi. Akan tetapi petani didorong menanam sayur, jagung dan komoditas yang lain. Nah ini harus ada bibit yang bagus, agar hasilnya juga bisa dirasakan masyarakat,” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi sawah abadi milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, di Kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020).

Syahrul mengapresiasi masih bertahannya lahan di tengah perkotaan Jakarta, bahkan menurutnya pertanian kota memiliki potensi besar untuk berakselerasi, sebab urban farming atau pertanian di perkotaan hanya memerlukan sentuhan mekanisasi dengan dukungan benih dan bibit berkualitas, serta asupan pupuk yang cukup.

Baca Juga :   Wujudkan Pertanian Kota, Mentan Harap Swasta Jadi Inisiator Utama

“Intinya kalau kemaren pertanian hanya ada di desa. Maka sekarang kita perkuat pertanian di kota,” katanya.

Mentan mengaku akan membangun koordinasi dengan semua pihak, termasuk dengan pemerintah provinsi. Langkah ini perlu dilakukan untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat Jakarta.

“Sekarang itu yang harus menyiapkan lahannya adalah Pak Gubernur. Yang menyiapkan petaninya adalah Pak Walikota. Kemudian yang siapkan programnya adalah Kementan. Jadi kita harus duduk bersama-sama,” katanya.

Pertanian perkotaan saat ini sangat potensial di tengah pandemi, menurut Mentan pemanfaatan pekarangan dan sisi bantaran sungai dapat dimanfaatkan. Bahkan setiap keluarga pun dapat memenuhi pangan sendiri, dan menghasilkan pendapatan.

Baca Juga :   Pemprov DKI Jakarta Resmi Luncurkan Agro Eduwisata Ragunan

“Kementan punya Program Pekarangan Lestari atau P2L, dan ini sangat cocok bagi masyarakat Jakarta. Setidaknya kajian kami bisa menghasilkan 500 ribu per bulan. Ini menjanjikan bagi ekonomi rakyat,” jelas Mentan.

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas KPKP DKI Jakarta Mujiati menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan Menteri Pertanian terhadap area tanam DKI Jakarta. Menurut dia, lahan pertanian sawah abadi mencapai 5.45 hektare, dengan area yang sudah ditanami sekitar 3 hektare.

“Sedangkan luas lahan sawah di Kebun Ujung Menteng mencapai 3 hektare dengan area yang ditanami sekitar 1,7 hektare,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

HIPMI Dorong Para Pengusaha Muda Terjun Langsung di Bisnis Pertanian
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam Kegiatan Uji Coba Bahan bakar B100 di Kementerian Pertanian. Senin 15/4/2019

Berita

Kementerian ESDM Dukung UJi Coba B100 Yang Dilakukan Kementan

Berita

Kementan Alokasikan Anggaran Rp 1.8 Triliun untuk Tangani Pandemi Covid-19

Berita

Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jadi Harapan Bagi Petani

Berita

Tingkatkan Kinerja Kearsipan, BKP Kementan Selenggarakan Bimtek

Nasional

Jaga Produktivitas Perkebunan di Tengah Perubahan Iklim, Kementan Terapkan Sistem Pertanian Konservasi

Nasional

Korporasi Benih Padi Buktikan Kualitas Hasil Panen di Kabupaten Barru

Berita

Swasembada Kentang, APBK JABAR: Program Kendalikan Impor Pak Amran Tercapai