Jangan Sampai Salah, Ini Jenis dan Cara Aplikasi Pupuk untuk Tanaman Hidroponik

  • Bagikan
Sumber foto: https://www.kompas.com/

Mediatani – Hidroponik saat ini menjadi metode menanam yang cukup diminati, terutama bagi para pegiat tanaman organik. Tanpa perlu menggunakan media tanah, asalkan ada air, metode ini sudah bisa diterapkan dan tidak memerlukan lahan yang luas.

Bayu Widhi Nugroho merupakan seorang praktisi dan pemilik akun YouTube HIDROPONIKPEDIA  yang telah berhasil mengembangkan metode hidroponik.

Dia mengatakan, hidroponik hanya merupakan cara menanam dengan metode yang berbeda, tanpa membuat tanaman tersebut memiliki kualitas yang berbeda seperti yang ditanam di tanah.

“Hidroponik lebih mengacu pada sistem tanam, bukan sebuah grade atau mungkin sesuatu yang bisa membuat tanaman memiliki kualitas berbeda dengan yang ditanam di tanah. Semua tanaman bisa pakai hidroponik,” katanya, dilansir dari Kompas.com, Kamis (23/6/2022).

Bentuk Pupuk untuk Tanaman Hidroponik

Dalam metode penanaman tradisional, pupuk tersedia dalam berbagai bentuk, seperti bulir kristal baik yang berukuran besar maupun kecil, cair, halus seperti tepung atau bubuk, hingga tanah gembur.

Lantas, seperti apa pupuk untuk tanaman hidroponik?

Bayu menjelaskan, pupuk untuk tanaman hidroponik biasanya tersedia dalam bentuk bubuk yang kemudian diencerkan saat hendak mengaplikasikannya. Sementara pupuk dalam bentuk cair masih jarang tersedia.

“Pupuk dalam bentuk bubuk. Nanti diencerkan saat ingin menanam hidroponik. Jenis pupuk cair memang ada yang jual, tetapi jarang. Kebanyakan dalam bubuk,” jelas Bayu.

Adapun jenis pupuk yang biasanya digunakan dalam metode tanam hidroponik adalah nutrisi AB Mix. Pupuk ini umumnya tersedia dalam dua bentuk yang kemudian dilarutkan secara bersamaan, yaitu dalam bentuk bubuk dan bulir-bulir kecil.

Baca Juga :   Perbedaan Berbagai Jenis Buah Mangga Lokal

Pupuk AB Mix sendiri mengandung unsur makro hara dan unsur mikro hara. Unsur makro hara itu adalah nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan magnesium (Mg). Sementara untuk unsur hara mikro yaitu besi (Fe), tembaga(Cu), dan khlor (Cl).

Cara Memberikan Pupuk ke Tanaman Hidroponik

Dilansir dari akun YouTube HIDROPONIKPEDIA, untuk pemberian pupuk sendiri tidak bisa dengan mencampur kemasan A dan B yang terdapat dalam bungkus nutrisi AB Mix secara langsung. Berikut cara melarutkan nutrisi AB Mix sebagai pupuk untuk tanaman hidroponik.

  • Larutkan Kemasan A dan B

Untuk nutrisi ab mix yang berukuran 0,5 liter, siapkan dua cangkir ukur berukuran 0,5 liter. Masing-masing cangkir tersebut digunakan untuk melarutkan kemasan A dan B.

Tuangkan semua isi kemasan A ke salah satu cangkir ukur dan tuangkan air ke cangkir yang sama sebanyak 250-300 ml, kemudian aduk hingga merata.

Setelah itu, tambahkan bungkus lainnya untuk kemasan A  lalu aduk hingga merata. Umumnya, setiap kemasan A dan B pada nutrisi AB Mix akan memiliki bungkus lain di dalamnya. Pastikan tidak ada endapan.

Setelah itu, tambahkan air hingga mencapai titik 500 ml dan aduk kembali, kemudian masukkan ke botol yang sudah diberi tanda “A”.

Baca Juga :   Pantas Saja Singkirkan Coca-Cola, Ini 5 Pola Diet Cristiano Ronaldo

Lakukan hal yang sama untuk kemasan B pada cangkir ukur lain yang telah disiapkan. Namun untuk kemasan B, langsung tuangkan air sebanyak 500 ml dan seluruh isi dalam bungkus B. Aduk hingga merata dan masukkan ke botol yang sudah diberi tanda “B”.

  • Masukkan Nutrisi AB Mix ke Dalam Air Hidroponik

Setelah nutrisi ab mix siap untuk digunakan, siapkan air sebanyak 2 liter. Jumlah ini dimaksudkan untuk menciptakan air nutrisi dengan tingkat kepekatan sebesar 800 parts per million (ppm). Tuangkan 5 – 10 ml isi botol A ke dalam air.

Lakukan hal yang sama dengan isi botol B. Setelah itu, Aduk air agar campuran botol A dan B merata. Untuk memastikan tingkat kepekatan air telah sesuai, ukur menggunakan alat khusus. Alat untuk mengukur tersebut bisa diperoleh melalui situs jual beli daring.

Jika tingkat kepekatan melebihi dari target ppm yang telah ditentukan, tambahkan air pada campuran tersebut. Jika kurang dari target, tambahkan lagi isi botol A dan B ke dalam air dengan takaran yang sama.

Apabila tingkat kepekatan air sudah sesuai dengan target, maka air nutrisi tersebut dapat langsung dituangkan ke dalam wadah tanaman hidroponik.

**

Demikian uraian tentang jenis pupuk dan cara mengaplikasikannya untuk tanaman hidroponik. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.

  • Bagikan