Home / Berita / Nasional

Selasa, 5 Desember 2017 - 16:51 WIB

Jelang Akhir Tahun, Harga Pangan Stabil

ANTARA FOTO/Maulana Surya/pd/16.

ANTARA FOTO/Maulana Surya/pd/16.

Mediatani.co — Menjelang tahun baru, biasanya harga kebutuhan pokok masyarakat akan mengalami kenaikan. Namun Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menjamin stok dan harga pangan serta kebutuhan pokok lainnya dalam kondisi aman.

“Masyarakat tidak  perlu khawatir terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Insya Allah semuanya aman,” kata Agung.

Menurut Agus, di bulan November dan Desember kebutuhan 11 komoditas pangan terlihat baik. Secara nasional produksi beras melebihi kebutuhan kecuali daging sapi. Ia menambahkan, produksi beras di bulan November mencapai 2,6 juta ton sementara kebutuhan konsumsi hanya sekitar 2,3 juta ton. Pada periode Desember produksi beras 2,51 juta ton dan konsumsi hanya 2,50 juta ton.

Baca Juga :   Kacaunya Adminduk, Pendataan Kartu Tani Terhambat

“Untuk komoditi bawang merah di periode November produksi 103 ribu ton, konsumsi 93 ribu ton. Desember produksi 107 ribu ton dan konsumsi 99 ribu ton. Sementara itu cabai rawit di bulan November produksi 78 ribu ton, konsumsi 72 ribu ton. Di bulan Desember produksi cabai merah mencapai 80 ribu ton dan konsumsi 73 ribu ton,” tukasnya.

Sementara itu komoditi jagung memproduksi hingga 1,49 juta ton di bulan November dengan kebutuhan konsumsi hanya 1,46 juta ton. Di bulan Desember produksi jagung mencapai 1,47 juta ton, sementara konsumsi hanya 1,43 juta ton.

“Untuk daging sapi, kami akui memang masih minus,” jelas Agung.

Untuk menjamin stok pangan dan stabilitasi harga, menurutnya, pemerintah telah melakukan beberapa kali pertemuan yang dihadiri seluruh stakeholder, termasuk pedagang. Namun demikian, ada beberapa  provinsi yang perlu dilakukan pegawasan secara khusus.

Baca Juga :   Aktivitas Merapi Meningkat, Ternak-ternak Warga pun Mulai Didata

“Kalau sudah ada jaminan dari pedagang, ini sangat membanggakan. Daerah-daerah yang akan merayakan Natal perlu kita lakukan pemantauan, seperti Kalimantan Barat, Maluku, Maluku Utara,  NTT, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Lebih lanjut Agung mengimbau  agar masyarakat untuk tetap tenang karena untuk kebutuhan daging sapi, pemerintah telah mengimpor 50 ribu ton daging. Hal ini meningat kebutuhan konsumsi daging sapi masyarakat Indonesia mencapai 50 ribu ton. Sementara itu, produksi dalam negeri hanya sekitar 32 ribu ton saja.

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Sial Nasib Petani Ini, Uang Simpanan Sebanyak Rp 4 Juta Dimakan Rayap
Pembicara media gathering IFADS 2019

Berita

Cara Memenuhi Kebutuhan Pangan 300 Juta Penduduk Indonesia di Tahun 2030
menteri pertanian di Eka Karya Flora

Nasional

Support Prospek Anggrek, Mentan Harap Ekakarya Graha Flora Perluas Pasar

Berita

Hadapi New Normal, Ridwan Kamil Ajak Milenial Kembangkan Sektor Pertanian

Berita

Luhut Sebut Regulasi Ekspor Benih Lobster Tidak Bermasalah

Berita

Produksi Garam Belum Penuhi Kebutuhan Nasional

Nasional

Bulog Sebut Harga Gabah Petani Sumbar Terlalu Tinggi

Berita

Mendorong Budi Daya Ramah Lingkungan