Jenis-jenis Tanaman Hias Merambat Yang Tidak Merusak Dinding

  • Bagikan
Tanaman hias merambat
Contoh tanaman hias merambat yang tidak merusak dinding

Mediatani – Salah dalam memilih jenis tanaman hias merambat bisa berakibat fatal. Alih-alih memperoleh pemandangan yang mempesona di rumah, malah menimbulkan kerusakan pada dinding rumah atau tembok pagar.

Baca Juga :   Jenis Bunga Matahari Tercantik Lengkap Dengan Manfaatnya

Tanaman hias merambat memang bisa berfungsi sebagai pemberi hiasan pada polosnya dinding rumah di bagian luar. Namun perakaran dari tanaman itu bisa malah memberikan kerugian bagi pemilik rumah atau bangunan lain.

Akar tanaman yang terlihat lemah, tanpa disadari secara perlahan masuk kedalam tembok atau dinding untuk mencari nutrisi pertumbuhannya. Lama kelamaan, dinding rumah malah menjadi rusak dan tidak baik lagi.

Agar tidak salah pilih, sebaiknya Sobat Mediatani membaca artikel ini sampai selesai. Sebab, perlu Sobat Mediatani perhatikan bahwa tanaman hias merambat merupakan jenis tanaman yang harus mendapatkan perhatian ekstra dalam merawatnya.

Jangan sekedar menanam dan mengikuti trend saja. Tetapi, demi keindahan estetika taman Sobat Mediatani, perlu Sobat Mediatani perhatikan betul jenis tanaman yang tepat, lokasi terbaik untuk menanamnya, dan kemudahan dalam merawatnya.

Agar rumahmu tetap indah dan struktur dinding rumah Sobat Mediatani tetap baik, berikut Mediatani rangkum jenis tanaman hias merambat yang tidak merusak dinding.

1. Mandevilla

Tanaman mandevilla merupakan salah satu jenis tanaman hias merambat yang memiliki bunga. Dengan menanam Mandevilla, sobat Mediatani bisa menikmati rimbunnya dedaunan dan indahnya warna bunga Mandevilla.

Mandevilla di dinding rumah
Mandevilla di dinding rumah (Foto: oceanhomemag)

Di Indonesia, Tanaman dengan nama latin Mandevilla sanderi ini biasa dikenal dengan bunga terompet, melati brazil, melati chili, atau mandevila. Ya, sobat mediatani bisa mengingat tanaman yang banyak terlihat di berbagai telenovela amerika latin karena tanaman ini memang berasal dari sana.

Tanaman mandevilla tumbuh dengan batang berkayu yang menjalar ke atas dengan kecepatan tumbuh rata-rata dapat mencapai 60 cm per tahun. Jika dibiarkan, tanaman ini mampu merambat hingga sejauh 10 meter. Oleh karena itu, anda harus memangkasnya yang disesuaikan area rambat seperti dinding.

Daunnya berwarna hijau tua yang tumbuh secara berpasangan. Uniknya, daun tanaman Mandevilla ini agak tebal dengan permukaan yang mengkilat dengan panjang 5 – 8 cm per helai daun.

Bunga berbentuk seperti terompet dengan mahkota bunga sebanyak lima helai yang membulat atau berbentuk lingkaran. Bunga berwarna merah gelap ini juga memiliki aroma yang wangi sehingga merangsang serangga seperti kupu-kupu untuk hinggap. Wah, bisa dapat bonus hiasan ya sobat mediatani.

Tanaman Mandevilla ini tidak merusak dinding karena akar utamanya menancap ke dalam tanah. Sedangkan batangnya merambat dengan cara bersandar di dinding tanpa ada bagian yang masuk ke dinding.

Tanaman Mandevilla ini cocok untuk diletakkan di sudut tembok. Sobat mediatani bisa mengarahkan pertumbuhannya ke dua arah atau dua sisi dinding dari sudut dalam tembok.

2. Hedera helix

Tanaman Hedera helix sering dikenal sebagai English Ivy, European Ivy, Ivy, dan di Indonesia disebut Daun Ivi. Tanaman ini sudah sering digunakan oleh desainer lansekap taman dan mudah dijumpai di taman, dinding, batang pohon, dan pekarangan liar.

Tanaman hias merambat english ivy
Tanaman hias merambat english ivy (foto: thespruce)

Tanaman Hedera merambat melalui rootlets udara dengan bantalan kusut yang menempel kuat pada substrat. Inilah yang membuat tanaman hedera dapat tetap tegak walau hanya menempel pada dinding rumah. Kemampuan memanjat di permukaan bervariasi dengan varietas tanaman dan faktor lainnya.

Tanaman Hedera helix tumbuh lebih baik di permukaan yang tidak memantulkan cahaya, lebih gelap dan kasar dengan pH mendekati netral. Tanaman Hedera helix juga lebih menyukai lokasi yang lembab dan teduh dan menghindari paparan sinar matahari langsung.

Keunikan yang dimiliki tanaman ini adalah bentuk daunnya. Bentuk daunnya pun unik menyerupai kaki bebek. Sementara warnanya yang hijau dan cukup rimbun membuat suasana rumah lebih terasa teduh.

Tanaman Hedera umumnya diperdagangkan dalam bentuk tanaman hias daun potong, dalam pot untuk interior dan taman serta banyak digunakan sebagai tanaman hias gantung. Tanaman Hedera helix juga dijadikan tanaman pot gantung dengan bentuk tanaman yang menggantung dengan daun yang indah.

3. Morning Glory

Jenis tanaman hias yang tidak merusak dinding berikutnya adalah Tanaman Morning Glory. Tanaman ini bisa melindungi dinding rumah dari panas dan hujan.

tanaman hias merambat morning glory
tanaman hias merambat morning glory

Tanaman hias morning glory tergolong tanaman yang mudah tumbuh di pekarangan rumah. Namun, jika sobat Mediatani lalai dalam merawatnya, maka justru akan terlihat liar seperti gulma.

Berdasarkan namanya, tanaman ini identik dengan pagi hari. Tanaman Morning glory memiliki bunga yang mekar di pagi hari tepatanya saat sinar matahari menyentuh kelopak bunga. Aroma bunganya yang khas, seolah ikut membangun suasana pagi yang indah bagi pemiliknya.

Oleh karena itu, memiliki tanaman Morning Glory pastinya akan membuat suasana pagi di rumah Sobat Mediatani menjadi lebih berbahagia.

Tanaman morning glory memiliki struktur batang dan perakaran yang tergolong lemah, sehingga tidak merusak dinding.

4. Air mata pengantin

Jenis tanaman hias yang tidak merusak dinding berikutnya adalah tanaman Air mata pengantin (Antigonon leptopus). Tanaman ini juga mudah ditemukan di Indonesia.

Air mata pengantin
Air mata pengantin/IST

Tanaman air mata pengantin memiliki batang kecil yang terdapat rusuk di setiap panjang 3 hinga 6 sentimeter. Mahkota bunganya berjumlah lima helai yang panjangnya sekitar 7 milimeter.

Daun tanaman ini berbentuk seperti jantung dengan permukaannya yang tidak rata atau bergelombang. Warna mahkota bunganya juga menarik perhatian karena khas dengan warna cerah, seperti putih atau merah muda.

Di Indonesia, tanaman air mata pengantin ini memiliki tiga spesies, yaitu Antigonon guatemalense, A. flavescens, dan A. leptosus.

Keunikan dari tanaman ini adalah adanya cabang pembelit pada batangnya yang digunakan untuk terikat pada media rambatannya sehingga tanaman ini bisa tetap tumbuh dengan tegak.

Walaupun hanya bersandar tidak merusak dinding, tanaman ini perlu dirawat dengan menambahkan media rambat yang tidak menempel langsung pada dinding. Dengan seperti itu, tanaman air mata pengantin dijamin dapat melindungi dinding tanpa merusaknya.

***

Itulah tadi jenis-jenis tanaman hias merambat yang tidak merusak dinding. Agar dapat memperoleh hasil maksimal dalam merawat tanaman tersebut, Sobat Mediatani dapat membaca penjelasan lebih detail di artikel lain yang ada di mediatani. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan informasi ini kepada rekan-rekan yang lain ya.

  • Bagikan