Home / Berita / Inovasi / Peternakan

Senin, 22 Februari 2021 - 18:09 WIB

Kiat Menghipnoterapi dan Mengurangi Stres pada Ternak Ayam, Simak Langkah-langkahnya

Ilustrasi. Ternak ayam/IST

Ilustrasi. Ternak ayam/IST

Mediatani – Siapa saja yang telah banyak menghabiskan waktu yang lama berada di sawah dengan ayam mungkin saja kamu familiar dengan kiat menghipnotis/menghipnoterapi ayam ini. Mereka yang belum pernah mendengar dengan kiat ini pastinya akan terkagum-kagum.

Ya! Karena melihat seekor ayam terbaring diam. Disadur Senin (22/2/2021) dari id.wikihow.com, para ahli biologi berpikir bahwa rasa takutlah yang kemudian menyebabkan ayam menjadi terhipnotis yang kemudian memungkinkan ayam berpura-pura mati untuk mengelabui predator.

Cara menghipnoterapi Ayam

Cobalah Pegang ayam pada permukaan datar

Pegang ayam dengan satu tangan dan tangan yang satunya memberi dukungan dengan menahan dada ayam. Letakkan ayam di tanah sehingga dadanya menjadi tumpuan tubuh ayam. Tetap pegangi kakinya agar eksperimen ini dapat berlanjut.

  • Anda pula bisa membaringkan ayam dengan bertumpu pada dadanya. Tekan punggungnya dengan lembut dan tarik kakinya ke belakang dengan perlahan jika ayam mencoba bergerak.

Gerakkan jari Anda

Pegang ayam secara lembut dengan satu tangan. Lalu letakkan jari tangan Anda yang satunya tepat di depan paruhnya tanpa kemudian menyentuh paruhnya. Gerakkan jari Anda menjauh sekitar 10 sentimeter, lalu dekatkan kembali. Ulangi langkah ini sampai ayam berhenti berkokok atau bergerak.

Lepaskan kakinya

Nah pada saat itu ayamnya seharusnya sudah terhipnotis dan berhenti memberontak. Ayam kemudian akan terbaring diam selama 30 detik hingga sampai beberapa menit.

Baca Juga :   Hari Ini, Peternak Sepakat untuk Naikkan Harga Ayam Hidup

Buat garis di depan paruh ayam

Jika ayamnya belum terhipnotis, cobalah kembali alternatif cara berikut. Dengan kapur, tongkat, atau jari Anda, buatlah garis di tanah sepanjang/sejauh 30 sentimeter. Mulailah dari dekat paruh ayam dan tarik garis menjauh secara perlahan di depan kepalanya.

  • Beberapa orang menarik garis horizontal dari depan ayam. Apakah ayam takut akan garis? Adakah alasan kenapa cara ini lebih efektif daripada sekadar menggerakkan jari? Hingga saat ini para ilmuwan pun masih mencari jawabannya.

Sadarkan ayam dengan menepuk tangan

Berbaik hatilah pada ayam, teman berbulu Anda ini dan sadarkan ayam kembali. Tepuk tangan Anda atau dorong ayam perlahan sampai ayamnya sadar lalu pergi.

Mengurangi Stres pada Ayam

Pahami efek hipnotis

Para ilmuwan menyebut efek ini sebagai imobilisasi tonik. Saat ayam atau hewan lainnya yang memiliki kecenderungan ini ketakutan, detak jantungnya kemudian akan melambat dan hewan tersebut akan berhenti bergerak. 

Ini mungkin salah satu cara hewan untuk berpura-pura mati sehingga menjauhkan predator yang lebih suka memangsa hewan yang masih hidup. Ayam tentunya tak selihai kukang karena selama berpura-pura mati, ayam masih mengedip dan bernapas dengan sangat jelas.

Baringkan ayam telentang atau menyamping

Walaupun telah lazim membawa ayam secara terbalik dengan memegang kakinya, cara ini mampu menyebabkan pinggul ayam patah. Teknik hipnotis yang mengharuskan kamu menelentangkan ayam dapat berhasil karena memotong saluran pernapasan ayam. Ini bisa menyebabkan ayam merasa sangat tak nyaman dan berujung pingsan atau bahkan mati.

Baca Juga :   Pahami Penyakit Tetelo atau ND pada Ayam, Cara Mencegah dan Menanggulanginya

Jangan menghipnotis terlalu lama dan sering

Belum jelas seberapa parah stres pada ayam yang disebabkan hipnotis. Bahkan kalaupun stres, ayam seharusnya tak menderita asalkan kamu langsung melepasnya usai selesai menghipnotis.

Stres selama berjam-jam atau terpapar situasi yang bisa menyebabkan stres secara teratur bisa menyebabkan ayam sakit.

Biasakan ayam Anda terhadap manusia dan hal-hal baru

Ayam bisa mengatasi stres lebih baik ketika terbiasa melihat manusia. Bahkan, tatapan mata yang cukup lama tampaknya berdampak pada ayam. 

Membiarkan ayam yang tinggal di lingkungan stimulatif dengan banyak hal baru mungkin juga bisa membantu. Ayam betina yang tinggal di kandang berada dalam fase terhipnotis lebih lama, mungkin karena rasa takut yang lebih besar.

Perhatikan gejala-gejala stres

Bulu ayam yang tiba-tiba rontok, terus mencabuti bulunya sendiri, atau terhambatnya bertelur merupakan gejala-gejala stres pada ayam. Meski menghipnotis memang cenderung tak berbahaya, stres bentuk apa pun bisa menjadi semakin parah dalam kondisi seperti ini.

Sebagai peringatan. Efek ini berasal dari rasa takut. Ketika kamu menghipnotis berulang-ulang bisa membuat ayam stres sehingga bulunya rontok, tidak bertelur, atau bahkan penyakit lainnya. Jadi perhitungkanlah kembali untuk menghipnoterapi. (*)

Share :

Baca Juga:

Berita

Kepala Dusun Mapur Panen Jagung Pakan Ternak, Dihargai Rp5.000 per Kg

Berita

Warga Sumsel Makan Ikan Pari Raksasa yang dilindungi

Berita

Program Layanan Electrifying Agriculture Hasil Kolaborasi PLN-BRI

Berita

Krisis Pupuk Melanda Petani Tubaba

Berita

Widodo Makmur Unggas Tetapkan Harga Saham Perdananya Rp 180 per Saham
Suwandi (kanan) bersama Durian mania Nusantara (foto: humas kementan)

Agribisnis

Gaet Durian Mania, Kementan Optimis Durian Lokal Semakin Bersaing di Pasar Ekspor

Agribisnis

Kisah Inspiratif, Anak Petani yang Lulus Membanggakan Sebagai Mahasiswa Kedokteran

Berita

Ingin Majukan Budidaya Lobster, Indonesia Ajak Vietnam Kerja Sama