Home / Nasional

Selasa, 4 Agustus 2020 - 17:43 WIB

Mentan Syahrul Yasin Limpo Buat Pesan Untuk Mahasiswa Indonesia

Mentan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pesannya untuk mahasiswa saat penandatanganan kerjasama dengan 6 Perguruan Tinggi (4/8/2020).

Mentan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pesannya untuk mahasiswa saat penandatanganan kerjasama dengan 6 Perguruan Tinggi (4/8/2020).

Mediatani – Menurut Mentan Syahrul Yasin Limpo, mahasiswa memiliki peran penting dalam membuat suatu terobosan dan inovasi yang tidak biasa untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, Syahrul mendorong seluruh mahasiswa di berbagai perguruan tinggi nasional untuk terjun langsung membantu pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan diversifikasi pangan lokal dan pendampingan pekarangan pangan lestari.

“Kami berharap mahasiswa mau turun ke lapangan. Konsepnya sudah ada dan kita juga punya ilmunya. Hanya saja perlu dilakukan pendekatan yang tidak biasa. Ini adalah salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia,” ujar Mentan saat menghadiri penandatanganan kerja sama dengan enam perguruan tinggi Indonesia, Selasa, 4 Agustus 2020.

Baca Juga :   Kopi Abah Semakin Dekat dengan Millenial Bogor

Menurut Mentan, kerja sama ini sangat penting karena persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) saja. Melainkan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, terutama Perguruan Tinggi sebagai mercusuar utama.

“Kami berharap definisi-definisi serta teori-teori yang diajarkan oleh perguruan tinggi Indonesia, dapat segera digagas oleh BKP (Badan Ketahanan Pangan) untuk dapat mengembangkan ketahanan pangan. Karena ini menyangkut hak hidup masyarakat Indonesia,” terangnya.

Oleh karena itu, Mentan berharap pengembangan diversifikasi dan pekarangan rumah dapat memberikan manfaat untuk keberlangsungan hidup sehari-hari.

Baca Juga :   Presiden Jokowi: Jadikan Pangan Sebagai Dimensi Pertahanan

“Dibutuhkan tata kelola yang baik dari hulu hingga hilir. Jadi kita bukan hanya fokus pada hasilnya, tetapi prosesnya juga harus kita kawal,” katanya.

Sebagai informasi, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) resmi melakukan kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama ini meliputi pengembangan diversifikasi pangan dan pendampingan kegiatan pekarangan pangan lestari.

Enam perguruan yang dimaksud meliputi Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM).

Share :

Baca Juga:

Inspiratif

Angkutan Semen di Kaltim, Rugikan Petani
Dilansir dari Fajar - Anggota DPRD Wajo Elfrianto bersama penjaga kebun, Muhammad Arsyad saat diperkebunan kurma di Desa Wewangrewu Kecamatan Tanasitolo

Berita

Setelah Empat Tahun, Kurma Varietas Barhee di Wajo Siap Panen Akhir Tahun Ini

Berita

Sudahkah Kita Berlaku Adil Pada Petani Tebu?

Berita

Padang Kekurangan Lahan Pangan Produktif

Berita

Kembali lepas eksport benih pertanian, Mentan: Peluang di tengah perang dagang dunia

Nasional

Hanya Menggunakan Ban Dalam Saat Melaut, Nelayan Cianjur ditelan Ombak

Nasional

Petani Bingung, Di Tulungagung Boleh Beli Pupuk Subsidi Tanpa Kartu Tani

Nasional

Waspada La Nina, Petani diimbau Tidak Gegabah