PT Pupuk Kujang Pastikan Stok Pupuk di Sebagian Wilayah Jawa Aman

  • Bagikan

Mediatani – Pada musim tanam yang mulai berlangsung saat ini, petani di Garut, Jawa Barat tidak perlu khawatir kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Fitria Ratu Pagih, Senin, (21/9/2020).

Anak usaha BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero) itu memastikan stok pupuk subsidi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, aman yakni mencapai 4.423 ton.

“Kami pastikan ketersediaan stok pupuk subsidi saat ini di gudang lini III di kabupaten/kota Jawa Barat aman, kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi,” ujar Fitria.

Berdasarkan catatan Pupuk Kujang, sampai dengan 17 September 2020, stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang lini III  mencapai 4.423 ton atau 674 persen dari ketentuan dua pekan ke depan.

Baca Juga :   Manfaatkan Bunga Bekas, Ternyata Berpotensi Menjadi Lebih Berharga

Fitria melanjutkan, sedangkan realisasi penyaluran wilayah Garut untuk urea, mencapai 26.701 ton atau 101 persen dari ketentuan sebesar 26.651 ton per tahun, selain pupuk urea ada juga stok pupuk petroganik sebanyak 480 ton atau 477 persen dari ketentuan stok.

“Stok pupuk tersebut kami siapkan di gudang lini III untuk siap disalurkan kapan pun sesuai dengan alokasi, sehingga petani tidak perlu menunggu lama untuk mengaplikasikan pupuknya,” ucap Fitria.

Menurutnya, petani tidak perlu khawatir lagi untuk menghadapi musim tanam kedua 2020. Dengan adanya stok pupuk yang tersedia di setiap kota/kabupaten itu, kebutuhan menanam petani dapat tercukupi.

Baca Juga :   Empat Petani Kertasari Didakwa Bertani Tanpa Izin, Petani: Itu Tanah dari Leluhur Saya

“Pupuk Kujang pastikan stok untuk Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah dalam kondisi aman,” kata Fitria.

Seorang petani dari Kelompok Tani Barokah, Desa Mekarsari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Yosep berharap menjelang musim tanam berikutnya pupuk tersedia sesuai kebutuhan di lapangan.

Melalui sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK), lanjut dia, pihaknya sudah terdaftar sebagai penerima pupuk subsidi dan sudah mendapatkan pupuk sesuai alokasi melalui kios resmi.

“Kami berharap menjelang musim tanam berikutnya alokasi pupuk subsidi untuk petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK bisa disalurkan,” ujar Yosep.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani