Home / Nasional

Selasa, 22 September 2020 - 14:28 WIB

PT Pupuk Kujang Pastikan Stok Pupuk di Sebagian Wilayah Jawa Aman

Mediatani – Pada musim tanam yang mulai berlangsung saat ini, petani di Garut, Jawa Barat tidak perlu khawatir kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Fitria Ratu Pagih, Senin, (21/9/2020).

Anak usaha BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero) itu memastikan stok pupuk subsidi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, aman yakni mencapai 4.423 ton.

“Kami pastikan ketersediaan stok pupuk subsidi saat ini di gudang lini III di kabupaten/kota Jawa Barat aman, kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi,” ujar Fitria.

Berdasarkan catatan Pupuk Kujang, sampai dengan 17 September 2020, stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang lini III  mencapai 4.423 ton atau 674 persen dari ketentuan dua pekan ke depan.

Baca Juga :   Beralih Tanam Timun Jadi Solusi Petani Cirebon Hadapi Kemarau

Fitria melanjutkan, sedangkan realisasi penyaluran wilayah Garut untuk urea, mencapai 26.701 ton atau 101 persen dari ketentuan sebesar 26.651 ton per tahun, selain pupuk urea ada juga stok pupuk petroganik sebanyak 480 ton atau 477 persen dari ketentuan stok.

“Stok pupuk tersebut kami siapkan di gudang lini III untuk siap disalurkan kapan pun sesuai dengan alokasi, sehingga petani tidak perlu menunggu lama untuk mengaplikasikan pupuknya,” ucap Fitria.

Menurutnya, petani tidak perlu khawatir lagi untuk menghadapi musim tanam kedua 2020. Dengan adanya stok pupuk yang tersedia di setiap kota/kabupaten itu, kebutuhan menanam petani dapat tercukupi.

Baca Juga :   Kumpulkan Distributor Pupuk, Mentan: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk

“Pupuk Kujang pastikan stok untuk Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah dalam kondisi aman,” kata Fitria.

Seorang petani dari Kelompok Tani Barokah, Desa Mekarsari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Yosep berharap menjelang musim tanam berikutnya pupuk tersedia sesuai kebutuhan di lapangan.

Melalui sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK), lanjut dia, pihaknya sudah terdaftar sebagai penerima pupuk subsidi dan sudah mendapatkan pupuk sesuai alokasi melalui kios resmi.

“Kami berharap menjelang musim tanam berikutnya alokasi pupuk subsidi untuk petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK bisa disalurkan,” ujar Yosep.

Share :

Baca Juga

Berita

Lembu Jadi Korban Akibat ‘Konflik’ Manusia dengan Harimau di Langkat

Inovasi

Tanaman Kakao Terancam Punah, Ilmuwan Siapkan Strategi Penyelamatan
Personil Kodim dan Polres Wonosobo memetik sayuran langsung di ladang dalam memborong sayuran petani

Nasional

Petani Wonosobo Sumringah, Kodim dan Polres Borong Sayurannya 3 Ton

Nasional

Tipu Konsumen, Produsen Beras Dipolisikan

Berita

Bulog Sub Divre Kedu Bakal Beli Gabah Lebih Dari HPP

Berita

DPD RI : Kebijakan Pangan Belum Terintegrasi
Foto moderator, pembicara, rektor IPB, dan ketua PKSPL IPB (foto: panitia)

Berita

Rumuskan pertumbuhan ekonomi nasional, IPB adakan diskusi ilmiah rutin

Nasional

Giat Ekspor, Java Frinsa Estate Sejahterakan Petani Kopi