Sudah Kenal Buah Parijoto? Ini Dia Faktanya

  • Bagikan
Buah Parijoto atau dikenal dengan nama Anggur Asia

Mediatani – Kamu pernah mendengar “Buah Parijoto”? Jika kamu masih asing mendengarnya atau bahkan sama sekali belum pernah mendengar nama buah itu, maka itu adalah hal yang wajar.

Buah yang masih jarang ditemukan di pasaran ini tumbuh di daerah Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah dan memiliki banyak manfaat. Salah satunya, buah ini dipercaya dapat menjadi solusi bagi wanita yang sulit hamil.

Selain itu, buah berwarna merah ini juga disebut ampuh meningkatkan kesuburan hormonal pada wanita hingga menjaga fisik bayi saat dalam kandungan.

Bentuk buah parijoto cukup menarik. Buahnya menyerupai anggur namun dengan ukuran yang lebih kecil, dan warna buahnya yang ungu kemerahan sangat cantik dan menggoda.

Karena bentuk buahnya yang cukup menarik inilah yang membuat buah parijoto lebih banyak digunakan sebagai tanaman hias daripada dikonsumsi.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Medinilla speciosa L termasuk jenis tanaman semak dan juga sering disebut anggur Asia. Nama Medinilla diambil sebagai bentuk penghormatan kepada José de Medinilla, gubernur Mauritius (saat itu dikenal sebagai Kepulauan Marianne) pada tahun 1820.

Selain di pulau jawa, tanaman ini pun sudah menyebar hingga Kalimantan dan Filipina. Di pulau Jawa, tanaman ini biasanya banyak dijumpai di wilayah Gunung Muria (Jawa Tengah), Gunung Andong (Magelang), dan beberapa gunung lainnya.

Baca Juga :   Kepala Dinas Pertanian Sleman Prihatin Tentang Rencana Impor

Tanaman parijoto memiliki tinggi sekitar 45 hingga 60 cm. Batangnya bercabang kayu dan daun hijau bersisik. Tanaman ini dapat tumbuh maksimal di daerah teduh dan lembab, sehingga biasa tumbuh di ketinggian 500-1.000 meter di atas permukaan laut.

Walaupun tanaman parijoto banyak tumbuh dengan liar, tanaman ini juga bisa dibudidayakan di pekarangan rumah, pot, hingga dijadikan tanaman hias di dalam ruangan.

Jika kamu berkunjung ke Makam Sunan Gunung Muria di Kudus, kamu akan menemui pedagang-pedagang yang menjual buah kecil ini di sekitar kompleks makam.

Jika kamu ingin mengkonsumsi buah parijoto namun belum tersedia di daerahmu, jangan bersedih. Kamu bisa membelinya secara online di beberapa aplikasi online shop.

Masyarakat Kudus dan sekitarnya, secara turun-temurun, meyakini bahwa buah ini dapat meningkatkan kesuburan hormonal pada wanita dan juga menjaga fisik bayi dalam kandungan. Dan menurut kepercayaan masyarakat sekitar, buah parijoto ini dapat membuat wajah anak lebih tampan atau cantik.

Buah ini diyakini sebagai tanaman peninggalan atau warisan Sunan Muria sebab buah ini hanya ditanam di kawasan lereng Muria.

Baca Juga :   Begini Cara Menanam Parijoto, Buah yang Aesthetic dan Kaya Manfaat

Buah parijoto mengandung antioksidan alami seperti tanin, flavonoid, dan saponin yang berperan dalam menangkal radikal bebas agar tidak masuk ke tubuh.

Selain itu, flavonoid juga memiliki manfaat antara lain untuk mengahambat penyebaran tumor, menghambat pertumbuhan sel kanker, serta menghambat aktivitas enzim yang merupakan pemicu terjadinya peradangan dan penyakit pada sistem imun.

Dilansir dari Grid.id – Selain sebagai obat kesuburan, parijoto juga memiliki manfaat lain, di antaranya:

Mengobati sariawan

Jika ingin menggunakan buah ini sebagai obat sariawan, caranya cukup mudah. Cukup dengan menuci bersih buah parijoto segar sebagnyak 4-6 gram, kemudian giling hingga halus dan larutkan dalam 100 ml air putih.

Larutan ini bisa kamu gunakan untuk berkumur.

Mengobati Diare

Kamu bisa memanfaatkan daun parijoto sebagai obat diare. Caranya, ambil sekitar 15-20 gram daun parijoto segar lalu cuci terlebih dahulu.

Kemudian rebus daun tersebut dengan 450 ml air hingga mendidih selama 15 hingga 20 menit dan saring. Setelah dingin, kamu bisa meminumnya dua kali sehari di waktu pagi dan sore.

Mengobati Kolesterol

Untuk mengatasi penyakit kolesterol, kamu bisa langsung mengonsumsi buah parijoto yang telah matang.

 

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani