Tidak Semua Sama, Begini Tips Budidaya Buah Jenis Klimaterik

  • Bagikan
Proses stek mangga

Mediatani – Bicara seputar budidaya tanaman buah, tentunya ada banyak sekali hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan budidaya. Salah satunya seperti memilih jenis buah klimaterik atau non klimaterik, dimana kedua jenis tersebut memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Apa Itu Buah Klimaterik?

Buah jenis klimaterik sendiri dapat diartikan sebagai buah yang dapat dipanen sebelum ia matang di pohon. Karena ia dapat disimpan dan matang dengan menggunakan cara pemeraman, baik mencampurkan dengan buah yang matang ataupun dengan menggunakan bantuan karbit.

Ada beberapa jenis buah yang termasuk ke dalam klimaterik, seperti mangga, pepaya, nangka, pisang, sawo, dan masih banyak lagi lainnya. Jenis buah ini cenderung cocok untuk dibudidayakan, karena dapat dijual secara bersamaan.

Cara Budidaya Buah Jenis Klimaterik

Tentunya ada perbedaan yang besar dari segi cara budidaya buah jenis klimaterik dan nonklimaterik. Namun buah jenis klimaterik lebih disukai karena selain mudah ia bisa menghasilkan lebih banyak, nah berikut cara budidaya buah jenis klimaterik ini:

Baca Juga :   Mangga dan Proses Masuknya ke Indonesia

1. Bibit yang Digunakan

Umumnya bibit yang digunakan dalam budidaya buah jenis klimaterik menggunakan sistem cangkok, mengingat ia membutuhkan waktu lama untuk berbuah. Cara untuk cangkok pohon buah ini sangatlah mudah.

Sobat Mediatani tinggal mencari pohon indukan yang sebelumnya telah berbuah, kemudian kupas kulit bagian batang yang menghasilkan buah secara melingkar. Tambahkan tanah dan tutup dengan plastik, lalu diamkan selama beberapa minggu.

Setelah itu potong pangkal batang dan ambil plastik yang menutupi tadi, lalu masukkan dalam pot atau polybag. Tambahkan pula sedikit pasir, aram sekam, dan pupuk supaya bibit bisa tetap hidup. Maka bibit siap untuk digunakan.

2.  Cara Menanam Buah Jenis Klimaterik

Setelah mendapatkan bibit yang dibutuhkan, Sobat Mediatani bisa menyiapkan lahan untuk budidaya. Biasanya ukurannya harus luas dan jarak antar pohon bisa 4-5 meter, sedangkan ukuran lubang yang dibutuhkan berdiameter 30 cm.

Baca Juga :   Petani Pepaya Sukses Buah Lebih Manis Omzet Menggiurkan

Masukkanlah bibit ke dalam lahan setelah ia berusia 2-3 bulan agar pohon lebih kuat dan bisa berkembang dengan baik. Jangan lupa beri tambahan pupuk, arang sekam, dan pasir supaya akar bisa dengan mudah merambat dalam tanah nantinya.

3. Perawatan yang Dibutuhkan

Untuk perawatan pohon klimaterik cenderung lebih mudah daripada non klimaterik, karena ia lebih kuat dan tahan akan segala kondisi. Disini Sobat cukup menyiram pohon satu kali sehari saja sudah sangatlah cukup.

Apalagi bila pohon sudah besar, maka Sobat Mediatani tidak perlu menyiramnya sama sekali. Hal ini disebabkan pohonnya yang memiliki akar panjang dan menyebar dalam tanah, sehingga bisa mencari sumber air sendiri.

**

Jenis buah klimaterik memang lebih disukai sebagai tanaman budidaya, karena dengan sekali tanam saja Sobat Mediatani bisa panen setiap tahunnya. Selain itu buah yang dipanen bisa diambil sekaligus, lalu diperam agar semuanya matang merata dan dapat dijual ke pasaran.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani