Home / Nasional

Sabtu, 22 Juli 2017 - 08:27 WIB

Tipu Konsumen, Produsen Beras Dipolisikan

Mediatani.co – Polisi menyegel kantor PT Indo Beras Unggul yang menjadi produsen beras merek Maknyuss dan Cap Ayam Jago. Perusahaan itu diduga melakukan penipuan dengan menjual beras medium bersubsidi seharga beras premium. “Pabrik ini middleman (perantara) yang kerjanya memainkan disparitas harga beras,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kamis malam, 20 Juli 2017.

Amran mengatakan penipuan yang dilakukan PT Indo Beras itu tergolong kejahatan sangat serius. Sebagai produsen besar, PT Indo Beras, melalui anak usaha PT Tiga Pilar, memainkan disparitas harga terlalu tinggi. Beras seharga Rp 9.000 dijual Rp 20 ribu. “Keuntungan mereka lebih dari Rp 10 ribu per kilogram,” katanya. “Kalau dihitung keseluruhan, nilainya bisa ratusan triliun rupiah.”

Baca Juga :   Sagu, Jawaban Krisis Pangan Yang Terabaikan

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengatakan modus yang digunakan PT Indo Beras Unggul adalah dengan mengemas beras IR64 dengan label Cap Ayam Jago dan Maknyuss. Padahal IR64 termasuk beras medium bersubsidi. Sedangkan Maknyuss dan Cap Ayam Jago diberi label premium. “Beras subsidi dikemas seolah-olah barang premium supaya harganya tinggi,” kata Tito.

Baca Juga :   Bibit Padi Dari Pemerintah Tidak Tumbuh, Petani Pidie Kecewa

Praktik culas ini diketahui setelah Satgas Pangan melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diketahui label kandungan gizi pada kemasan tidak sesuai dengan produk yang dijual. “Kontennya ditulis premium padahal isinya non-premium,” ujar Tito. “Ini enggak main-main. Masyarakat dan negara dirugikan sampai ratusan triliun rupiah.”

Produsen beras Maknyuss itu memiliki gudang penyimpanan di Jalan Rengas kilometer 60 Karangsambung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Barang bukti yang disita dari tempat itu sebanyak 1.161 ton beras.

Sumber : Tempo.co

Share :

Baca Juga

Kebun Milik Para Jendral Bintang Dua

Inspiratif

Inilah Kebun ala Para Jendral Bintang Dua

Berita

Harga Gabah Melonjak Di Bulan Oktober 2017

Nasional

Antisipasi Hama Wereng, Kementan Segera Gelar Bimtek dan Gerdal

Nasional

Gabungan Massa Aksi Blokade Jembatan Suramadu dengan Tabur 2 Ton Garam

Nasional

Percepat Pemulihan Ekonomi, Kementan Akan Maksimalkan Food Estate

Agribisnis

PB HMI : Stop Kampanye Hitam Produk Unggulan Pertanian Indonesia

Berita

Tanam Cabai Di Sela Hutan, Dua Petani Jember Masuk Penjara

Berita

Greenhouse Petani Muda Ini Bikin Ganjar Berdecak Kagum