Bisa Tumbuh Subur di Indonesia, Yuk Pelajari Cara Budidaya Tanaman Buah Tin

  • Bagikan
Budidaya buah tin di Indonesia

Mediatani – Melakukan budidaya menjadi salah satu peluang besar saat ini. Karena selain mudah, budidaya juga dapat menghasilkan keuntungan besar. Salah satunya seperti usaha budidaya buah tin yang kini masih jarang ditemui di Indonesia.

Baca Juga :   Ini Penjelasan Kenapa Udang, dan Kepiting Berwarna Merah Saat Dimasak

Apa Itu Buah Tin?

Pastinya banyak dari Sobat Mediatani yang belum tahu buah atau pohon tin, buah ini sendiri sebenarnya juga biasa disebut buah ara. Dimana ia sangat populer di berbagai negara Timur Tengah.

Bahkan akhir-akhir ini ia mulai banyak dikembangkan di kawasan Asia, sehingga bagi Sobat Mediatani yang ingin melakukan budidaya. Maka budidaya buah atau pohon tin ini bisa menjadi pilihan yang tepat, mengingat selain masih jarang harga buah ini juga cenderung stabil di pasaran.

Cara Budidaya Buah Tin atau Ara

Sebelum melakukan budidaya dalam jumlah yang besar, terlebih dahulu ketahuilah bagaimana cara untuk budidaya buah yang satu ini. Untuk lebih lengkapnya berikut cara menanam hingga merawat pohon tin untuk kebutuhan budidaya:

1. Menyiapkan Benih

Tahapan awal dalam budidaya buah tin ini ialah dengan menyiapkan benih, dimana untuk menyiapkan benihnya sangatlah mudah. Mula-mula ambil biji buahnya, lalu rendam ke dalam air. Disini buanglah biji yang mengambang dan ambil biji yang tenggelam.

Taburkan biji yang telah dipilih ke dalam media penyemaian, medianya sendiri berupa polybag dengan media tanam berupa tanah, sekam, dan pasir (1:2:2). Kemudian siramlah secara teratur setiap harinya hingga tunas muncul.

2. Menyiapkan Lahan

Disisi lain siapkan juga lahan untuk pengembangan pohon tin, biasanya ukuran lahan yang dibutuhkan sekitar 30×30 cm dengan kedalaman sekitar 20 cm. Sedangkan jarak antar pohon buatlah sekitar 4-5 meter.

3. Proses Penanaman

Apabila benih sudah berusia 3-4 minggu dan lahan telah siap, maka proses pemindahan bibit bisa segera dilakukan. Caranya ambillah polybag yang berisi tunas pohon ara, lalu lepaskan polybag dan masukkan pohon tin ke lahan yang tersedia.

Usahakan pilihlah tunas yang bagus untuk ditanam ke lahan, dimana satu lubang bisa ditanami 2-3 tunas pohon. Setelah 1 bulan ditanam ke lahan, maka akan terlihat pohon yang paling subur. Disini cabut pohon yang tidak subur agar pohon yang dipilih bisa berkembang dengan baik.

4. Perawatan Pohon Tin

Untuk perawatannya sendiri pohon tin sangatlah mudah, karena Sobat Mediatani hanya perlu menyiramnya 1-2 kali setiap harinya. Jangan lupa juga untuk memberi pupuk tambahan setiap minggu agar perkembangannya lebih maksimal.

Selain perawatan tersebut, pohon tin tidak membutuhkan perawatan lainnya. Mengingat ia sebenarnya hidup di lahan tandus dan sangat kuat terhadap berbagai cuaca. Hanya saja bila ingin pohon berbuah banyak, potonglah secara rutin beberapa ranting pohonnya setiap bulan.

**

Budidaya buah tin ini sangatlah mudah untuk dilakukan, karena ia tidak membutuhkan perawatan khusus serta tahan akan segala cuaca. Apalagi hasil panen yang rutin setiap tahunnya dan harganya yang stabil, membuat bisnis budidaya buah yang satu ini sangatlah menggiurkan.

  • Bagikan