Cara Bercocok Tanam Buah Murbei, Mudah Berdaptasi di Banyak Lingkungan

  • Bagikan
Pohon buah murbei

Mediatani – Budidaya tanaman buah kini semakin menjamur, apalagi setelah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya buah bagi kesehatan. Bagi Sobat Mediatani yang juga demikian, maka cobalah budidaya buah murbei yang terkenal dengan rasa segarnya.

Baca Juga :   Benih Padi Unggul Umur Pendek Sebagai Solusi Untuk Petani

Selain bisa dikonsumsi sendiri, budidaya buah ini ternyata bisa mendatangkan cuan yang melimpah. Penasaran? Simak detailnya di bawah ini!

Mengenal Seputar Buah Murbei

Buah atau tanaman murbei sendiri sebenarnya hidup secara liar di hutan, namun seiring berjalannya waktu buah ini juga mulai dibudidaya. Rasanya yang asam manis ini membuat siapa saja yang memakannya akan merasa ketagihan dengan buah tersebut.

Selain buahnya yang segar, tanaman murbei sering diambil daunnya untuk dijadikan sebagai pakan hewan ternak. Misalnya saja seperti kambing, ulat sutra, siput, kelinci, dan berbagai hewan lainnya. Bahkan tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai tanaman obat-obatan.

Cara Budidaya Tanaman Murbei

Mengingat buah ini biasa hidup liar di hutan, tentunya untuk membudidayanya tidaklah sulit. Karena ia cenderung mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, namun agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal simaklah ulasan cara budidaya murbei berikut ini:

1. Pembuatan Media Tanam dan Pemilihan Bibit

Siapkan dahulu media tanam yang akan digunakan, dimana Sobat Mediatani bisa menggunakan polybag yang diisi dengan campuran tanah, pupuk kompos, dan pasir. Perbandingannya bisa 1:1:1 atau 1:2:2 tergantung seberapa banyak bibit yang akan ditanam dalam satu polybag.

Pilihlah pula biji yang nantinya akan dijadikan bibit, caranya tinggal pisahkan biji dari buah. Kemudian rendam selama sehari semalam, lalu keringkan di terik matahari sekitar beberapa jam. Barulah Sobat Mediatani bisa menaburkan biji ke dalam polybag.

2. Proses Penanaman Pada Lahan Budidaya

Setelah tahapan penyemaian dan pembibitan dalam polybag selama 3-4 minggu, maka tanaman murbei siap untuk dipindahkan ke lahan budidaya. Disini buatlah setiap lubang dengan ukuran 20 cm saja, sedangkan jarak antar tanaman 1-2 meter.

Lepaskan dahulu polybag sebelum memasukkan tanaman murbei dengan cara menggunting atau menyobeknya, kemudian tanam dan tutup kembali dengan tanah. Jangan lupa tancapkan kayu atau bambu di dekat tanaman, lalu ikatlah dengan tali agar tanaman bisa tumbuh ke atas.

3. Cara Merawat Tanaman Murbei

Sedangkan untuk merawat tanaman murbei ini, Sobat Mediatani bisa menyiram tanaman setiap hari seperti pagi dan sore. Namun jangan terlalu banyak menyiramnya supaya akar tidak membusuk dan membuat tanaman mati.

Untuk pemberian pupuk, pilihlah pupuk organik agar tanaman bisa lebih bagus dan menghasilkan buah yang segar. Pemberian pupuknya ini juga tidak boleh berlebihan, dimana pupuk bisa diberikan setiap 1-2 minggu sekali saja sudah sangatlah cukup untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkannya.

**

Buah murbei memiliki cita rasa yang unik, tak heran ia sering dijadikan sebagai jus atau minuman dingin yang sangat segar. Tidak sedikit pula orang yang suka mengkonsumsinya secara langsung, mengingat ia memiliki rasa yang nikmat sehingga Sobat bisa mencoba membudidayakannya.

  • Bagikan