Harga Racun Rumput Meroket, Banyak Petani Mengeluh

  • Bagikan
Pengendalian rumput liar di sawah

Mediatani – Petani di Kecamatan Rubaru, Sumenep Madura, Jawa Timur mengeluh karena harga racun rumput meroket. Dimana, racun ini sangat penting digunakan oleh petani untuk membasmi hama rumput yang tumbuh liar di sekitar tanaman mereka.

Salah satu petani dari Rubaru yang bernama Musa mengaku heran dengan terjadinya kenaikan harga racun rumput pada tahun ini. Menurutnya, harga naiknya sangat berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Semua naik sekarang, harga racun rumput. Sehingga kami selaku petani kecil sangat terbebani dengan harga tersebut,” ungkap Musa saat memberikan keterangan pada Rabu (19/1/2022).

Banyak Petani yang Tidak Sanggup Beli

Musa mengatakan jika saat ini banyak petani di Rubaru yang tidak bisa membeli racun rumput untuk kepentingan lahan mereka. Sehingga, hal tersebut tentu akan berbahaya bagi kelangsungan pertanian yang sedang mereka garap.

Beberapa petani juga mengeluh jika hasil tanam padi yang digarap tidak bisa maksimal. Sebab, banyak rumput yang mengganggu pertumbuhan padi dan tidak bisa dibasmi karena harga racunnya mahal. Terlebih lagi, kondisi pertanian di Rubaru sebagian besar ditumbuhi rumput yang mengganggu padi.

Baca Juga :   3 Sungai Besar Pulau Jawa Tercemar Mikroplastik, ECOTON: Ikannya Tak Layak Konsumsi

Sebagian petani lain mengatakan jika harga racun rumput naik dua kali lipat dari harga normalnya. Sebuah kenaikan harga yang tidak masuk akal bagi petani kecil. Sehingga banyak yang memutuskan untuk tidak jadi beli dan membiarkan rumput liar tersebut tumbuh di sekitar tanaman mereka.

“Kebanyakan di sawah dan kebun kami tumbuh rumput liar. Sehingga, jika tidak diberi racun rumput yang berkualitas, maka matinya tidak akan maksimal rumputnya,” keluh Musa.

Selain petani, salah seorang pemilik toko obat juga memberikan pernyataan jika racun rumput saat ini memang naik. Salah satunya adalah Odi seorang penjaga toko pertanian di pasar Rubaru. Dirinya menyampaikan jika banyak barang pertanian yang harganya kini melambung tinggi, salah satunya adalah racun rumput.

Baca Juga :   Tekan Perubahan Iklim, Nelayan Akan Gunakan Aplikasi untuk Kurangi Penggunaan BBM

“Roundup pada harga normal  70 ribu per liter, saat ini menjadi 122 ribu per liter. Sedangkan posat yang pada harga normal 40 ribu, saat ini menjadi 93 ribu,” sebut Odi.

Kemungkinan Besar Permainan Harga

Kondisi harga racun rumput meroket tidak terkira ini perlu mendapat perhatian lebih dari pihak pemerintah. Saat ini, banyak barang-barang pertanian sedang naik harga, termasuk pupuk hingga racun.

Ada pihak yang mengatakan jika hal tersebut bisa terjadi karena adanya permainan harga di bagian distributor. Kemungkinan ada perusahaan juga yang memainkan harga sehingga saat jatuh ke tangan petani dengan harga yang tidak terkira.

Maka dari itu, regulasi pemerintah dalam hal ini sangat dibutuhkan. Keluhan para petani di Rubaru, Madura ini seharusnya menjadi bahan evaluasi di sektor pertanian. Jangan sampai dibiarkan, sebab akan berdampak juga pada produktivitas pertanian setempat.

  • Bagikan