Home / Nasional

Minggu, 26 Juli 2020 - 14:29 WIB

HIPMI Dorong Para Pengusaha Muda Terjun Langsung di Bisnis Pertanian

Ilustrasi: Pertanian Indonesia

Ilustrasi: Pertanian Indonesia

Mediatani – Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani H. Maming mendorong para pengusaha yang berasal dari kalangan generasi milenial terjun langsung dan berkecimpung di dunia bisnis yang bergerak di sektor pertanian.

Menurut Mardani, sektor pertanian memiliki potensi besar dan mampu menyelamatkan negara dari ancaman krisis global. Sektor pertanian adalah sektor utama yang memilki tingkat prioritas dalam menghadapi pandemi Covid 19.

“Sektor pertanian bisa kita seriuskan dengan mengajak anak muda masuk ke sana dan memaksimalkan program pemerintah,” ujar Mardani, Minggu, 26 Juli 2020.

Baca Juga :   Rawa Tak Produktif Disulap Jadi Destinasi Wisata di Tengah Perkebunan Sawit

Mardani mengatakan, perkembangan teknologi dan alat mesin pertanian yang begitu pesat membuat akses bisnis semakin terbuka lebar. Di samping itu, peluang tersebut juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menerapkan konsep family farming dengan menjadikan lahan sempit dan pekarangan rumah sebagai lahan perkebunan hidroponik dan aereponik.

“Seiring berjalannya waktu dengan berbagai macam teknologi yang ada, kita bisa lihat di perkotaan banyak inisiatif melakukan pertanian berskala besar dengan basis komunitas seperti hidroponik dan aereponik,” katanya.

“Konsep ini menurut saya bisa diterapkan di kota-kota padat penduduk karena hanya dengan memanfaatkan lahan sempit seperti pekarangan rumah. Saya kira inisiatif seperti ini sangat bagus dan perlu dikoneksikan serta dikolaborasikan dengan kebijakan yang tepat,” tambahnya.

Baca Juga :   Cara Menanam Hidroponik Sistem NFT (Nutrient Film Tehnique)

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anggawira mendorong para petani di seluruh daerah mulai memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi yang ada untuk meningkatkan produksi.

“Dengan teknologi dan informasi, para petani bisa langsung menjual hasil produksinya melalui marketplase. Nah inisiatif ini bisa kita kembangkan ke samping karena banyak kebutuhan lainya yang menjadi konsumsi sehari-hari. Misalnya di pemenuhan protein hewani,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Porang, Primadona Baru Petani Sulsel
menteri pertanian di Eka Karya Flora

Nasional

Support Prospek Anggrek, Mentan Harap Ekakarya Graha Flora Perluas Pasar

Berita

Bahas Food Estate, Mentan Koordinasi dengan MenPUPR
Kegiatan sosialisasi pangan lokal (Foto: dok)

Agribisnis

Praktisi kesehatan sosialisasikan pangan lokal di Pura Besakih Bali

Nasional

Jelang Musim Tanam 2, Petani Jabar Kesulitan Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

Berita

Bibit Padi Dari Pemerintah Tidak Tumbuh, Petani Pidie Kecewa

Nasional

Gairahkan Komoditas Ekspor, Mentan SYL Tanam dan Panen Porang di Sidrap

Nasional

Polman-Sulbar Kembangkan Produksi Kedelai dengan Kemitraan