Ingin Menanam Talas di Halaman Rumah, Ini Langkah-Langkahnya

  • Bagikan
Ilustrasi: Tanaman talas

Mediatani – Tanaman talas sebetulnya dapat tumbuh begitu saja tanpa ada campur tangan manusia. Hal inilah yang menjadikan tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus. Sebab, tanaman ini dapat dengan mudah tumbuh secara alami dan adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Baca Juga :   Inspiratif, Karang Taruna Kecamatan Cibinong Berdayakan Masyarakat Melalui Pertanian

Saat ini tanaman talas juga telah menjadi salah satu komoditas pangan yang dibutuhkan. Selain itu, seluruh bagian tanaman talas dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi berbagai produk turunan.

Pemanfaatan tanaman talas ini tidak lepas dari banyaknya nutrisi yang terkandung di dalamnya. Apa saja manfaat talas? berikut di antaranya:

  • Pertama, mampu mengurangi risiko serangan jantung;
  • Kedua, mengandung zat antikanker;
  • Ketiga, ia sanggup mengontrol gula darah dalam tubuh.
  • Keempat, sangat baik bagi sistem pencernaan; dan terakhir,
  • Kelima, cocok sebagai kudapan penurun berat badan.

Jika tertarik, berikut ini  langkah-langkah menanam dan membudidayakan tanaman talas di halaman rumah dilansir dari 99.co.

1. Persiapan Lahan

Langkah pertama yaitu mempersiapkan lahan untuk menanam talas. Pastikan tanah yang ada di pekarangan atau halaman rumah itu memenuhi kriteria: 1) terpapar langsung oleh sinar matahari; 2) bersifat gembur; dan 3) dekat dengan sumber air.

2. Gemburkan Tanah

Setelah menyiapkan lahan, langkah selanjutnya yaitu menggemburkan tanah di area yang akan ditanami talas. Penggemburan ini dilakukan agar akar mudah untuk masuk ke dalam tanah dan unsur hara mudah untuk diserap..

Perlu diketahui, tanah yang gembur akan berpengaruh terhadap kualitas dari umbi talas yang dihasilkan. Langkah ini cukup penting dan jangan dilewatkan.

3. Gunakan Pupuk Dasar

Langkah selanjuntya yaitu memberi pupuk dasar. Pupuk dasar yang digunakan sebaiknya pupuk organik, seperti pupuk kompos atau pupuk kandang. Pemberian pupuk dilakukan dengan mencampurkan pupuk dengan tanah yang telah digembur secara merata.

4. Pembibitan

Selanjutnya adalah pembibitan. Proses ini memerlukan beberapa tahapan yaitu, siapkan umbi talas besar yang tampak sehat, lalu potong pendek dan sisakan mata tunasnya.

Kemudian tanam umbi yang telah dipotong tersebut pada polybag, usahakan agar bagian mata umbi menyembul ke atas. Terakhir, pastikan agar polybag terus dalam keadaan basah.

5. Penanaman

Setelah tunas talas tumbuh sekitar 5-10 cm, maka sudah siap untuk dipindahkan ke lahan yang pertanaman yang telah disiapkan. Cara menanamnya yaitu dengan melepas polybag dari bibit talas sebelumnya.

Kemudian gali lubang cukup dalam untuk menanam bibit talas, sisakan bagian tunasnya di permukaan tanah. Terakhir, langsung siram bibit talas yang sudah ditanam.

Perlu diketahui, saat proses penaman, berilah ruang atau jarak antara bibit satu dengan yang lain. Ini dilakukan karena tanaman talas yang tumbuh dewasa akan memliki tinggi setidaknya satu meter, sehingga satu bibit saja membutuhkan ruang yang agak luas.

6. Proses Perawatan

Langkah selanjutnya adalah proses perawatan. Merawat bibit talas terbilang sangat sederhana. Tanaman ini dapat tumbuh baik hanya dengan perawatan minimal.

Hanya saja, perlu mengecek tumbuhan atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman talas agar mereka tidak mencuri nutrisi dari tempat pertumbuhan tanaman ini.

Selain itu jangan lupa untuk menyiram tanaman talas secara rutin. Dan juga pantau terus tanaman talas yang sudah tumbuh dari gangguan OPT.

7. Pemanenan

Talas umumnya dapat dipanen ketika berusia 7 sampai 10 bulan, diesuaikan dengan kebutuhan.

Cara memanennya pun cukup sederhana. Cukup menggali tanah di sekitar umbi talas yang akan dipanen. Kemudian cabut bersama pohonya.

Kamu dapat membuang daun dan pelepanya. Sisakan sekitar 15 sampai 20 cm dari umbi, dan juga tak lupa untuk membersihkan serabut akarnya.

  • Bagikan