Inilah Tanaman Cepat Panen yang Bisa Kamu Tanam di Kebunmu

  • Bagikan
Panen Sayuran Selada

Mediatani – Hal yang paling membahagiakan bagi pekebun adalah saat tanaman yang dirawatnya telah mengeluarkan hasil sesuai yang diharapkan dan dapat dipanen. Sayangnya, tidak semua tanaman memiliki waktu panen yang cepat sehingga hasilnya tidak bisa dinikmati lebih cepat.

Hal inilah yang tidak jarang membuat pekebun merasa malas jika harus menunggu lama untuk menikmati hasil panen dari tanamannya. Apalagi saat ini kebanyakan orang melakukan kegiatan berkebun hanya sebagai pengisi waktu karena harus lebih banyak beraktivitas di dalam rumah selama pandemi.

Untuk kamu yang ingin menikmati hasil panen lebih cepat, berikut adalah beberapa tanaman sayuran yang cepat panen dan dapat ditanam di lingkungan rumahmu.

Bayam

Tanaman bayam memiliki waktu yang relatif singkat untuk tumbuh dan sudah dapat dipanen pada usia  1 hingga 1,5 bulan.

Jika ingin menanam sayuran ini, kamu tidak perlu menunggu musim-musim tertentu. Alsannya, bayam dapat ditanam sepanjang tahun, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi, juga di areal kebun atau pekarangan rumah.

Namun jika ingin menanamnya pada waktu yang ideal, kamu bisa melakukannya pada waktu awal musim hujan atau awal musim kemarau.

Baca Juga :   Harga Cabai di Lombok Tembus Rp 180 Ribu, di Tuban Petani Ronda Jaga Cabai

Kangkung

Mungkin kamu salah satu orang yang menjadikan kangkung sebagai sayuran favorit. Selain membelinya dari akang sayur, kamu juga bisa menanamnya sendiri karena perawatannya mudah dan waktu panennya yang cukup singkat.

Kangkung sudah bisa dipanen pada usia sekitar 30 hingga 40 hari. Sayuran ini pun termasuk jenis tanaman yang mudah tumbuh di berbagai musim.  Selain itu, kangkung juga dapat hidup di lahan yang sempit dengan juga menggunakan sistem hidroponik.

Selada

Pada umumnya, masa panen untuk tanaman selada hidroponik maupun selada di lahan berkisar antara 2 hingga 3 bulan, dihitung setelah persemaian.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan cepat, apalagi saat musim hujan atau saat cuaca sedang dingin. Jika ingin menanamnya dengan sayuran lain, kamu bisa menanam selada bersamaan dengan wortel dalam satu area.

Sawi Hijau

Umumnya sawi hijau sudah dapat dipanen paling lama sekitar 70 hari dan paling cepat sekitar 40 hari setelah ditanam. Sebelum memanen, sebaiknya perhatikanlah terlebih dahulu fisik tanaman, seperti warna, bentuk, dan ukuran daun.

Perawatan dari tanaman in puni cukup mudah, asalkan ketersediaan air tetap terpenuhi. Untuk lingkungan idealnya, kamu bisa menanam sayuran ini pada tempat yang memperoleh sinar matahari yang cukup untuk tumbuh.

Baca Juga :   Usai Padi Diserang Wereng, Sapi Warga Jember juga Kena Imbas Racun Pestisida

Lobak

Usia panen lobak memiliki rentang waktu yang cukup beragam, tergantung pada jenis lobak yang kamu tanam.

Namun umumnya, usia panen rata-rata dari lobak relatif cepat.  Beberapa jenis lobak dapat dipanen ketika usianya mencapai 3 pekan dan ada pula yang baru dapat dipanen setelah usia 60 hari seperti lobak putih.

Buncis

Secara teknis budidaya, tanaman buncis tergolong tanaman yang perawatannya cukup mudah dan dapat berproduksi dengan baik pada hampir seluruh ketinggian. Buncis sendiri dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tipe tegak dan tipe merambat.

Untuk buncis tipe tegak, kamu sudah bisa memanennya saat usia sekitar 45 hari setelah tanam. Sedangkan untuk tipe merambat, kamu dapat memanennya pada usia sekitar 60 hari setelah tanam.

Mentimun

Mentimun termasuk tanaman sayuran buah semusim (berumur pendek). Sayuran ini sudah dapat dipanen pada umur 35 hari setelah penanaman. Ciri-ciri buah yang siap dipetik yaitu berwarna hijau pudar keputih-putihan. Panen ini dapat dilakukan dengan interval 2-3 hari hingga 15 kali

 

 

  • Bagikan