Home / Inovasi

Selasa, 28 Juli 2020 - 11:49 WIB

Inovasi Kelompok Tani Macakal, Tanam Tomat Kualitas Impor

Mediatani – Kelompok Petani Milenial dan mandiri asal Cibodas, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat kembali membuat gebrakan. Demi menangkap peluang pasar dan mengurangi kebutuhan tomat impor berjenis Tomat Beef, kelompok tani ini berinovasi menanam varitas tomat berkualitas impor.

Tanaman Tomat Besar atau Tomat Beef berhasil ditanam dan dibudidayakan oleh Kelompok tani yang diprakarsai Kelompok Tani Macakal.

“Inovasi kami ini untuk mengurangi ketergantungan impor Tomat Beef dari luar untuk kebutuhan resto siap saji, dengan kami mampu menyediakan kebutuhan tomat impor bagi mereka, kini kita tak lagi impor Tomat Beef,” Ketua Kelompok Tani Macakal, Triana Atri, dalam keterangan tertulis di Bandung, Minggu (26/7/2020)

Eksperimennya dengan menanam Tomat Beef menjadi peluang yang ditangkap para petani Cibodas. Sebab, pasar Tomat Beef cukup bagus karena selama ini Tomat Beef banyak diimpor untuk kebutuhan restoran siap saji.

Baca Juga :   6 Jenis Tanaman Yang Tepat Untuk Kamar Tidur

Menurut Antri, untuk mewujudkan tanaman Tomat asal Belanda tersebut para petani mendatangkan benihnya langsung dari negeri kincir angin. 

“Benihnya langsung kami impor dari Belanda agar kami mendapatkan tanaman yang asli dari sana,” kata petani muda ini.

Menariknya, para petani muda ini juga mempelajari dan mengadopsi pola menanam yang dilakukan petani disana hingga bisa menghasilkan Tomat Beef tak ada bedanya dari Tomat Beef impor asal negara luar.

Triana Atri mengaku kelompok tani nya telah menaman Tomat beef ini sudah sejak 3 tahun lalu. Masa tanam tomat sendiri, 75 hari dengan sistim tumpang sari.

“Tomat beef kualitas import kami tanam untuk memenuhi kebutuhan tomat, yang selama ini masih kita impor,” kata Triana Atri.

Baca Juga :   Ina Pie, Pie Susu dari Ikan Tuna Asap

Sebelumnya, baby bunchis hasil budidaya Triana Antri juga sukses diekspornya ke Singapura. Ia pun optimistis suatu saat tomat beef lokal dapat menekan dan mengurangi impor tomat.

Tomat Beef ini merupakan tomat pelapis untuk burger dan biasa disajikan di restoran cepat saji terkenal di sejumlah kota besar di Tanah Air. Harga jual Tomat Beef senilai Rp14.000 per kilogram dengan kualitas premium dan eksklusif.

“Kita coba dengan sayuran-sayuran eksklusif dengan standar harga jual kualitas terbaik,” kata Antri yang biasa dipanggil ke berbagai daerah untuk memotivasi petani modern.

Namun, wabah COVID-19 diakuinya memberi dampak kepada petani Tomat Beef Lembang terutama, terkait harga jual namun petani Lembang masih bisa bertahan.

“Tidak terlalu terpukul meski ada dampaknya,” kata Triana Antri.

Share :

Baca Juga

Inovasi

Tanaman Penyerap Polusi Ini Bakal Bikin Kamar Kost Kamu Jadi Segar

Inovasi

Ekstrak Tembakau, Pengendali Hama Trips

Inovasi

Jimmy Hantu: Tanah Indonesia Rusak Karena Genosida Ecology
pestisida nabati

Inovasi

Pestisida Nabati, Efektifkah Bagi Hama?

Inovasi

Tanaman Pengusir Tikus
kebun sawit

Inovasi

Cara Memelihara Kebun Sawit Yang Baik dan Benar

Inovasi

Pilih Jenis Tanaman Ini Untuk Berkebun Hiroponik

Inovasi

Tanaman Kakao Terancam Punah, Ilmuwan Siapkan Strategi Penyelamatan