Home / Panduan Budidaya / Perkebunan / Pertanian

Selasa, 12 Januari 2021 - 10:01 WIB

Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Nabati

ilustrasi pembuatan pestisida nabati

ilustrasi pembuatan pestisida nabati

Mediatani – Pestisida nabati atau yang kerap kali disebut dengan pestisida alami merupakan sebuah zat yang digunakan untuk memberantas hama tanaman. Ada nya hama pada tanaman petani memang sangat menggangu karena dapat merusak tanaman. Oleh karena itu, perlu adanya pestisida ini untuk membantu mengendalikan keadaan tersebut.

Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Cara mendapatkannya yaitu dengan mengambil esktrak pada bagian tertentu dari tumbuhan. Sehingga nantinya pestisida tersebut digunakan pada tanaman budidaya lainnya dengan cara disemprotkan atau disiram.

Pestisida nabati semakin digemari seiring dengan tingginya kesadaran akan efek negatif penggunaan pestisida kimia. Dengan bahan-bahan yang banyak tersedia disekitar kita terutama dari tumbuhan, pestisida nabati memiliki prospek yang bagus untuk terus dikembangkan. Penggunaan pestisida nabati juga menjadi salah satu bentuk upaya dalam mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan. Karena alami, pestisida tersebut menjadi solusi terbaik dalam pengendalian hama tanaman secara mudah, murah dan aman.

Pestisida alami pun dapat dimanfaatkan untuk berbagai penggunaan, yaitu sebagai insektisida atau digunakan sebagai bakterisida. Insektisida berarti memanfaatkan pestisida dengan zat tertentu untuk membunuh serangga penggangu, sedangkan bakterisida berarti dimanfaatkan untuk memberantas bakteri yang tak kelihatan.

Walaupun banyak digunakan untuk pertanian dan mencegah hama, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan pestisida nabati yang harus dipahami.

Kelebihan Pestisida Nabati

Pestisida alami atau nabati memang sangat bermanfaat bagi para petani. Tak heran saat ini kita dapat melihat sangat banyak petani menggunakan pestisida untuk membantu pertaniannya. Karena pestisida menjadi salah satu cara terbaik untuk memberantas hama dengan cara yang mudah. Beberapa kelebihan dari pestisida ini adalah

  1. Aman Digunakan

Pestisida alami berbahan dasar dari ekstrak tumbuhan, sehingga tidak menggunakan zat kimia yang berbahaya dalam pembuatannya. Selain itu, pesitisida ini aman bagi tanaman dan alam. Tidak ada efek resiko keracunan yang ditimbulkan dengan menggunakan cara ini. Selain itu, tanah pun tidak mudah rusak dan tidak menjadi asam. Selain itu, zat pestisida dapat terurai lebih cepat sehingga terhindar dari residu dan bahan-bahan aktif yang terdapat pada pestisida tersebut.

  1. Mudah Dibuat

Kebanyakan pestisida alami sangat mudah dalam proses pembuatannya. Untuk membuatnya, tidak memerlukan teknologi yang rumit sehingga bisa dibuat oleh siapa saja termasuk petani di desa.

  1. Efeknya Lebih Cepat untuk Menurunkan Nafsu Makan Hama

Ternyata pestisida nabati memiliki efek yang cepat untuk menurunkan bahkan menghentikan efek nafsu makan dari organisme pengganggu tanaman. Walaupun pestisida ini tidak dapat langsung membunuh, namun setidaknya hama penggangu tidak lagi memakan tanaman budidaya para petani. Tanaman pun aman dan tidak akan rusak.

  1. Tidak Menimbulkan Resistensi Hama

Penggunaan pestisida yang berlebihan tidak baik pada tanaman karena dapat membuat hama lebih tahan dan tidak mati karena pestisida. Namun, dengan menggunakan pestisida alami ini, tidak akan resistensi hama.

Baca Juga :   Ini Alasan Kenapa Daun Ketapang digunakan untuk Ikan Cupang

Kekurangan Pestisida Nabati

Selain kelebihan yang dapat dimanfaatkan petani untuk menyelamatkan tanaman, ada pula beberapa kekurangan pestisida nabati ini apabila digunakan sebagai senjata petani :

  1. Daya Membunuh Lambat

Tidak seperti pestisida kimia dengan zat yang kuat, pestisida alami lebih lambat dalam prosesnya karena menggunakan bahan alami yang tidak terlalu beracun. Namun, dengan menyemprotkan pestisida secara teratur, tanaman akan tetap aman dan terhindar dari berbagai penyakit maupun hama.

  1. Tidak Dapat Disimpan dan Mudah Rusak

Pestisida alami ini cepat rusak dan membusuk. Oleh karena itu, setelah proses pembuatan selesai, pestisida ini perlu diaplikasikan sesegera mungkin pada tanaman agar tidak terbuang sia-sia. Dalam hal ini, Anda tidak bisa membuat pestisida dalam jumlah yang banyak karena akan tak terpakai.

  1. Kurang Praktis

Dalam pembuatannya, pestisida ini kurang praktis karena harus membuatnya terlebih dahulu setiap kali ingin menyemprotkan pada tanaman dan waktu yang dibutuhkan pun tidak sedikit, sehingga tidak bisa langsung mengaplikasikannya pada tanaman.

Baca Juga :   Pernah Dilarang Ortu, Maya Tetap Ngotot Jadi Petani, Ini Yang Terjadi

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan pestisida alami. Anda dan petani lainnya dapat mempertimbangkan terlebih dahulu pestisida mana yang akan digunakan, apakah alami atau yang berbahan kimia. Sebenarnya tidak ada salahnya untuk menggunakan pestisida kimia, namun dosis nya harus tepat agar tidak beracun bagi tanaman dan tidak merusak alam.

Share :

Baca Juga

Panduan Budidaya

Cara Menanam Kangkung Darat Organik Terbukti Berhasil

Panduan Budidaya

Cara Sukses Menanam Buah Plum Tabulampot Dataran Rendah

Panduan Budidaya

Microgreens, Sayuran Mini Bergizi Tinggi

Featured

Gagal Tanam Rambutan dengan Tabulapot? Perhatikan Hal-Hal Ini!
launching gerakan stabilisasi pasokan dan harga kedelai

Berita

Andalkan 3 Agenda Terbaru, Mentan Pastikan Pasokan dan Harga Kedelai Stabil

Panduan Budidaya

Kenal Lebih Dekat Dengan Adi dan Kukuh, Petani Muda Sukses yang Menginspirasi

Berita

Akademisi UI Harap Pemerintah Fokus Tingkatkan Ekspor Pertanian

Panduan Budidaya

Cara Menanam Buah Matoa Simple Agar Berbuah Lebat