Home / Berita / Nasional

Senin, 17 Juni 2019 - 17:25 WIB

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman Terima Banyak Apresiasi dalam Raker di DPR

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam  rapat kerja DPR bersama Menteri Pertanian, Senin (17/6)

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja DPR bersama Menteri Pertanian, Senin (17/6)

Mediatani – Ketua Komisi IV DPR RI Edy Prabowo dan para Anggota DPR Komisi IV mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam membuat trobosan-terobosan program kerja selama empat tahun setengah tahun terakhir. Trobosan itu antara lain soal pengadaan benih, bibit dan distribusi Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

“Apa yang dilakukan Mentan Amran adalah troboson yang belum pernah dilakukan oleh Menteri sebelumnya. Nah, ke depan kita harus matangkan trobosan ini supaya ada keseimbangan antara alat tanam dan alat panen,” ujar Edy Prabowo dalam rapat kerja DPR bersama Menteri Pertanian, Senin (17/6).

Edy mengaku bangga karena Indonesia memiliki sosok Menteri pekerja keras seperti Amran Sulaiman. Lebih dari itu, Dia berharap, Mentan Amran tetap menjadi Menteri pada pemerintahan yang akan datang.

“Saya menyampaikan terimakasih karena kerjasama kita sangat luar bisa. Di tangan dingin bapak, pertanian kita jauh lebih baik. Kami merasa bangga Bapak Menteri sudah kerja keras. Tentu kita berharap Bapak terus bertahan menjadi Mentan di Periode berikutnya,” kata Edy Prabowo.

Apresiasi berikutnya juga datang dari Anggota DPR lainya dari Fraksi Partai Demokrat, Michael Wattimena. Menurut dia, Mentan Amran merupakan sosok teguh dalam mewujudkan cita-cita swasembada. Karena itu, jangan heran jika Kementan berhasil menyabet prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut.

Baca Juga :   KKP Stop Ekspor Benih Lobster, Eksportir Merugi Hingga 10 Milyar

“Apa yang dicapai Menteri Pertanian harusnya diapresiasi juga oleh menteri keuangan karena beliau berhasil mengatur keuangan secara baik,” katanya.

Michael meyakini bahwa capaian tersebut tidak mungkin diraih dengan cara instan dan spontan. Seingat dia, sosok Amran adalah tipikal Menteri yang selalu siap pasang badan demi terwujudnya kedaulatan pangan.

“Setahu saya, Pak Menteri ini hanya tidur sekitar 3 jam dalam sehari. Nah, kalau menteri tidur cuma 3 jam, berarti eselon satunya tidur 2 jam. Artinya apa, kita bisa melihat bahwa jajaran Kementan betul-betul fokus dalam membangun pertanian,” katanya.

Senada dengan Michael, Anggota lainya yang mewakili Fraksi PKS, Hermanto juga mengapresiasi capaian Mentan Amran yang menyabet WTP selama tiga tahun berturut-turut. Lebih dari itu, kata dia, capaian ini menunjukan pada dunia bahwa pertanian Indonesia sedang berada di level tinggi.

“Memang harus diakui ada kemajuan di sektor pertanian, tentu ini harus diberi apresiasi, terutama soal Raihan WTP ya. Karena menurut kami di DPR, raihan WTP ini sangat jarang didapatkan oleh lembaga negara atau kementerian. Apalagi secara berturut-turut. Tentu kita harus memberi apresiasi yang luar biasa atas kerja keras mereka,” katanya.

Baca Juga :   Kehadiran Anjing Liar Dingo Berdampak pada Lahan Pertanian di Australia

Andi Akmal Pasluddin, yang juga mewakili PKS di komisi tersebut mendukung adanya penambahan anggaran bagi Kementerian Pertanian karena selama ini telah menunjukan kinerja yang sangat luar biasa.

“Saya mendukung penambahan anggaran di Kementerian Pertanian atas capaian kinerja dan prestasi yang diraih selama ini,” katanya.

Menanggapi hal ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang diberikan Komisi IV DPR. Tapi, kata dia, capitan ini bukan semata-mata kerja keras Kementan, melainkan dorongan dan dukungan DPR serta semua pihak yang terlibat di dunia pertanian.

“Capaian ini karena bapak-bapak (Komisi IV) adalah pelatih kami. Karena itu kami kerja keras dan tidak tidur. Sekali lagi, apa yang kami capai adalah kerja keras kita. Jadi, kalau masih ada yang kurang saya mohon maaf,” tandasnya.

Share :

Baca Juga:

Menteri pertanian RI Andi Amran S (kanan) menerima cendera mata yang diserahkan oleh Menteri Pertanian Taiwan Tsung-Hsien Lin (kiri) (foto: humas kementan)

Agribisnis

Kunjungi Taiwan, Mentan Buka Keran Eksport Manggis

Berita

Kelompok Ternak Ngudi Mulya Klaten Inovasi Limbah Ternak Jadi Pupuk Organik

Nasional

Empat Petani Kertasari Didakwa Bertani Tanpa Izin, Petani: Itu Tanah dari Leluhur Saya

Berita

‘Anak Kandang Farm’, Wisata Edukasi hingga Belajar Beternak di Sidoarjo

Nasional

Petani Musi Rawas Pikirkan Harimau Masuk Kebun

Berita

Krisis Pakan Ternak, Kelompok Tani-Ternak Kandang Bolang Harap Solusi dari Pemkab Indramayu

Berita

Ikon Baru Ekspor Pertanian, Kementan Fokus Ekspor Sarang Burung Walet

Berita

Produksi dalam Negeri Belum Cukup, RI Butuh Impor 281.867 ton Daging Sapi & Kerbau