Home / Nasional

Jumat, 14 Juli 2017 - 20:33 WIB

Petani Untung, Gunakan Kartu Tani Bisa Tanpa Deposit

Mediatani.co – Pembelian pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani masih bisa melalui uang tunai.  transaksi tunai masih bisa diperbolehkan karena pada tahap awal penggunaan kartu tani ini.  Ada petani yang masih merasa kesulitan dalam penggunaan kartu.

Selain faktor latar belakang pendidikan, kartu tani yang baru saja digunakan ini belum tersosialisasi menyeluruh pada semua petani. Kedua, saldo di tabungan kosong dan baru isi saat panen. Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, tidak masalah melakukan transaksi menggunakan uang tunai.

Bagi petani yang masih beralasan menggunakan kartu tani sulit karena harus deposit ke bank, jelas Ganjar, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkenankan petani membayar secara tunai, sehingga pemerintah memberi keleluasaan bagi petani yang sudah siap maupun belum siap menggunakan kartu tani. ”Bertahap. Kalau kesulitan deposit lebih dulu, masih bisa cash,” kata Ganjar, kemarin.

Baca Juga :   Pupuk Indonesia Himbau Petani Gunakan Pupuk berkualitas

Dalam program kartu tani, BRI merupakan pihak ketiga yang ditunjuk Pemprov Jateng sebagai mitra penyedia sistem layanan kartu. Ditambahkan, untuk memudahkan petani yang belum dapat menggunakan kartu tani, petani cukup menyerahkan kartu dan uang tunai kepada pengecer pupuk. Selanjutnya, pengecer membantu melakukan transaksi. ”Dulu kami minta petani mengakses sendiri-sendiri, kesulitan. Kelasnya belum sampai. Maka yang perlu dilatih hari ini juga pengecernya. Pokoknya, nek petani teka nembung pupuk, dikasih. Kartu ditempelke, sing mejet pengecer,” jelas dia.

Baca Juga :   KTNA Sragen Sebut Negara Tak Bisa Berbuat Apa-apa Untuk Peningkatan Pertanian

Di sisi lain, untuk efektivitas sosialisasi, Gubernur meminta pada BRI membuat video sosialisasi kartu tani. Durasi video yang diharapkan tak lebih dari satu menit itu berisikan tata cara petani menggunakan kartu tani.

Ganjar mengatakan, keluhan petani yang belum bisa menggunakan kartu masih ditemui. Salah satunya dari petani di Kabupaten Magelang. Diakuinya, sosialisasi penggunaan kartu tani harus terus ditingkatkan. ”Saya minta dibuatkan video. Jangan panjang-panjang durasinya, semenit saja cukup,” kata Ganjar, kemarin.

Share :

Baca Juga:

Berita

Gemolong Jadi Pemasok Daging Anjing, Begini Respon Dinas Terkait

Berita

Jelang Tahun Politik, Petani Rawan Dipolitisasi

Berita

Pupuk Palsu Dan Penurunan Produktivitas Pertanian
Suasana Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian (Senin, 17/6/2019)

Berita

Oposisi di DPR Doakan Mentan Amran dan MenPUPR Tetap Menjadi Menteri

Nasional

Jatuh Bangun Kakao Jembrana Menuju Negeri Kincir Angin

Berita

Pemda Situbondo Bantu Peternak Korban Merapi dengan Kirim Batang Sorgum

Nasional

Tak Khawatir Lagi Perubahan Iklim, Petani Situbondo Maksimalkan Embung untuk Tanaman Organik dan Ikan Nila

Berita

Cak Imin : Kalau Tidak Bantu Petani, Bubarkan Saja Bulog