SCF Berikan Bantuan dan Pelatihan Usaha Hidroponik untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

Pelatihan Hidroponik Sulawesi Community Foundation
Para Peserta Pelatihan Hidroponik yang diselenggarakan Sulawesi Community Foundation, Minggu (8/11/2020)

Mediatani – Sulawesi Community Foundation (SCF) menghadirkan program Peduli Dampak Covid-19 dengan menyalurkan bantuan dan pelatihan usaha hidroponik kepada masyarakat Kota Makassar yang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Bantuan usaha hidroponik tersebut diberikan kepada 25 orang yang kehilangan pekerjaan atau sumber mata pencaharian utamanya. Adapun bantuan yang diberikan  berupa peralatan budidaya hidroponik, bibit tanaman, pendampingan usaha, hingga bantuan pemasaran hasil panen.

Namun, banyak dari penerima bantuan yang belum tahu harus memulai darimana bertani dengan sistem hidroponik. Oleh karena itu, sebagai peningkatan kemampuan penerima bantuan, SCF memberikan pembekalan berupa pelatihan bertani hidroponik yang dilaksanakan di Family Farm Makassar, Minggu, (8/11/2020).

Dalam pelatihan itu, para penerima bantuan hidroponik diberi penjelasan mengenai usaha hidroponik dalam satu siklus masa tanam. Materi yang diberikan diantaranya adalah pengenalan jenis sistem hidroponik, teknik pembibitan, pindah tanam, pemberian nutrisi, hingga tahap panen. Setelah mendapatkan pelatihan, peserta akan terus dipantau, dibina dan hasil panennya akan dibantu dipasarkan oleh pihak SCF.

Pelatihan teknis sebagai tahap awal program bantuan usaha hidroponik

Awaluddin selaku Sekretaris Sulawesi Community Foundation menjelaskan saat ini bantuan yang diberikan berupa 25 paket hidroponik. Selain kehilangan pekerjaan atau mengalami kesulitan pendapatan, penerima bantuan tersebut juga setidaknya memiliki lahan yang sesuai untuk instalasi hidroponik.

Baca Juga  Genjot Devisa, Kementan Kembali Lepas Ekspor Bawang Merah dan Jahe

“Jadi sasarannya bukan untuk orang miskin. Karena pertimbangannya orang miskin belum tentu punya lahan yang sesuai. Jadi ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi,”terang Awal kepada Mediatani saat ditemui di kegiatan pelatihan tersebut.

Sebelumnya, SCF juga telah menyalurkan bantuan sembako sebanyak 200 paket yang didistribusikan ke 7 titik kelurahan. Kemudian, sebanyak 200 paket APD yang diberikan untuk tenaga medis di posyandu dan puskesmas. Selain itu, hand sanitizer dan masker juga diberikan kepada 1000 orang di berbagai wilayah Kota Makassar.

Awal menjelaskan bantuan usaha hidroponik merupakan program yang tepat untuk masyarakat yang terdampak covid. Disamping dapat menyediakan kebutuhan pangan bergizi keluarga, bantuan hidroponik tersebut dapat menjadi usaha alternatif untuk menambah pemasukan.

“Kalau bantuan yang lain kan sifatnya sementara atau sekali pakai. Nah, bantuan hidroponik ini bisa jadi usaha yang berkelanjutan bagi mereka yang terdampak pandemi,”ujar pria lulusan Perikanan Universitas Hasanuddin ini.

Selama masa pandemi ini, demam bertani telah melanda banyak masyarakat di kawasan perkotaan melalui budidaya urban farming seperti hidroponik. Hal itu disebabkan karena masyarakat memiliki waktu yang banyak untuk beraktifitas di rumah. Dengan modal memiliki lahan yang tidak harus luas, kita sudah dapat menjalankan usaha berkebun secara Hidroponik ini dengan cukup mudah.

Baca Juga  Agar Bertahan di Tengah Pandemi, David Menanam Sayur Hidroponik di Atap Tokonya

Salah satu penerima bantuan hidroponik, Riri mengaku sangat bersyukur atas bantuan dan pelatihan hidroponik yang diberikan. Selain karena usaha hidroponik itu nanti menjadi pendapatan alternatifnya, ia juga dapat memanfaatkan sayuran tersebut sebagai bahan baku makanan di kedai yang dikelolanya.

“Selada di pasaran harganya mahal, bisa sampai lima puluh ribu rupiah per kilo. Kalau nanti bisa tanam sendiri, saya jadi bisa menghemat kan,”ungkap Riri.

Di tempat yang sama, perwakilan dari Mars Wrigley Foundation, Fitri mengatakan sangat mengapresiasi program bantuan dan pelatihan usaha hidroponik yang dicanangkan oleh SCF. Menurutnya, bantuan hidroponik tersebut sangat penting untuk masyarakat kota yang terdampak pandemi.

“Selain dapat menjadi usaha berkelanjutan, para penerima bantuan juga dapat menyediakan kebutuhan dapur di rumahnya sendiri,”ujar Fitri.

Mars Wrigley Foundation sendiri mempercayakan SCF mengelola dana sebesar 30.000 USD untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Makassar. Dengan berbagai program SCF tersebut, diharapkan para penerima bantuan dapat bangkit dan mengembangkan lagi usahanya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru