Ternyata Ada Kebun Hidroponik di Rooftop PLN Bandung

  • Bagikan
Kebun Hidroponik Rooftop PLN Bandung yang Sedang Disinari Sinar UV

Mediatani – Mungkin banyak orang yang tidak menyangka, bahwa di tengah hiruk pikuk Jalan Asia Afrika kota Bandung, ada kebun sayuran hidroponik yang tumbuh subur di atas rooftop kantor PLN Jawa Barat.

Dulunya bangunan ini merupakan sebuah bangunan bersejarah bekas perusahaan listrik milik Belanda yang kemudian akhirnya diubah menjadi kantor LPN Jawa Barat.

Dilansir dari Detik Travel – Di kebun rooftop yang asri tersebut ditanam dua jenis sayuran yaitu pakcoy dan selada. Sayuran tersebut tumbuh subur menggunakan media air yang telah diberikan nutrisi khusus untuk tanaman hidroponik.

Kelebihan lain yang bisa ditemukan dari kebun hidroponik rooftop ini yaitu kita bisa memandang langsung Gedung Merdeka, bangunan-bangunan di jalan Braga, Cikapundung Riverspot, dan Jalan Ir. Soekarno yang sering dijadikan tempat berfoto oleh pengunjung.

Sehingga, pengunjung yang datang ke kebun rooftop ini bisa menikmati hijaunya daun tanaman pakcoy dan selada yang segar dan juga sekaligus bisa ngopi dan melihat keindahan Kota Bandung.

Kebun sayur hidroponik ini sengaja dibuat di atas atap kantor PLN sebagai upaya dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat di masa new normal.

Baca Juga :   Rahasia Petani Hidroponik Sukses Omzet 450 Juta Per Bulan

Selain itu, dengan menanam sayuran hidroponik juga berperan dalam memenuhi kebutuhan sayur secara mandiri.

Jika malam tiba, pemandangan kebun hidroponik ini bahkan semakin cantik dan bernuansa romantis. Sebab kebun ini menjadi tempat yang ditaburi cahaya berwarna pink-ungu dari lampu Ultraviolet.

Lampu Ultraviolet dapat memancarkan sinar UV yang sangat penting dalam proses pertumbuhan tanaman. Jika pada umumnya sayuran baru bisa dipanen pada usia 40-50 hari, maka dengan bantuan lampu UV tanaman hidroponik sudah bisa dipanen dalam waktu 20-25 hari saja.

Hal ini disebabkan karena tanaman mendapat asupan sinar UV tidak hanya dari matahari pada siang hari saja, tapi juga dari lampu UV pada malam hari.

Agrowisata Hidroponik atau tren berkebun hidroponik telah banyak dikembangkan baik untuk konsumsi sendiri, dijual ke pasar atau supermarket, dijual secara online, ataupun dijadikan tempat wisata.

Di kebun agrowisata hidroponik, kita dapat merasakan pengalaman ketika memetik sayur sendiri, sekaligus berfoto selfie karena tempatnya yang instagramabel.

Kebun hidroponik rooftop kantor PLN di Bandung ini telah menggambarkan bahwa kebun hidroponik tidak harus berada di daerah pegunungan atau pedesaan yang lahannya luas, namun di halaman rumah atau rooftop kantor pun bisa.

Baca Juga :   Dianggap Kurang diperhatikan, Serikat Buruh Minta RUU Ciptaker Prioritaskan Sektor Pertanian

Kebun Hidroponik rooftop sebenarnya sudah tidak asing lagi di kalangan penggiat kebun hidroponik. Selain untuk memanfaatkan ruang yang kosong, rooftop juga dipilih karena di tempat itu tanaman bisa mendapatkan sinar matahari dengan maksimal.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat kebun rooftop, mulai dari memperhatikan struktur dan konstruksi atap agar sesuai dengan berat bebannya dan membuat bak atau wadah untuk tanaman.

Kamu juga harus menggunakan waterproofing untuk menjaga agar air tidak merembes pada ruangan yang berada di bawah rooftop.

Kemudian membuat instalasi air bersih untuk menyiram tanaman serta instalasi air kotor sebagai saluran pembuangan air.

Selain itu, memasang ijuk atau cocopeat pada dasar wadah tanaman juga penting dilakukan agar meminimalisisr tanah yang keluar bersama air saat kamu menyiram tanaman.

Cara ini kamu lakukan jika kamu berkebun menggunakan cara konvensional yaitu dengan media tanah. Jika kamu menggunakan sistem hidroponik atau aquaponik, maka cara ini tidak perlu dilakukan.

 

Bagaimana? Tertarik untuk mulai membuat kebun rooftopmu sendiri?

 

 

 

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani