Tips Menyemai Tanaman Melon

86
views

MediaTani –Menyemai bibit tanaman melon merupakan bagian paling krusial dari usaha pengembangan

Bibit Tanaman Melon

budidaya tanaman melon. Bagian yang perlu diperhatikan adalah menetapkan mengukuhkan, menjadikan jenis dan menabalkan bibit itu tunggal. Tidak lupa pula menyesuaikan lokasi pengembangan yang akan dipilih, baik itu jenis tanah atau kondisi cuaca mikro pada saat penyemaian akan dilakukan.

Memilih Benih Tanaman Melon

Sebelum memulai budidaya melon, ada baiknya sobat mencari dan memilih benih yang sudah dikenal baik kualitasnya. Carilah bibit yang baik di Balai Pertanian atau pada produser yang dapat dipercaya dengan jaminan kualitas baik. Untuk memiih jenis atau varites dapat menyesuikan beserta lokasi dan udara setempat. Sebagai bakal pertimbangan lihat tata lahan tumbuh melon.

Cara Pembibitan Tanaman Melon

Sebelum ditanam di lahan, melon harus disemai terlebih dahulu. Hal ini bermaksud menghindari gagal tumbuh dan sebagai penyaringan, mana bertumbuhan dengan baik dan mana yang tidak. Dapat juga menghindari tanaman berkembang kedil. Apalagi jika sobat memiliki usaha jual bibit tanaman, hal tersebut sangat penting.

Tempat pembuahan dapat menggunakan saluran plastic atau polybag. Kalau tidak sanggup juga gunakan lahan tempat dimana melon akan ditanam, dengan kata lain tidak memakai wadah.

Kalau mempergunakan polybag / kandi plastik dapat memakai polybag ukuran 8 x 10 centimeter. Masukan tanah kedalam polybag yang telah dicampur dengan pasir serta pupuk organic dgn perbandingan 1: 1: 1 pada masing wadah.

Biji melon rendam dengan air selama 1 – 2 jam guna mensterilkan hama masalah kesehatan. Ingat air sangka dicampur pestisida. Kemudian biji melon tiriskan sampai kering. Setelah itu tutup dengan kain dan diamkan selama satu malam pada suhu 25 °C.

Setelah satu malam biji melon dimasukan pada saat polybag dengan intensitas 5 cm, benih yang ada dalam polybag harus disiram secara berkala, dalam pagi jam 06. 00 dan sore jam 16. 00, disiram tidak terlalu becek.

Setelah 10 atau 14 hari maka tanaman bakal mulai tumbuh paru-paru, kalau sudah tumbuh daun semprot menggunakan pupuk daun biar terhindar dari gempuran hama penyakit. (SG)