Win-Win Solution, Begini Cara Mengolah Eceng Gondok Jadi Pupuk Kompos

  • Bagikan

Mediatani – Eceng gondok merupakan salah satu jenis tanaman air yang memiliki bunga indah, namun lebih terkenal sebagai gulma air sebab berkembang biak dengan cepat bahkan bisa sampai menutupi permukaan air.

Baca Juga :   Ikuti Langkah Ini saat Menggunakan Kompos, Bagus untuk Kesuburan Tanaman

Saat membersihkan sungai dari eceng gondok, kebanyakan tanaman eceng gondok langsung dibuang tanpa pikir panjang. Padahal, jika ditangani dengan baik, eceng gondok tidak lagi menjadi limbah dan bisa menjadi mendatangkan sejumlah manfaat.

Eceng gondok ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dan baik untuk menyuburkan tanah. Hal ini disebabkan karena kompos eceng gondok mengandung karbon, natrium, fosfor, kalium serta senyawa asam humat.

Melansir dari kanal YouTube Gede Herry Arum Wijaya, berikut cara membuat pupuk kompos dari eceng gondok.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Limbah eceng gondok
  • Larutan EM4 untuk fermentasi
  • Plastik untuk menutup pengomposan
  • Pagar kayu untuk membuat tempat pengomposan limbah eceng gondok

Cara membuat pupuk kompos eceng gondok

  1. Langkah pertama, Anda perlu membuat tempat untuk pengomposan. Caranya, gali lubang sedalam dan seluas setengah meter. Kemudian buatlah pagar setinggi satu meter dan mengelilingi lubang tersebut.
  2. Hancurkan eceng gondok menggunakan golok atau alat penggiling. Semakin hancur limbah eceng gondok, maka akan semakin bagus karena dapat membuat proses pengomposan berjalan lebih cepat.
  3. Selanjutnya masukkan eceng gondok yang sudah dihancurkan ke dalam lubang pengomposan. Taruh merata hingga ketinggian 20 cm.
  4. Tuang dan ratakan larutan EM4 yang berfungsi sebagai proses fermentasi. Kemudian tambahkan lagi potongan eceng gondok dengan tinggi yang sama yakni 20 cm.
  5. Ulangi langkah 3 dan 4 sampai mencapai tinggi 1 meter atau sampai limbah eceng gondok habis.
  6. Tutup tumpukan kompos dengan plastik dan biarkan selama 14 hari atau dua minggu agar tak ada udara yang masuk ke pengomposan.

Umumnya, pada hari kedua suhu kompos akan mencapai 70° hingga 80° Celcius. Namun, pada dua pekan setelahnya, suhu kompos akan menurun hingga ke suhu 30° C dan menjadi tanda bahwa proses pengomposan telah berakhir.

Manfaat pupuk organik eceng gondok

Dilansir dari channel YouTube Alam Organik, kompos dari limbah eceng gondok dapat mengubah tanah gersang menjadi subur. Sebab, kompos eceng gondok mengandung senyawa asam humat.

Senyawa asam humat dapat menstimulasi mikroorganisme di dalam tanah yang berguna dalam mengubah bahan-bahan organik yang kaya unsur hara menjadi lebih mudah diserap oleh tanaman.

Selain itu, pupuk kompos eceng gondok juga memiliki unsur kalium yang tinggi. Kalium berguna untuk membuat tanaman memiliki batang yang kokoh dan kuat serta menghasilkan buah yang besar.

**

Nah, itulah cara mengolah eceng gondok menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman. Tentunya hal tersebut menjadi win-win solution, disamping mengurangi gangguan gulma air oleh eceng gondok, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai penyubur tanaman. Selamat mencoba!

  • Bagikan